Kasus Langka Bayi Mengandung Terjadi Lagi, Kok Bisa?

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi
Kasus Langka Bayi Mengandung Terjadi Lagi, Kok Bisa?
Fetus in fetu, saat bayi lahir dalam keadaan mengandung janin. (Ilustrasi/Shutterstock)

Seorang bayi perempuan seberat 2,7 kg di India Utara diketahui terlahir dalam kondisi mengandung saudara kembarnya sendiri.

Suara.com - Kasus langka bayi baru lahir yang sedang mengandung kembali terjadi. Seorang bayi perempuan seberat 2,7 kg di India Utara diketahui terlahir dalam kondisi mengandung saudara kembarnya sendiri.

Bayi tersebut terlahir dari seorang ibu bernama Pooja Kumar, dan mengalami apa yang disebut medis sebagai fetus in fetu.

Di dalam bayi perempuan yang tidak dipublikasikannya namanya itu terdapat saudaranya sendiri yang telah meninggal dunia seberat 1 pon atau sekitar 0.45 kg.

Dilansir Mirror, bayi dari Pooja sebenarnya terlahir dengan kondisi perut yang bengkak. Tapi tim medis dan orang tuanya belum menyadari adanya masalah fetus in fetu tersebut.

Baru setelah si bayi mengalami pilek dan kekakuan pada perut, ia dilarikan ke Rumah Sakit Sir Sundarlal, India Utara.

Dokter mendiagnosis adanya janin pada janin, sebuah kelainan yang hanya terjadi pada satu dari setiap 500.000 kelahiran di dunia.

Ahli bedah di India akhirnya berhasil mengeluarkan embrio yang belum berkembang dari gadis berusia 1 bulan tersebut setelah melakukan operasi berdurasi satu setengah jam.

Pada sebuah gambar ditunjukkan tim bedah tengah mengeluarkan tubuh janin yang sudah memiliki tangan, kaki, perut, dada, dan sumsum tulang belakang tahap perkembangan awal.

Setelah operasi, anak perempuan dari Pooja Kumar dinyatakan sehat dan baik-baik saja.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS