4 Hal yang Harus Anda Lakukan Setelah Divonis Kanker

Ade Indra Kusuma, Risna Halidi

Jum'at, 15 Februari 2019 | 07:25 WIB
4 Hal yang Harus Anda Lakukan Setelah Divonis Kanker
Ilustrasi deteksi dini kanker. (Shutterstock)

Suara.com - 4 Hal yang Harus Anda Lakukan Setelah Didiagnosis Kanker.

Belum lama ini masyarakat Indonesia diramaikan dengan berita tentang penyakit kanker kelenjar getang bening yang diderita Ustadz Arifin Ilham.

Di lain sisi, ada juga Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, yang tengah berjuang melawan kanker paru-paru yang ia derita.

Seperti belum cukup, masyarakat Indonesia kembali dikejutkan dengan pengumuman mengenai istri Presiden Republik Indonesia keenam, Ani Yudhoyono, yang dinyatakan menderita kanker darah dan tengah menjalani perawatan intensif di Singapura.

Bombardir informasi mengenai kanker membuat kita tersadar tentang betapa dekatnya penyakit mematikan tersebut dengan kehidupan sehari-hari.

Mengutip Time, Ada empat hal paling krusial yang dilakukan apabila Anda didiagnosis kena kanker.

1. Bangun tim yang tepat

Hal pertama yang harus Anda lakukan sesaat setelah didiagnosis kanker adalah menemui spesialis kanker dari jenis kanker yang Anda idap.

Karena ketika berobat, seorang spesialis dapat memberikan perbedaan besar antara hidup dan mati.

baca juga

Menurut sebuah studi, pasien dengan kanker darah multiple myeloma yang dirawat di rumah sakit dengan kasus yang sama, lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal dunia daripada pasien yang dirawat di tempat lain.

Dan apabila Anda tidak dapat mengunjungi pusat kanker yang komprehensif, coba hubungi yayasan penyakit atau organisasi nirlaba lain yang fokus pada kanker yang Anda derita.


2. Dapatkan tes yang tepat

Selain tes diagnosis kanker biasa, tanyakan juga kepada dokter Anda tentang pengurutan genom tumor yang komprehensif.

Pengurutan genom pada sel kanker dapat menjadi jawaban mengenai mutasi genetik penyebab kanker dan kelainan molekuler lainnya. 

Pengetahuan ini juga berguna untuk mencocokkan kasus dengan pengobatan paling efektif yang telah tersedia, apakah itu obat yang ada atau yang sedang dipelajari dalam uji klinis.

Jika Anda tidak bisa melakukan pengurutan genom, tanyakan kepada dokter apakah Anda dapat menyimpan jaringan sel kanker Anda untuk kemudian diurutkan di kemudian hari.

3. Dapatkan perawatan yang tepat

Sebagian besar pasien kanker memiliki standar perawatan dengan rejimen pengobatan yang luas. Ini dilakukan sebagai pendekatan untuk memerangi penyakit ganas tersebut.

Tidak mendapatkan standar perawatan yang benar berarti memiliki konsekuensi yang mematikan. 

Satu studi menemukan bahwa pasien kanker paru-paru yang tidak menerima perawatan memadai, memiliki masa hidup sekitar enam kali lipat lebih pendek daripada pasien yang mendapatkan perawatan.

Bagi banyak orang, perawatan uji klinis mungkin menjadi pilihan perawatan terbaik. Apalagi untuk pasien dengan kasus kanker yang sangat jarang dan standar perawatan belum ditetapkan sementara pasien kanker stadium lanjut telah kehabisan pilihan pengobatan. Pastikan untuk bertanya kepada dokter tentang uji klinis yang mungkin tepat untuk Anda jalani.


4. Bagikan data Anda

Pasien bisa berbagi data kesehatan mereka dengan komunitas penelitian. Terkadang menyatukan dan menganalisis meski dalam jumlah kecil dapat menghasilkan penemuan baru yang bermanfaat untuk generasi mendatang.

Registrasi pasien yang memungkinkan pasien untuk berbagi data pun telah menjadi umum. Hubungi organisasi riset yang berfokus pada kanker yang anda derita, atau mintalah informasi lebih lanjut kepada ahli kanker yang Anda kenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kematian karena Kanker Serviks, Yuk Vaksinasi HPV Sejak Dini

Cegah Kematian karena Kanker Serviks, Yuk Vaksinasi HPV Sejak Dini

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 13:05 WIB

Mengenal Tahapan Kanker Darah, Penyakit yang Dialami Ani Yudhoyono

Mengenal Tahapan Kanker Darah, Penyakit yang Dialami Ani Yudhoyono

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 12:15 WIB

Setiap Hari, 50 Perempuan Indonesia Meninggal Akibat Kanker Serviks

Setiap Hari, 50 Perempuan Indonesia Meninggal Akibat Kanker Serviks

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 09:45 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×