Kena Kanker Penis, Apakah Mr P Pria Harus Diamputasi?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 31 Januari 2019 | 16:02 WIB
Kena Kanker Penis, Apakah Mr P Pria Harus Diamputasi?
Kena kanker penis, Mr P harus diamputasi? (Shutterstock)

Suara.com - Kena Kanker Penis, Apakah Mr P Pria Harus Diamputasi?

Kanker penis merupakan salah satu penyakit kanker yang hanya menyerang pria. Salah satu kekhawatiran kaum pria adalah amputasi Mr P wajib dilakukan jika mengalami kanker penis?

Dr. Poh Beow Kiong, pakar bedah urologi dari Parkway Cancer Center Singapore, mengatakan kanker penis ditandai dengan sejumlah gejala, seperti munculnya benjolan di bagian penis, ruam di bagian selangkangan, hingga bau tidak sedap di bagian kulup.

"Namun gejala ini juga ditemui pada penyakit infeksi menular seksual yang menyerang organ kelamin. Karena itu, pemeriksaan biopsi untuk melihat adanya sel kanker sangat penting dilakukan," ungkap Dr. Poh, dalam temu media di Sheraton Grand, Gandaria City, Jakarta Selatan.

Sayangnya, kebanyakan pasien kanker penis datang ketika kondisi sudah parah, alias stadium lanjut. Hal ini membuat amputasi menjadi solusi agar sel kanker tidak menyebar ke organ tubuh yang lain.

Dr. Richard Quek, pakar onkologi medis, juga dari Parkway Cancer Center, menyebut pemberian informasi soal amputasi penis kepada pasien harus dilakukan dengan hati-hati. Pasien pun biasanya akan diberikan konseling tentang apa saja yang akan ia hadapi, termasuk persiapan amputasi dan dampaknya setelahnya.

"Kami juga memiliki unit konseling sehingga pasien mendapat pendampingan dan penjelasan tentang apa saja yang akan dialaminya. Pada awalnya mungkin sulit untuk pria memutuskan untuk amputasi penis, tapi setelah diberikan pengertian bahwa risikonya kanker menyebar ke organ tubuh lain dan bisa menyebabkan kematian, pasien biasanya mengerti," jelas Dr. Quek.

Pasien kanker penis bisa mengalami amputasi. (Dok. Shutterstock)

Dampak Amputasi Penis

Proses amputasi penis sendiri terdiri dari dua tipe, yakni amputasi parsial dan amputasi utuh. Amputasi parsial membuat penis pria masih memiliki bentuk seperti penis biasa, hanya panjangnya yang berkurang.

"Ada pengurangan ukuran panjang penis yang cukup signifikan pada amputasi parsial. Namun pasien pria tetap memiliki kemampuan untuk bisa buang air kecil dengan berdiri," urai Dr. Poh.

Bagaimana dengan kemampuan seksual, apakah pasien amputasi parsial masih bisa bercinta dengan pasangan? Dikatakan Dr. Poh, hal ini menurutnya sulit dilakukan. Kemampuan ereksi masih ada, hanya saja tidak cukup keras dan panjang untuk bisa melakukan penetrasi saat bercinta.

Di sisi lain, amputasi utuh membuang seluruh bagian penis dari tubuh pria. Amputasi utuh biasanya dilakukan jika sel kanker sudah berada sangat dalam, dan berisiko menyebar ke bagian tubuh lain.

Pada pasien kanker penis yang mengalami amputasi utuh, maka kemampuan untuk buang air kecil dengan berdiri akan hilang. Hal ini dikarenakan saluran kencing juga mengalami perubahan.

"Mau tidak mau, pasien kanker penis yang diamputasi utuh harus buang air kecil dengan duduk," tutup Dr. Poh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulia Banget, Seniman Tato Hibur Penyitas Tubuh Cacat dengan Cara Ini

Mulia Banget, Seniman Tato Hibur Penyitas Tubuh Cacat dengan Cara Ini

Lifestyle | Kamis, 31 Januari 2019 | 15:28 WIB

Stigma Soal Kejantanan Bikin Penyakit Kanker Pria Semakin Parah

Stigma Soal Kejantanan Bikin Penyakit Kanker Pria Semakin Parah

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 15:07 WIB

Mengenal Kanker Otak, Penyakit yang Diderita Penyanyi James Ingram

Mengenal Kanker Otak, Penyakit yang Diderita Penyanyi James Ingram

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 12:03 WIB

Sakit Perut Hebat, Ternyata Gara-gara Kanker Ovarium

Sakit Perut Hebat, Ternyata Gara-gara Kanker Ovarium

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 19:07 WIB

Berjuang Lawan Kanker, Sutopo BNPB Curhat Soal Ritual Minum Obat

Berjuang Lawan Kanker, Sutopo BNPB Curhat Soal Ritual Minum Obat

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 13:56 WIB

Waspada Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Istri Ustadz Maulana

Waspada Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Istri Ustadz Maulana

Health | Senin, 21 Januari 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB