Jangan Cukur Bulu Kaki Saat Lakukan perawatan Ini, Bisa Infeksi

Silfa Humairah Utami

Kamis, 20 Desember 2018 | 12:39 WIB
Jangan Cukur Bulu Kaki Saat Lakukan perawatan Ini, Bisa Infeksi
Ilustrasi mencukur bulu kaki sebelum melakukan manikur dan pedikur ternyata berbahaya . (Shutterstock)

Suara.com - Kaum perempuan harus tahu, bahwa risiko infeksi mengintai bila mencukur bulu kaki saat akan perawatan manikur dan pedikur.

Ini penting untuk diketahui, karena mencukur bulu kaki memang kerap dilakukan perempuan, khususnya saat melakukan perawatan kaki dan kuku jari kaki seperti manikur serta pedikur di salon.

Dilansir dari InStyle, melakukan pencukuran atau wax bulu kaki sebelum manikur dan pedikur bisa membuat kita terkena infeksi.

Hal tersebut diungkapkan oleh dermatolog yang berbasis di Georgia dan American Academy of Dermatology Fellow, Dr Lauren Ploch.

''Mencukur kaki dapat menyebabkan microfissures (seperti torehan kecil) di kulit, meningkatkan risiko infeksi setelah pedikur,'' jelasnya.

Ketika kita melakukan pedikur dengan kulit kaki sensitif sehabis bercukur, kemungkinan terjadinya kontaminasi bakteri tentu akan lebih besar.

Sebab bakteri, jamur, atau virus bersembunyi di dalam bak pedikur yang tidak dibersihkan dengan benar dapat menempel dan mengakibatkan infeksi.

Salon kecantikan memang diharuskan untuk melakukan sterilisasi alat-alat hingga wadah perendam kaki demi kesehatan pengunjung. Namun masih ada kemungkinan bakteri yang tertinggal.

''Baskom mungkin terlihat sangat bersih, tetapi mungkin mengandung bakteri, jamur, dan virus,'' ungkapnya.

baca juga

Skenario terburuk bisa terjadi seperti berakhir dengan infeksi bakteri yang disebabkan oleh staphylococcus aureus. Jika itu tidak segera diobati dengan antibiotik, bakal menembus jauh ke dalam kulit dan menemukan jalannya ke dalam aliran darah.

Agar lebih aman, Lauren Ploch dan American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk memberi waktu antara mencukur bulu kaki dan pedikur.

''Saya merekomendasikan menunggu sampai kulitnya benar-benar sembuh (satu sampai dua minggu) atau melakukan pedikur di rumah,'' tambahnya.

Mungkin sepele, tapi risiko yang bisa didapat cukup serius, karena terinfeksi bakteri, jamur dan virus saat melakukan perawatan tersebut.

Jadi, sebaiknya manikur dan pedikur dilakukan sebelum mencukur bulu kaki atau berikan jeda untuk bulu kaki tumbuh sedikit minumal 1-2 minggu setelah cukur. 

Sumber: GuideKu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manikur Sendiri di Rumah, Tangan Wanita Ini Malah Terbakar

Manikur Sendiri di Rumah, Tangan Wanita Ini Malah Terbakar

Lifestyle | Selasa, 13 November 2018 | 20:00 WIB

Kasihan, Semut-Semut ini Dijebak dalam Kuku Cantik

Kasihan, Semut-Semut ini Dijebak dalam Kuku Cantik

Lifestyle | Senin, 27 Agustus 2018 | 10:00 WIB

Gara - Gara Pedikur, Perempuan Ini Nyaris Amputasi Kaki

Gara - Gara Pedikur, Perempuan Ini Nyaris Amputasi Kaki

Health | Selasa, 31 Juli 2018 | 20:00 WIB

Lihat Wajah Sendiri di Kuku dengan Manicure Selfie

Lihat Wajah Sendiri di Kuku dengan Manicure Selfie

Lifestyle | Senin, 11 September 2017 | 18:27 WIB

Terkini

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

×