Titi Wati Perempuan Berbobot 350 Kg Sukses Jalani Operasi Bariatrik

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 16 Januari 2019 | 15:48 WIB
Titi Wati Perempuan Berbobot 350 Kg Sukses Jalani Operasi Bariatrik
Titi Wati (37) wanita tergemuk di Kalteng bersama Herlina (19) anak kandungnya saat beraktivitas sehari-hari di kediamannya di Jalan G Obos XXV atau Jalan Bima Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, Minggu (6/1/19). [Antara Kalteng/Adi Wibowo]

Suara.com - Titi Wati, perempuan asal Palangka Raya dengan berat badan 350 kg, akhirnya sukses melakukan operasi pemotongan lambung atau operasi bariatrik untuk menurunkan berat badannya.

Operasi bariatrik yang dilaksanakan oleh tim medis gabungan dari Bali dan RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berjalan lancar.

"Titi Wati kini sudah sadar dan berada di ruang Intensive Care Unit (ICU), untuk pengawasan ketat selama 1x24 jam ke depan. Kita mendoakan agar kondisi beliau usai menjalani operasi baritrik tetap stabil," kata Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya Yayuk Indriarti usai operasi kepada media di Palangka Raya, baru-baru ini.

Titi Wati nantinya akan menjalani program tata laksana jangka panjang agar penurunan bobot bisa berhail. Di antaranya intervensi gizi, rehabilitasi medik, serta intervensi penyakit dalam untuk mengendalikan kadar gula darah.

Intervensi perlu dilakukan untuk mencapai Body Mass Index (BMI) yang diinginkan.

"Dokter juga akan intervensi volume makan, sehingga semuanya stabil dan aman," kata Yayuk.

Sementara Kepala Tim bedah operasi bariatrik Titi Wati, dr Gede Eka Rusdi Antara menjelaskan, dalam operasi yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur. Bagian lambung yang dipotong berkisar antara 50 sampai 60 persen.

"Tindakan yang kami lakukan adalah bukan operasi memotong lemak, tetapi memotong bagian lambung pasien. Sampai saat ini apa yang tim inginkan berjalan sesuai dengan rencana," katanya.

Mengenai kesulitan dalam penanganan tersebut disebutkan sangat tinggi, karena posisi perut yang sangat besar dan bertumpuk lemak menjadi kendala. Hanya saja hal tersebut bisa diatasi sesuai dengan pengalaman tim yang juga pernah menangani permasalahan serupa.

Gede menambahkan, untuk efek dari operasi bariatrik ini memang akan berpengaruh bagi pasien. Pengaruhnya adalah penurunan berat badan yang diperkirakan dari 15 sampai 25 kilogram per bulannya.

Penurunan secara drastis pada berat tubuh justru tidak diinginkan, sebab dapat mengganggu fungsi yang ada di dalam tubuh, ujarnya.

"Operasi yang dilakukan saat ini adalah tahap awal, selanjutnya akan ada operasi bypass (tindakan untuk mengatasi penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah arteri koroner) dari lambung ke usus. Namun akan dilaksanakan setelah Body Mass Index (BMI) pasien mencapai kondisi yang diinginkan," tutup Gede. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Sebut 'Makan Tanah' Bisa Jadi Obat Masalah Obesitas

Studi Sebut 'Makan Tanah' Bisa Jadi Obat Masalah Obesitas

Lifestyle | Rabu, 16 Januari 2019 | 11:30 WIB

Bobotnya 350 Kg, Ini 7 Fakta Wanita Tergemuk di Kalimantan Tengah

Bobotnya 350 Kg, Ini 7 Fakta Wanita Tergemuk di Kalimantan Tengah

Lifestyle | Jum'at, 11 Januari 2019 | 20:10 WIB

Tak Disangka, 3 Mitos Diet Ini Justru Jauhkan Anda dari Berat Badan Ideal

Tak Disangka, 3 Mitos Diet Ini Justru Jauhkan Anda dari Berat Badan Ideal

Health | Jum'at, 11 Januari 2019 | 08:24 WIB

Suka Cemilan, Minum Es dan Gorengan, Berat Titi Wati 350 Kg

Suka Cemilan, Minum Es dan Gorengan, Berat Titi Wati 350 Kg

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 06:22 WIB

Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng, Jebol Dinding agar Bisa Dievakuasi

Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng, Jebol Dinding agar Bisa Dievakuasi

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 17:54 WIB

Awas! 5 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik

Awas! 5 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 06 Januari 2019 | 13:50 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB