Tidur Cukup di Malam Hari Ternyata Berperan Lebih Cegah Kegemukan

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Kamis, 24 Januari 2019 | 09:46 WIB
Tidur Cukup di Malam Hari Ternyata Berperan Lebih Cegah Kegemukan
Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)

Suara.com - Tidur Cukup di Malam Hari Ternyata Berperan Lebih Cegah Kegemukan

Sering menghindari makan malam karena takut gendut? Coba atur pola tidur Anda dibandingkan harus menghindari makan malam agar terhindar dari masalah obesitas.

Hal ini terungkap melalui penelitian yang dipublikasikan dalam BMJ Nutrition, Prevention & Health baru-baru ini. Menurut peneliti Su Su Maw, dari Universitas Okayama di Jepang, durasi tidur pendek atau kurang tidur seringkali dikaitkan dengan kebiasaan makan yang tidak sehat dan metabolisme glukosa yang terganggu.

"Hal inilah yang pada gilirannya akan memicu kenaikan berat badan," ujar Maw seperti mengutip Nypost

Maw dan rekan penelitinya, Haga menganalisis data 2012 hingga 2014 yang melibatkan 1.573 orang dewasa paruh baya yang tidak memiliki kondisi mendasar terkait dengan diabetes di Okayama. Dua pertiga dari sampel adalah perempuan dan dua pertiga diantaranya berusia di atas 65 tahun.

Para peneliti juga melihat berapa banyak orang yang merokok, menanyai tingkat aktivitas fisik mereka, dan menganalisi pola makan mereka. Peneliti mengatakan bahwa umumnya orang menghindari untuk makan beberapa jam sebelum tidur untuk mencegah obesitas dan diabetes. Padahal ada kebiasaan penting yang harus dijaga yakni mendapatkan cukup tidur setiap hari.

"Kami menemukan fakta bahwa menjaga pola tidur sama pentingnya untuk mengurangi kemungkinan obesitas. Orang yang kurang tidur cenderung lebih mudah lapar dan pada gilirannya membuat mereka mencari camilan dan mengganggu metabolisme tubuh," tambah dia.

Berbicara mengenai camilan, penelitian lain mendukung teori bahwa ngemil di malam hari tidak selalu buruk. Mengonsumsi 30 gram protein sekitar 30 menit sebelum tidur tampaknya memiliki efek positif pada kualitas otot, metabolisme dan kesehatan secara keseluruhan.

Studi ini dilakukan oleh Michael Ormsbee, profesor ilmu gizi, makanan dan olahraga di Florida State University dan Samantha Leyh. Namun peneliti mengingatkan bahwa masyarakat sebaiknya membatasi konsumsi makanan manis yakni hingga pada pukul 8 malam saja.

baca juga

"Makanan ringan lebih baik untuk Anda seperti kacang-kacangan, irisan sayuran atau buah-buahan. Waktunya tetap dibatasi hingga pukul 8 malam," tandas Ormsbee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Cara Cepat Tidur Pulas di Pesawat

5 Cara Cepat Tidur Pulas di Pesawat

Lifestyle | Kamis, 24 Januari 2019 | 08:36 WIB

Tidur Malam Pakai Kaos Kaki Ternyata Sangat Dianjurkan

Tidur Malam Pakai Kaos Kaki Ternyata Sangat Dianjurkan

Lifestyle | Rabu, 23 Januari 2019 | 13:25 WIB

Studi : Mendengarkan Musik Bisa Atasi Masalah Sulit Tidur

Studi : Mendengarkan Musik Bisa Atasi Masalah Sulit Tidur

Lifestyle | Rabu, 23 Januari 2019 | 12:00 WIB

Terkini

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:00 WIB

Rayakan HUT GarudaMiles, BRI Bagi-Bagi 27.000 Poin Gratis untuk Nasabah Prioritas

Rayakan HUT GarudaMiles, BRI Bagi-Bagi 27.000 Poin Gratis untuk Nasabah Prioritas

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:59 WIB

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Video | Rabu, 23 September 2026 | 15:59 WIB

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:58 WIB

Cara Kejam Xavi Hernandez Tak Pilih Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert

Cara Kejam Xavi Hernandez Tak Pilih Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:57 WIB

BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif

BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 15:48 WIB

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

×