Fakta Miris Kokain, Zat yang Bikin Steve Emmanuel Dibui

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Kamis, 27 Desember 2018 | 15:23 WIB
Fakta Miris Kokain, Zat yang Bikin Steve Emmanuel Dibui
Artis Steve Emmanuel dihadirkan saat rilis ungkap kasus narkotika di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (27/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Katimsus III Narkoba Polres Jakarta Barat AKP Maulana Mukarom membenarkan telah mengamankan artis Steve Emmanuel atas kasus dugaan penyelundupan narkoba jenis kokain .

"Yang besangkutan biasa dipangil Steve Emmanuel. Barang bukti narkotika jenis kokain," kata Maulana di kantornya seperti dalam video yang diterima Suara.com, Kamis (27/12/2018).

Mengutip Drug Facts, dalam dunia penyalahgunaan obat, kokain adalah salah satu drugs yang powerful dan yang paling sering digunakan.

Kokain adalah obat stimulan yang sangat adiktif yang dibuat dari daun tanaman koka asli Amerika Selatan. Meskipun penyedia layanan kesehatan dapat menggunakannya untuk tujuan medis yang valid, seperti anestesi lokal untuk beberapa operasi, penggunaan kokain rekreasi adalah ilegal.

Energi yang hebat

Alasan mengapa orang menggunakan kokain adalah karena obat ini memberikan euphoria di dalam otak. Para pengkonsumsinya akan merasakan euphoria, seksualitas dan energi yang tidak pernah dirasakan manusia normal.

Zat pada kokain akan beraksi seperti zat serotonin di dalam otak, dan membuat sensasi yang berkali-kali lebih hebat dari serotonin. Seperti yang kita tahu, serotonin adalah zat ‘bahagia dan tenang’ yang dihasilkan secara natural dari dalam tubuh. Kokain bekerja seperti ini tetapi dengan efek yang berlipat ganda. Karena itulah banyak orang dengan gampang menjadi pecandu, karena efeknya sangat dahsyat.

Efek kesehatan jangka pendek dari kokain termasuk kebahagiaan dan energi yang ekstrem, kewaspadaan mental, hipersensitif terhadap penglihatan, suara, dan sentuhan, sifat lekas marah, hingga paranoia — ketidakpercayaan orang lain yang ekstrem dan tidak masuk akal.

Beberapa orang menemukan bahwa kokain membantu mereka melakukan tugas fisik dan mental menjadi sederhana dan lebih cepat.

Efek kokain segera muncul dan menghilang dalam beberapa menit hingga satu jam. Berapa lama efek berlangsung dan seberapa intens mereka tergantung pada metode penggunaan. Suntikan atau merokok kokain menghasilkan rasa yang lebih cepat dan lebih kuat tetapi lebih pendek daripada menghisap lewat hidung. Tinggi dari kokain lewat hisap hidung dapat berlangsung 15 hingga 30 menit. Tinggi dari merokok dapat berlangsung 5 hingga 10 menit.

Menghancurkan otak

Scan otak memperlihatkan bahwa untuk sekali pemakaian, fungsi neuron di otak langsung mati. Dalam 10 hari fungsi otak belum pulih, bahkan dalam 100 hari pun tidak pulih. Seumur hidup pun tidak akan pulih seperti semula.

Merusak jaringan dan penuaan dini

Tidak hanya otak dan pikiran, kokain juga menghancurkan tubuh jika sering bersentuhan dengannya. hidung membiru, lubang hidung yang rusak. Hanya dalam beberapa tahun, pecandu kokain juga mengalami penuaan dini berlipat-lipat. Ini karena kokain membuat kulit mengering, menghilangkan berat badan, serta menurunkan fungsi seluruh organ tubuh.

Efek jangka panjang yang berbahaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipasok dari Belanda, Steve Rayakan Tahun Baru Pakai Kokain?

Dipasok dari Belanda, Steve Rayakan Tahun Baru Pakai Kokain?

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 15:07 WIB

Gara-gara Kurang Pede, Alasan Steve Emmanuel Pakai Kokain

Gara-gara Kurang Pede, Alasan Steve Emmanuel Pakai Kokain

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 14:46 WIB

Steve Emmanuel : Kokain Belanda Lebih Bagus dari Indonesia

Steve Emmanuel : Kokain Belanda Lebih Bagus dari Indonesia

Entertainment | Kamis, 27 Desember 2018 | 14:26 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB