Anda Harus Tahu, Begini Cara Nyamuk DBD Pilih Tempat Berkembang Biak

Silfa Humairah Utami | Risna Halidi
Ilustrasi nyamuk DBD berkembangbiak. (Dok: Shutterstock)
Ilustrasi nyamuk DBD berkembangbiak. (Dok: Shutterstock)

Bagaimana cara nyamuk DBD pilih tempat berkembang biak?

Suara.com - Nyamuk Aedes Aegypti atau nyamuk deman berdarah (DBD) dikenal sebagai jenis nyamuk yang pandai dan menyukai tempat yang bersih.

Dituturkan Prof. dr. Saleha Sungkar, DAP&E, MS, SpPark, nyamuk DBD akan lebih memilih tinggal di kubangan air yang bersih dan terlindung dari sinar matahari langsung.

"Karena tinggal di air jernih, nyamuk DBD tidak akan ditemukan di air genangan kotor seperti got atau comberan," kata Saleha saat berbicara dalam acara 'Deman Berdarah yang Tak Kunjung Musnah' di Ruang Auditorium 2, Gedung Imeri FKUI, Jakarta Pusat, Rabu, (13/2/2019).

Nyamuk DBD juga biasa bertelur di area dinding wadah air. Jadi kata Saleha, yang diperlukan nyamuk DBD untuk berkembang biak adalah area dinding tepat di atas air bersih yang menggenang.

"Artinya nyamuk DBD tidak bisa berletur di sungai atau genangan air tanah. Dia butuh kontainer seperti area kering di botol, baskom, ember atau bak mandi," tambahnya.

Lalu, dinding seperti apa yang disukai oleh nyamuk DBD untuk berkembang biak? Dinding yang disukai nyamuk DBD adalah dinding yang bertekstur kasar, menyerap air dan berwarna gelap seperti gentong yang terbuat dari tanah atau semen.

"Telur nyamuk DBD akan kering dan dapat bertahan sampai enam bulan disituah ia berkembangbiak, melekat erat di dinding. Makanya saat akan membersihkan kontainer, dinding harus disikat."
 

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS