Bisa Dicegah, Anak Stunting Bukan karena Faktor Genetk Lho Bun!

Rabu, 23 Januari 2019 | 16:00 WIB
Bisa Dicegah, Anak Stunting Bukan karena Faktor Genetk Lho Bun!
Anak stunting bukan karena faktor genetik. ( Shutterstock)

Suara.com - Pakar sebut anak stunting bukan karena faktor genetik. Karenanya, jika orang tua pendek belum tentu anak juga akan memiliki badan pendek.

Stunting yang salah satunya ditandai dengan perawakan tubuh pendek seringkali dikaitkan dengan faktor genetik yang diwariskan kedua orang tua. Padahal disampaikan pakar spesialis nutrisi dan penyakit metabolik pada anak, Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, SpA(K), stunting tidak disebabkan oleh faktor genetik.

"Stunting bukan karena genetik tapi lebih ke lingkungan bisa ke cara hidup, cara makan yang dilakukan orangtua. Jadi yang diturunkan cara makan, bukan stunting," ujar dr Damayanti dalam acara FFI MilkVersation di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Ia mengatakan masih banyak masyarakat yang memiliki persepsi keliru mengenai stunting yakni disamakan dengan tubuh pendek karena faktor genetik. Bedanya, kata dr Damayanti, tubuh pendek karena faktor genetik tidak mempengaruhi kecerdasannya. Sementara yang dikhawatirkan dari stunting karena menyerang kecerdasan secara permanen.

"Kalau terlambat diperbaiki ketika diatas dua tahun maka efeknya akan menetap. IQ anak yang stunting selalu di bawah yang tidak stunting dan ini tidak bisa diperbaiki. Bagaimana kita menghadapi bonus demografi jika SDM-nya stunting," imbuh dia.

Menurut dr Damayanti, stunting sebenarnya sudah ada di Indonesia sejak lama. Namun belakangan baru menjadi sorotan karena termasuk parameter negara bebas dari kemiskinan. Di Indonesia sendiri hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia saat ini sebesar 30,8 persen masih jauh di atas ambang yang ditetapkan WHO, yaitu sebesar 20 persen.

"Kondisi ini tentu mengkhawatirkan, mengingat permasalahan stunting tidak sekedar tentang terhambatnya pertumbuhan tinggi badan pada anak, namun lebih lanjut dapat menyebabkan hambatan kecerdasan, menimbulkan kerentanan terhadap penyakit menular dan tidak menular, hingga penurunan produktivitas pada usia dewasa," tandas dia.

Karenanya, saat ini pemerintah menetapkan pencegahan stunting sebagai salah satu program prioritas nasional.

Baca Juga: Kredit Ditolak, Yulia Menari Telanjang di Depan Manajer Bank

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI