Mengenal Cara Kerja Alat Pacu Jantung yang Dipasang pada Titiek Puspa

Ade Indra Kusuma

Sabtu, 22 Desember 2018 | 09:20 WIB
Mengenal Cara Kerja Alat Pacu Jantung yang Dipasang pada Titiek Puspa
Artis senior Titiek Puspa. [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Aktris senior Titiek Puspa diketahui menggunakan alat pacu jantung untuk menunjang kesehatannya. Hal itu karena Titiek Puspa mengalami penurunan kesehatan jantungnya. 

"Aku sekarang pake alat pacu jantung, ini udah ditanem," ucap Titiek Puspa saat berbincang di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (21/12) seperti dikutip Antara.

Bicara alat pacu jantung, Anda mungkin bertanya-tanya seperti apa bentuk alat pacu jantung yang kerap dipasang pada penderita penyakit jantung, bagaimana cara kerjanya, dan siapa saja orang yang harus menggunakan alat tersebut.

Mengutip Heart, alat pacu jantung adalah perangkat sistem monitoring internal yang dipasang di jantung untuk mengukur aktivitas jantung bekerja. Mulai dari pola denyut, detak jantung, serta temperatur darah yang dipompa oleh jantung.

Alat ini biasanya akan dipasangkan pada orang-orang yang memiliki masalah irama detak jantung (aritmia). Baik ketika jantung berdetak terlalu cepat (takikardia) atau justru berdetak terlalu lambat (bradikardia). Kondisi aritmia berat dapat berakibat pada kerusakan organ vital lainnya, hingga bahkan kematian.

Ilustrasi alat pacu jantung [heart.org]
Ilustrasi alat pacu jantung [heart.org]

Apa yang dilakukan alat pacu jantung?

Alat pacu jantung elektronik yang ditanamkan akan meniru tindakan jantung alami Anda. Alat pacu jantung implan terdiri dari dua bagian.

Pertama adalah Generator. Wadah logam kecil ini menampung baterai dan sirkuit listrik yang mengatur laju tegangan atau sinyal listrik yang dikirim ke jantung Anda.

Kedua adalah (elektroda). Satu hingga tiga kabel yang fleksibel dan berinsulasi yang masing-masing ditempatkan di sebuah ruangan, atau bilik, di jantung Anda dan mengirimkan sinyal elektrik untuk menyesuaikan detak jantung Anda.

baca juga

Berikut beberapa fakta, dan saran untuk seseorang yang menggunakan akat pacu jantung.

1. Alat pacu jantung menggunakan baterai untuk mengirim sinyal listrik ke jantung untuk membantunya memompa dengan cara yang benar.

2. Alat pacu jantung terhubung ke jantung oleh satu atau lebih banyak kabel. Ada aliran listrik kecil yang tidak dapat Anda rasakan bergerak melalui kawat ke jantung Anda.

3. Alat pacu jantung hanya berfungsi jika dibutuhkan. Mereka berfungsi saat tiba-tiba detak jantung Anda terlalu lambat, terlalu cepat atau tidak teratur.

4. Dokter akan memeriksa alat pacu jantung Anda setiap tiga sampai enam bulan. Baterai di alat pacu jantung Anda harus bertahan lima hingga delapan tahun atau lebih. Saat baterai menurun, Anda akan perlu operasi untuk menggantinya.

5. Katakan kepada dokter Anda jika Anda kesulitan bernapas, demam, perdarahan, kulit di sekitar lokasi pemasangan alat pacu jantung merah, bengkak atau bernanah, Anda perlu segera kembali untuk kontrol ke dokter.

6. Bawa I.D. kartu dengan Anda sehingga orang lain tahu Anda memiliki kartu alat pacu jantung.

7. Beri tahu dokter lain dan dokter gigi, bahwa Anda memiliki alat pacu jantung. Jenis peralatan medis tertentu mungkin
mempengaruhi cara kerja alat pacu jantung.

8. Saat bepergian, beri tahu keamanan bandara bahwa Anda memiliki alat pacu jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jantung Melemah, Titiek Puspa Tanam Alat Pacu Jantung

Jantung Melemah, Titiek Puspa Tanam Alat Pacu Jantung

Entertainment | Sabtu, 22 Desember 2018 | 07:53 WIB

Titiek Puspa Ternyata Tak Pernah Pakai Jasa MUA

Titiek Puspa Ternyata Tak Pernah Pakai Jasa MUA

Entertainment | Sabtu, 10 Maret 2018 | 19:14 WIB

Demi Ini Titiek Puspa Bernyanyi Kekinian

Demi Ini Titiek Puspa Bernyanyi Kekinian

Entertainment | Kamis, 07 Desember 2017 | 08:05 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×