Ibu Ini Lahirkan Bayi Setelah Dapat Donor Rahim dari Wanita yang Meninggal

Vika Widiastuti

Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:22 WIB
Ibu Ini Lahirkan Bayi Setelah Dapat Donor Rahim dari Wanita yang Meninggal
Ilustrasi bayi (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita yang menjalani transplantasi rahim dari seorang yang telah meninggal, akhirnya melahirkan seorang bayi. 

Wanita yang tidak disebutkan namanya ini menerima rahim dari pendonor berusia 45 tahun pada September 2016, seperti dilansir HiMedik dari newsweek.

Ia menjalani operasi di Universitas São Paulo, Brasil. Pendonor tersebut meninggal karena pendarahan otak yang disebabkan oleh stroke. Dalam hidupnya, ia telah melahirkan tiga anak, menurut jurnal The Lancet.

Dalam operasi yang berlangsung selama 10 jam tersebut, ahli bedah menghubungkan rahim donor dengan arteri, vena, ligamen, dan saluran vagina wanita tersebut.

Empat bulan sebelum operasi, penerima rahim memiliki satu siklus IVF (In Vitro Fertilization), memberinya delapan telur yang dibuahi yang kemudian dibekukan.

Dokter menanamkan telur yang dibuahi tujuh bulan setelah prosedur. Sepuluh hari kemudian, wanita itu hamil dan melahirkan bayi perempuan yang sehat melalui operasi caesar pada Desember 2017.

Bayi baru lahir. (unsplash)
Bayi baru lahir. (unsplash)

Ahli bedah mengangkat rahim selama operasi Cesar, dan wanita itu diizinkan untuk berhenti minum obat penekan kekebalan.

Tim medis berharap transplantasi uterus pertama yang melibatkan donor yang telah meninggal dan transplantasi uterus pertama di Amerika Latin ini dapat memungkinkan lebih banyak wanita yang berjuang dengan masalah kesuburan untuk menjalani perawatan tanpa harus menunggu donor hidup.

Di AS, sekitar 10 persen wanita berusia antara 15 hingga 44 berjuang dengan kesuburan, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

baca juga

Menurut penulis studi kasus, sekitar satu dari 500 wanita memiliki infertilitas terkait dengan rahim. Sebelum transplantasi uterus, wanita-wanita ini hanya bisa mengadopsi anak-anak atau menggunakan pengganti.

Transplantasi uterus pertama yang sukses terjadi di Swedia pada 2014, mendorong peningkatan program transplantasi uterus di seluruh dunia, tulis para penulis studi kasus.

Dalam satu kasus pada 2011, dokter di Turki berusaha menggunakan rahim dari donor wanita yang telah meninggal untuk melakukan kehamilan, tetapi ibu hamil tersebut keguguran dua tahun kemudian.

Dr Dani Ejzenberg, seorang ginekolog dari Universitas São Paulo mengatakan kepada Newsweek bahwa keterampilan motorik dan neurologis bayi berkembang secara normal dan sang ibu belum mengalami komplikasi.

Wellington Andraus dari departemen Gastroenterologi di Universitas Sao Paulo yang juga mengerjakan studi kasus itu mengatakan, kisah wanita itu adalah "sumber harapan" bagi pasien yang berjuang dengan kesuburan yang disebabkan oleh rahim atau masalah lain.

Selanjutnya, tim akan mengulangi prosedur pada dua pasien lagi. "Kami fokus pada peningkatan protokol kami untuk dapat mengulangi kisah sukses ini," kata Ejzenberg.

HiMedik.com/Yuliana Sere

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Orang Dewasa Tak Mengingat Peristiwa Waktu Bayi

Ini Alasan Orang Dewasa Tak Mengingat Peristiwa Waktu Bayi

Health | Jum'at, 18 Januari 2019 | 07:25 WIB

Jenis Kelamin Bayi Beda dengan Saat USG, Ini Penjelasan Dokter

Jenis Kelamin Bayi Beda dengan Saat USG, Ini Penjelasan Dokter

Health | Selasa, 15 Januari 2019 | 19:44 WIB

Tak Sengaja Beri Makan Saus Pedas ke Bayinya, Pria Ini Diperiksa Polisi

Tak Sengaja Beri Makan Saus Pedas ke Bayinya, Pria Ini Diperiksa Polisi

Health | Selasa, 15 Januari 2019 | 07:20 WIB

Seorang Ibu Gunakan Mainan Seks Obati Sesak di Dada Bayinya

Seorang Ibu Gunakan Mainan Seks Obati Sesak di Dada Bayinya

Health | Senin, 14 Januari 2019 | 20:05 WIB

Ini 5 Penyebab Ruam Merah pada Leher Bayi

Ini 5 Penyebab Ruam Merah pada Leher Bayi

Health | Minggu, 13 Januari 2019 | 14:28 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:25 WIB

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 15:22 WIB

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:20 WIB

×