Bayi Rajin Dibacakan Cerita, Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 10 Januari 2019 | 19:00 WIB
Bayi Rajin Dibacakan Cerita, Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
Ilustrasi bayi dibacakan cerita bisa meningkatkan kemampuan berbahasa. [shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa para pengasuh atau orang tua yang rajin membacakan cerita untuk bayi berusia sekitar usia delapan bulan, ternyata dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan memahami informasi dengan cepat.

Mengutip dari Dailymail, Kamis (10/1/2018), studi ini telah mengkaji data yang sifat informativeness pada orang tua yang membaca bersama anak-anak mereka dengan menggunakan e-book.

James Law, seorang Profesor Ilmu Bicara dan Bahasa di Newcastle University mengatakan, meski selama ini sudah banyak diketahui manfaat membacakan cerita bagi perkembangan dan prestasi akademik anak, namun ada manfaat yang sangat luar biasa yang baru teridentifikasi terhadap anak berusia delapan bulan.

“Delapan bulan memberi perubahan kemapuan yang sangat berbeda dan besar bagi keterampilan berbahasa si kecil. Berbeda ketika mereka sudah berusia lima tahun,” kata James Law.

Berdasarkan fakta, tim peneliti mengamati efek dengan kemampuan bahasa reseptif sangat penting. Kemampuan untuk memahami informasi ini merupakan prediksi dari kesulitan sosial dan pendidikan yang kerap terjadi di kemudian hari. Dan penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bahasa inilah yang paling sulit untuk diubah.

Studi ini melibatkan anak-anak dari lima negara Amerika Serikat, Afrika Selatan, Kanada, Israel dan Cina. Hasilnya, peneliti menemukan bahasa reseptif (pemahaman), bahasa ekspresif (di mana seorang anak dapat mengeluarkan apa yang ada di pikiran mereka lewat kata-kata seperti kosa kata dan tata bahasa) dan keterampilan membaca (seperti bagaimana kata-kata disusun) semuanya meningkat.

Di samping itu, penulis studi dari Newcastle University yang bekerja bersama dengan Nuffield Foundation, merujuk pada penelitian sebelumnya yang membuktikan bahwa anak-anak dengan perkembangan bahasa yang lambat, mengakibatkan perkembangan lebih buruk di sekolah.

“Jadi, sesuai dengan hasil temuan, kami sampaikan bahwa membacakan cerita pada bayi memberi efek yang sangat luar biasa yakni meningkatkan kemampuan berbahasa dan memahami informasi dengan cepat,” kata Profesor Law.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Caranya Agar Bayi Bisa Tertidur Sendiri

Ini Caranya Agar Bayi Bisa Tertidur Sendiri

Health | Senin, 07 Januari 2019 | 10:58 WIB

Aneh, Pasangan Suami Istri di Lampung Namai Bayinya Tsunami

Aneh, Pasangan Suami Istri di Lampung Namai Bayinya Tsunami

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 09:32 WIB

Kasus Langka Bayi Mengandung Terjadi Lagi, Kok Bisa?

Kasus Langka Bayi Mengandung Terjadi Lagi, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 04 Januari 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

News | Senin, 14 September 2026 | 11:15 WIB

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

News | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 11:13 WIB

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

News | Senin, 14 September 2026 | 11:07 WIB

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'

Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

News | Senin, 14 September 2026 | 11:01 WIB

×