Ini Caranya Agar Bayi Bisa Tertidur Sendiri

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 07 Januari 2019 | 10:58 WIB
Ini Caranya Agar Bayi Bisa Tertidur Sendiri
Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi banyak orangtua baru, menidurkan bayi memang bukan hal yang mudah. Ada bayi yang harus disusui berjam-jam supaya tertidur, digendong dan ditimang-timang, atau bahkan diperdengarkan musik. Intinya, Anda mungkin akan menghabiskan cukup banyak energi untuk menidurkan bayi baru Anda.

Ini sebenarnya hal yang normal, kok. Tak usah cemas hal ini akan jadi kebiasaan, karena kebiasaan tidur bayi bisa berubah seiring pertambahan usianya. Saat mereka berusia sekitar 6 bulan, Anda dapat mencoba membantu mereka tertidur sendiri, tanpa bangun-bangun sepanjang malam. Dan, hal ini juga bisa Anda jadikan sebagai kebiasaan sehingga Anda pun bisa ikut tertidur nyenyak. Mau coba?

1. Pilih tempat yang nyaman
Pilih tempat tidur khusus untuk bayi, dan pastikan Anda meletakkannya di tempat yang nyaman untuknya. Anda bisa menempatkannya di mana saja, mulai di ruang keluarga, di dalam kamar, atau di kamar yang terpisah. Perhatikan lokasi mana yang paling membuat bayi tertidur dengan cepat dan nyenyak.

2. Tetapkan waktu tidur
Anda harus menetapkan waktu tidur untuk bayi. Terapkan di jam yang sama setiap hari untuk membentuk rutinitas bayi. Supaya lebih mudah, Anda bisa barengi rutinitas tidur dengan menyetel lagu pengantar tidur, membacakan buku, atau hal lain yang jadi pertanda bagi bayi bahwa sudah waktunya mereka untuk tidur.

3. Bentuk rutinitas sebelum tidur
Sebelum tidur, lakukan hal-hal yang akan dijadikan rutinitas, misalnya mandi air hangat, diikuti dengan mengganti popok, kemudian memijat, dan diakhiri dengan tidur. Setelah jam biologis bayi terbiasa dengan rutinitas yang ditetapkan ini, mereka kemungkinan besar akan tertidur sendiri di akhir rutinitas.

4. Kenakan pakaian yang nyaman
Pakaian ketat dan bahan yang tebal bisa menjadi penghalang besar untuk bayi tertidur. Jadi, pastikan Anda memakaikan pakaian malam yang nyaman dan longgar.

5. Susui sebelum tidur

Salah satu alasan mengapa bayi bangun di malam hari adalah karena lapar. Oleh karena itu, pastikan bayi disusui tepat sebelum ia tidur.

6. Bersihkan hidung bayi
Sama seperti orang dewasa, hidung tersumbat pada bayi bisa bikin tidur tak nyenyak. Anda mungkin akan melihat bayi tidur dengan mulut terbuka karena sulit bernafas. Tidur dengan mulut terbuka bisa membawa infeksi dan penyakit lain. Nah, bersihkan hidung bayi agar terbebas dari lendir yang menyumbat. Jika ia masih tertidur dengan mulut terbuka, kunjungi dokter untuk mengatasi masalah tersebut.

7. Atur suasana yang mendukung
Tak perlu mengheningkan rumah agar bayi tertidur nyenyak. Justru bayi harus bisa menyesuaikan diri dengan suara-suara di dalam rumah tanpa harus terganggu karenanya. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memberi suasana yang mendukung untuk tidur nyenyak, misalnya meredupkan lampu, menutup gorden, menyetel musik pengantar tidur, memasang pendingin ruangan, dan lainnya.

8. Setel musik yang menenangkan

Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)

Bayi merespon musik dengan baik bahkan ketika mereka berada di dalam rahim ibu. Jadi, saat keluar dari rahim, Anda tetap dapat menggunakan musik untuk membuat mereka tertidur. Setel musik instrumental ringan, atau nyanyikan lagu pengantar tidur untuk mereka. Ini akan membantu bayi merasa rileks dan tertidur lebih cepat.

9. Pasang lampu redup
Meskipun ruangan gelap lebih disukai, ini mungkin tidak cocok untuk semua bayi. Anda dapat menggunakan lampu bercahaya redup sehingga bayi tidak merasa takut berada dalam gelap, dan juga tidak akan terganggu oleh cahaya terang. Cahaya redup akan memberikan perasaan santai dan damai ke kamar bayi.

10. Selimuti bayi
Ketika bayi berada di dalam rahim, mereka merasakan suasana yang sangat nyaman, dilindungi, dan aman. Tetapi begitu ia lahir, perlu waktu bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan hal-hal di dunia luar. Jadi, coba beri mereka perasaan seperti sedang berada di dalam kandungan, misalnya dengan menyelimuti, atau simpan bantal di dekat mereka. Semua hal ini akan membuat mereka merasakan keamanan yang sama seperti yang mereka rasakan di dalam rahim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aneh, Pasangan Suami Istri di Lampung Namai Bayinya Tsunami

Aneh, Pasangan Suami Istri di Lampung Namai Bayinya Tsunami

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 09:32 WIB

Kasus Langka Bayi Mengandung Terjadi Lagi, Kok Bisa?

Kasus Langka Bayi Mengandung Terjadi Lagi, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 04 Januari 2019 | 19:10 WIB

Tips Menghindari Keriput dan Sakit Leher Saat Tidur

Tips Menghindari Keriput dan Sakit Leher Saat Tidur

Health | Jum'at, 04 Januari 2019 | 14:05 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB