Ganja dan Narkoba Sebabkan Depresi Saat Dewasa

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 14 Februari 2019 | 12:24 WIB
Ganja dan Narkoba Sebabkan Depresi Saat Dewasa
Ilustrasi depresi (shutterstock)

Suara.com - Ganja dan narkoba tak pandang usia dalam mencari korban, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Sebisa mungkin, keduanya harus dijauhi sejak dini. Karena menurut sebuah penelitian terbaru, penggunaan ganja dan narkoba di usia muda dapat menyebabkan seseorang rentan terkena depresi ketika dewasa.

Sebelumnya, para peneliti menemukan ada 60 ribu kasus depresi yang disebabkan oleh penggunaan narkoba saat muda. Dalam studi tersebut, para peneliti dari Kanada dan University of Oxford menemukan bukti kuat bahwa mencoba narkoba sebelum usia 18 tahun, lebih mungkin membuat seseorang merasa depresi dan memiliki pikiran untuk bunuh diri saat mereka dewasa.

Dilansir dari laman The Independent, para peneliti mengatakan meluasnya penggunaan narkoba di kalangan remaja tidak mungkin berubah, tetapi dengan potensi yang semakin meningkat, maka diperlukan lebih banyak usaha untuk mendidik kaum muda tentang risiko ini.

"Persentase orang dengan depresi yang tidak menggunakan ganja hanya sekitar 7 persen. Ini berarti ada sekitar 400.000 kasus depresi di Amerika Serikat (AS), 25.000 di Kanada, atau sekitar 60.000 kasus depresi di Inggris dapat dihindari jika remaja tidak lagi menggunakannya," ungkap Profesor Andrea Cipriani, salah satu peneliti dari University of Oxford.

Penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Psychiatry ini adalah meta-analisis dari 11 penelitian lain yang diikuti oleh 23.000 orang, melacak penggunaan narkoba dan kesehatan mental dari titik sebelum mereka mencoba ganja untuk pertama kalinya hingga mereka berusia 34 tahun.

Para peneliti tidak menemukan hubungan signifikan antara kecemasan dan penggunaan ganja, tetapi dengan depresi efeknya setara dengan kenaikan sebanyak 37 persen dalam individu. Namun, Dr. Cipriani mengatakan faktor individu seperti sejarah keluarga dan tekanan hidup lainnya masih memainkan peran yang cukup besar.

Dengan sekitar 4 persen remaja berusia 11 hingga 15 tahun di Inggris diperkirakan telah menggunakan ganja dalam sebulan terakhir, kesimpulan penelitian dapat memiliki konsekuensi luas.

Dr. Gabriella Gobbi, peneliti pertama, dari Universitas McGill di Kanada, tempat ganja dilegalkan selama lebih dari 18 tahun pada bulan Oktober, mengatakan pekerjaannya di sekolah menunjukkan adanya kesalahpahaman.

"Beberapa remaja berpikir tanaman itu tidak memiliki potensi bahaya. Penting untuk memberi tahu remaja tentang risiko dan jenis ganja yang mereka gunakan," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger, Tanaman Mirip Ganja Tumbuh Subur di Makam Keluarga di Sukabumi

Geger, Tanaman Mirip Ganja Tumbuh Subur di Makam Keluarga di Sukabumi

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 12:01 WIB

Justin Bieber Cari Pengobatan untuk Atasi Depresi, Ada Apa?

Justin Bieber Cari Pengobatan untuk Atasi Depresi, Ada Apa?

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 21:10 WIB

Jupiter Fourtissimo Ternyata Sudah Ditangkap Polisi Sejak Senin

Jupiter Fourtissimo Ternyata Sudah Ditangkap Polisi Sejak Senin

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:45 WIB

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 17:39 WIB

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

×