Cegah Kematian karena Kanker Serviks, Yuk Vaksinasi HPV Sejak Dini

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Kamis, 14 Februari 2019 | 13:05 WIB
Cegah Kematian karena Kanker Serviks, Yuk Vaksinasi HPV Sejak Dini
Pentingnya vaksinasi HPV untuk cegah kematian karena kanker serviks. (Shutterstock)

Suara.com - Cegah Kematian karena Kanker Serviks, Yuk Vaksinasi HPV Sejak Dini

Kanker serviks paling banyak menyerang perempuan usia produktif. Masa di mana perempuan sedang berada dalam puncak karirnya, dan mungkin sedang sangat menikmati peran sebagai seorang ibu.

Ketika perempuan sakit, maka satu keluarga yang akan terkena dampaknya. Disampaikan dr. Venita, Ms.C, Kepala Bidang Pelayanan Sosial YKI (Yayasan Kanker Indonesia) Provinsi DKI Jakarta biaya pengobatan kanker jauh dari kata murah.

Sekalipun memiliki asuransi, pagu hingga ratusan juta bisa habis. Bahkan harta benda pun ikut habis untuk biaya pengobatan, hingga tak bersisa. Hal ini sangat disayangkan, karena sesungguhnya kanker serviks bisa dicegah.

“Kita dianugerahi waktu bertahun-tahun untuk melakukan pencegahan,” ujar dr Venita dalam temu media di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Pasalnya, imbuh dia, proses hingga terjadinya kanker serviks tidaklah singkat. Di awal, kanker bisa dicegah dengan vaksin. Bila sudah terlewat, masih bisa dideteksi dini dengan skrining.

"Kita punya waktu 10 tahun untuk bertindak. Tidak mungkin tidak sempat,” imbuhnya.

Hingga kini, cakupan vaksinasi HPV di Indonesia baru 1,1%. Belum ada program vaksinasi HPV untuk perempuan dewasa sehingga harus diusahakan secara mandiri.

Harga vaksin yang relatif mahal merupakan salah satu kendala utama. Namun jauh lebih murah dibandingkan biaya pengobatan kanker.

baca juga

Bandingkan pula dengan gaya hidup kita sehari-hari: berapa kali kita makan di restoran, nonton, atau shopping dalam sebulan?

“Kita mau mengeluarkan banyak uang untuk membeli ponsel yang hanya bisa digunakan selama dua tahun. Kenapa tidak mau menabung untuk mengusahakan vaksin yang akan melindungi seumur hidup?” ujar dr. Venita.

YKI DKI Jakarta sendiri kata dr Venita memiliki program edukasi pencegahan kanker dan penanganan kanker. Bagi yang ingin mendapat vaksin tersebut, tinggal datang ke YKI DKI Jakarta, sesederhana itu. Lalu siapa saja yang berhak mendapat vaksinasi HPV?

HPV meningkatkan risiko esofagus. (Shutterstock)
Pentingnya vaksinasi HPV untuk cegah kematian karena kanker serviks. (Shutterstock)

Dr Venita mengatakan bahwa vaksin HPV diperuntukkan bagi usia 9-45 tahun. Untuk usia 9-13 tahun, vaksinasi cukup 2 kali, dengan interval 0-6 bulan. Untuk usia 14 tahun ke atas, dilakukan dalam 3 dosis, dengan interval 0-2-6 bulan.

"Vaksin kuadrivalen melindungi dari HPV tipe 16 dan 18, dan dari tipe non onkogenik 6 dan 11 yang sering menyebabkan kutil kelamin," ujar dia.

Efektivitas vaksin HPV sendiri menurut dr Venita hampir 100 persen melindungi dari tipe 16 dan 18. Kedua tipe ini menyebabkan 75 persen kanker serviks.

"Sehingga, vaksin yang tersedia sekarang bisa melindungi dari 75 persen kanker serviks. Ada belasan HPV tipe onkogenik lain yang bisa menyebabkan kanker serviks, misalnya tipe 52, 45, dan 58. Jadi ayo bertindak mulai dari sekarang," tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Tahapan Kanker Darah, Penyakit yang Dialami Ani Yudhoyono

Mengenal Tahapan Kanker Darah, Penyakit yang Dialami Ani Yudhoyono

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 12:15 WIB

Dokter: Bahaya Virus HPV Tak Sekadar Sebabkan Kanker Serviks

Dokter: Bahaya Virus HPV Tak Sekadar Sebabkan Kanker Serviks

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 10:37 WIB

Setiap Hari, 50 Perempuan Indonesia Meninggal Akibat Kanker Serviks

Setiap Hari, 50 Perempuan Indonesia Meninggal Akibat Kanker Serviks

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 09:45 WIB

Tidak Jaga Kebersihan Tangan Bisa Picu Kanker Serviks, Ini Penjelasannya

Tidak Jaga Kebersihan Tangan Bisa Picu Kanker Serviks, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 13 Februari 2019 | 19:30 WIB

Implan Payudara Tingkatkan Kasus Kanker Langka di Amerika Serikat

Implan Payudara Tingkatkan Kasus Kanker Langka di Amerika Serikat

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 18:47 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×