Agar Tak Jadi Obesitas Seperti Titi Wati, Ini Imbauan Kemenkes

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 18 Januari 2019 | 14:03 WIB
Agar Tak Jadi Obesitas Seperti Titi Wati, Ini Imbauan Kemenkes
Titi Wati (37) wanita tergemuk di Kalteng bersama Herlina (19) anak kandungnya saat beraktivitas sehari-hari di kediamannya di Jalan G Obos XXV atau Jalan Bima Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, Minggu (6/1/19). [Antara Kalteng/Adi Wibowo]

Suara.com - Titi Wati, perempuan asal Palangkaraya, baru-baru ini menjadi sorotan usai dievakuasi ke rumah sakit karena kondisi obesitas yang dialaminya. Perempuan berusia 37 tahun ini memiliki berat badan 350 kilogram yang membuatnya sulit untuk bergerak. Bahkan untuk mengeluarkannya dari rumah, tim harus menjebol dindingnya.

Titi Wati adalah satu dari sekian banyak kasus obesitas yang terjadi di Indonesia. Jika Anda masih ingat dengan Arya Permana, bocah asal Karawang yang juga obesitas dengan berat 192 kg, kini bobotnya telah turun hingga 90 kg.

Disampaikan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan, dr Kirana Pritasari, MQIH, kasus-kasus obesitas terkait dengan perilaku makan dan aktivitas yang dijalani seseorang. Ketika asupan makanan yang masuk lebih besar dibandingkan aktivitas yang dijalani, maka hal inilah yang menyebabkan obesitas.

"Untuk kasus obesitas yang luar biasa, intervensinya juga luar biasa. Kita sudah tidak bisa memberi nasihat diet lagi," ujar dr Kirana dalam peringatan Hari Gizi Nasional, Jumat (18/1/2019).

Kirana menambahkan, obesitas memang tidak menyebabkan kematian, namun komplikasi akibat penyakit menular yang dialami orang dengan obesitas dapat memicunya. Itu sebabnya, Kementerian Kesehatan tak pernah lelah mengedukasi masyarakat untuk hidup aktif dan rutin melakukan pemantauan kesehatan.

"Timbangan kan ada dimana mana. Bisa hitung Indeks Massa Tubuh kita, kalau di atas 27, itu obesitas. Jadi kalau sudah di atas 27, harus hati-hati. Hitung kalori yang keluar berapa sehari, usahakan asupannya jangan lebih dari itu," imbuh dia.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat membatasi asupan makanan manis seperti nasi putih, cokelat, dan gula karena akan diubah menjadi lemak. Biasakan konsumsi makanan keluarga karena lebih mudah mengontrol jumlah gula, garam, dan lemak.

"Kebiasaan makan di luar sebenarnya membuat kita tidak bisa mengontrol makanan kita. Kalau masakan keluarga, kita bisa mengontrol gula, garam, dan lemaknya berapa sehingga tidak berlebihan," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Cut Putri Arianie MH.Kes, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, mengatakan bahwa prevalensi obesitas tertinggi di Indonesia berdasarkan Riskesdas 2018 antara lain Sulawesi Utara, DKI Jakarta, dan Kalimantan Utara. Sementara untuk prevalensi terendahnya adalah NTT.

baca juga

"Kalau bingung hitung massa tubuh, bisa lihat dari lingkar perut, tidak boleh lebih dari 80 cm untuk perempuan, lelaki tidak boleh lebih dari 90 cm. Usahakan bergerak minimal 10 ribu langkah kaki," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejak 2007, Prevalensi Obesitas Masyarakat Indonesia Terus Meningkat

Sejak 2007, Prevalensi Obesitas Masyarakat Indonesia Terus Meningkat

Health | Kamis, 17 Januari 2019 | 13:57 WIB

Titi Wati Perempuan Berbobot 350 Kg Sukses Jalani Operasi Bariatrik

Titi Wati Perempuan Berbobot 350 Kg Sukses Jalani Operasi Bariatrik

Health | Rabu, 16 Januari 2019 | 15:48 WIB

Bobotnya 350 Kg, Ini 7 Fakta Wanita Tergemuk di Kalimantan Tengah

Bobotnya 350 Kg, Ini 7 Fakta Wanita Tergemuk di Kalimantan Tengah

Lifestyle | Jum'at, 11 Januari 2019 | 20:10 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×