Dokter Sebut Tak Semua Kanker Prostat Harus Dioperasi, Ini Alasannya

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 31 Januari 2019 | 19:00 WIB
Dokter Sebut Tak Semua Kanker Prostat Harus Dioperasi, Ini Alasannya
Tak semua kanker prostat harus dioperasi, ini penjelasan dokter. (Shutterstock)

Suara.com - Dokter Sebut Tak Semua Kanker Prostat Harus Dioperasi, Ini Alasannya

Kanker prostat merupakan masalah kesehatan serius yang hanya terjadi pada pria. Meski begitu, dokter mengatakan tak semua pasien kanker prostat harus menjalani operasi. Kok bisa?

Dr. Richard Quek, konsultan onkologi medis dari Parkway Cancer Center Singapore mengatakan 1 dari 9 orang pria akan mengalami kanker prostat dalam hidupnya. Meski begitu, kanker prostat biasanya menyerang ketika pria sudah lanjut usia.

"Kanker prostat menyerang pria saat berusia 70 tahun lebih. Namun adanya faktor keturunan dan genetik bisa membuat kanker prostat datang lebih awal, di usia 40 atau 50 tahun," ungkapnya dalam temu media di Sheraton Grand, Gandaria City, Jakarta Selatan.

Sementara itu, pakar bedah urologi dari Parkway Hospitals, Dr. Poh Beow Kiong mengatakan saat berobat ke dokter soal kanker prostat, hal pertama yang perlu dipastikan adalah jenisnya.

"Apakah kanker prostat Anda ganas seperti macan, atau jinak seperti kucing? Setelah itu, baru kita bisa menentukan langkah pengobatan yang tepat," ungkapnya.

Jika kanker prostat termasuk ganas, ada dua teknik pengobatan yang bisa ditempuh, yakni radiasi dan operasi. Dua terapi ini memiliki angka kesembuhan yang sama, namun Dr. Poh mencatat efek samping radiasi lebih lama dirasakan oleh pasien ketimbang operasi.

Namun jika kanker prostat terdeteksi tidak ganas, maka dokter tidak akan melakukan tindakan operasi. Hanya saja, pasien diminta untuk melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan kanker prostat tetap tidur dan tidak berubah menjadi ganas.

"Kalau jinak dan tidur, tidak dioperasi. Kanker prostat jinak adalah satu-satunya kanker yang bisa hidup berdampingan dengan manusia tanpa ada efek apapun," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Kanker Penis, Apakah Mr P Pria Harus Diamputasi?

Kena Kanker Penis, Apakah Mr P Pria Harus Diamputasi?

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 16:02 WIB

Stigma Soal Kejantanan Bikin Penyakit Kanker Pria Semakin Parah

Stigma Soal Kejantanan Bikin Penyakit Kanker Pria Semakin Parah

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 15:07 WIB

Mengenal Kanker Otak, Penyakit yang Diderita Penyanyi James Ingram

Mengenal Kanker Otak, Penyakit yang Diderita Penyanyi James Ingram

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 12:03 WIB

Sakit Perut Hebat, Ternyata Gara-gara Kanker Ovarium

Sakit Perut Hebat, Ternyata Gara-gara Kanker Ovarium

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 19:07 WIB

Alasan Konyol Dokter Ini Resign dari Klinik Tempatnya Bekerja Jadi Viral

Alasan Konyol Dokter Ini Resign dari Klinik Tempatnya Bekerja Jadi Viral

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 16:01 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB