Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Vania Rossa

Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
Desain rumah modern. (Dok. Savyavasa)
baca 10 detik
  • Desainer interior Joe Human merancang Signature Residence di Savyavasa Tower 2, Jakarta Selatan, dengan memadukan keterbukaan dan privasi.
  • Hunian seluas 254 meter persegi tersebut dikembangkan bersama oleh Swire Properties dan JSI Group dengan lima area terhubung.
  • Proyek ini melibatkan perajin lokal Indonesia untuk menghasilkan furnitur kayu keras dan elemen interior berestetika global.

Suara.com - Sebuah rumah idealnya tidak hanya nyaman dilihat, tetapi juga mampu mengikuti berbagai aktivitas penghuninya sepanjang hari. Ada ruang untuk berkumpul dan berbincang, ada pula sudut yang lebih tenang ketika membutuhkan waktu untuk diri sendiri.

Karena itu, desain rumah perlu menemukan keseimbangan antara keterbukaan dan privasi. Setiap ruang dirancang dengan karakter berbeda untuk mendukung berbagai momen, namun tetap terhubung sebagai satu kesatuan hunian.

Pendekatan inilah yang menjadi perhatian desainer interior asal New York, Joe Human, ketika merancang sebuah hunian dengan lima area yang saling terhubung. Setiap sudut dibuat intuitif agar memiliki fungsi sekaligus suasana yang berbeda, mulai dari area komunal yang terbuka hingga ruang privat yang lebih intim.

Perjalanan desainnya dimulai dari ruang keluarga dan ruang makan yang dibuat terbuka dan saling terhubung. Area ini menjadi ruang untuk berkumpul sekaligus berinteraksi, dengan elemen kayu sebagai salah satu detail yang memberikan karakter.

Panel kayu vertikal di ruang keluarga, misalnya, diukir dengan tangan menggunakan motif yang terinspirasi dari batik. Namun, motif tersebut diterjemahkan kembali melalui komposisi geometris yang lebih kontemporer.

Beranjak ke den atau ruang santai, atmosfernya berubah menjadi lebih intim. Dinding Venetian plaster menghadirkan kedalaman dan tekstur sekaligus menangkap pantulan cahaya alami yang berubah sepanjang hari.

Dua kamar tidur tamu kemudian menghadirkan karakter yang lebih hangat. Salah satunya menggunakan panel kayu buatan lokal yang menggambarkan lanskap Indonesia dari sudut pandang udara, sementara kamar lainnya dilengkapi tempat tidur berbentuk organik yang dirancang mengikuti proporsi ruang.

Sementara itu, master suite menjadi area privat yang lebih personal. Salah satu elemen yang menonjol adalah lukisan dua sisi penuh warna yang dapat dinikmati dari kamar tidur maupun kamar mandi.

Desain rumah modern. (Dok. Savyavasa)
Desain rumah modern. (Dok. Savyavasa)

Detail-detail tersebut membuat setiap ruang memiliki cerita sendiri. Salah satunya hadir melalui karya seni yang menggambarkan suasana panen padi di sawah Indonesia. Karya yang berawal dari sketsa Joe Human itu kemudian diwujudkan melalui kolaborasi dengan desainer lokal Linda Mulia.

baca juga

Inspirasi tersebut berangkat dari pengalaman Joe Human ketika pertama kali berkunjung ke Indonesia dan melihat lanskap persawahan. Referensi lokal kemudian dipadukan dengan pilihan dekorasi yang dikurasi dari New York, menciptakan interior dengan perspektif global tanpa kehilangan konteks tempatnya.

Kehadiran perajin lokal juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Seluruh furnitur dan elemen mebel khusus dibuat oleh lokakarya di Indonesia menggunakan kayu keras lokal. Tekstil pun dipilih dari para perajin di Indonesia, Tiongkok, Prancis, dan Amerika Serikat.

Perpaduan antara material, seni, dan keterampilan tangan tersebut memperlihatkan bagaimana estetika global dapat berjalan berdampingan dengan kekayaan budaya lokal.

“Saya selalu mengagumi kedalaman kriya Indonesia dan kemampuannya menghadirkan warisan budaya melalui bahasa desain kontemporer,” ujar Joe Human.

Menurutnya, bekerja bersama para perajin lokal memungkinkan tim desain menciptakan hunian yang terasa kontemporer sekaligus tahan lama, sembari tetap merayakan keterampilan dan tradisi yang menjadi bagian dari identitas Indonesia.

Keseimbangan tersebut juga terlihat dari cara setiap ruang diperlakukan. Area utama dibiarkan lebih terbuka untuk menciptakan koneksi, sementara ruang yang menghadap ke dalam justru memanfaatkan karakter intimnya untuk menghadirkan suasana yang lebih tenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Masalah Hunian, Pemerintah Gandeng Dunia Usaha dan Masyarakat

Atasi Masalah Hunian, Pemerintah Gandeng Dunia Usaha dan Masyarakat

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:57 WIB

Hadir di Alam Sutera, The Gramercy Tawarkan Tipe Hunian Mewah Terbaru

Hadir di Alam Sutera, The Gramercy Tawarkan Tipe Hunian Mewah Terbaru

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 17:06 WIB

Brantas Abipraya Dorong Kepemilikan Hunian Lewat Urban Heights dan Program HOPE

Brantas Abipraya Dorong Kepemilikan Hunian Lewat Urban Heights dan Program HOPE

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Terkini

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi

Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 21:06 WIB

Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!

Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 21:05 WIB

200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar

200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar

Sulsel | Rabu, 02 September 2026 | 21:02 WIB

Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos

Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:01 WIB

5 Hand Mixer dengan Dough Hook Terbaik, Cocok untuk Buat Adonan Donat

5 Hand Mixer dengan Dough Hook Terbaik, Cocok untuk Buat Adonan Donat

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 21:00 WIB

×