Bocah Tujuh Tahun Meninggal karena DBD di Jakarta Barat

M. Reza Sulaiman

Senin, 18 Februari 2019 | 10:45 WIB
Bocah Tujuh Tahun Meninggal karena DBD di Jakarta Barat
Pasien DBD dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Bocah Tujuh Tahun Meninggal karena DBD di Jakarta Barat

Seorang bocah berusia tujuh tahun meninggal dunia karena demam berdarah dengue (DBD). Hal ini menjadi perhatian, mengingat potensi bahaya DBD di DKI Jakarta belum akan berakhir.

Neta Maria Dinata, anak kedua pasangan Parnomo (38) dan Sri Supriyatini Kusumawati (45), meninggal dunia meski telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina, Cengkareng.

Parnomo mengatakan Neta dilarikan ke RS Hermina Cengkareng pada Sabtu (9/2) sore karena mengalami demam yang cukup tinggi.

"Masuk rumah sakit itu Sabtu sore, pas dibawa itu sebenarnya sudah turun panasnya, panas tinggi justru malah Senin, Selasa," kata Parnomo kepada media, dilansir Antara.

Tak hanya demam, Parnomo juga mengatakan putrinya mengalami muntah-muntah. Sempat dirawat di ruang rawat inap biasa, Neta kritis dan akhirnya harus dirawat di ICU.

"Saya tidak tahu ini DBD atau apa, saya juga tidak bertanya, soalnya saat kritis saya sudah bingung, hanya memikirkan anak saja bagaimana biar cepat sembuh," ujarnya.

Saat jenazah dimakamkan di pemakaman Citra 1, Kalideres Jakarta Barat, Sri tak kuasa menahan air mata sambil berkali-kali mengelus makam putrinya Sri bahkan harus dibantu anggota keluarganya untuk meninggalkan lokasi pemakaman usai jenazah putrinya dimakamkan.

Sedangkan Parmono berusaha tegar meski duka akibat kepergian putri kesayangannya tidak bisa disembunyikan dari wajahnya.

Parnomo mengaku telah mengikhlaskan kepergian putrinya, meski hal itu sangat berat bagi dirinya. Namun jika, memang anaknya terkena DBD ia berharap pemerintah segera mengatasi masalah ini agar tidak lagi menimbulkan korban.

Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menularkan virus dengue. (Sumber: Shutterstock)
Nyamuk Aedes Aegypti penyebab DBD. (Sumber: Shutterstock)

"Ya mungkin sudah takdir, sudah kehendak Tuhan, walau kita juga sudah ikhtiar, kita cuma bisa mengikhlaskan saja," katanya.

baca juga

Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Kalideres ada 27 orang yang terjangkit DBD. Pihaknya juga terus memberikan sosialisasi kepada warganya untuk mencegah merebaknya wabah DBD.

"Kita sudah melakukan sosialisasi kepada warga, dan membentuk kader Jumantik dasawisma, dan kemudian kita juga lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) setiap hari sejak Januari hingga saat ini," ujar Lurah Kalideres, Muhammad Fahmi, saat dimintai keterangan. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren! Bocah 13 Tahun Temukan Inovasi dalam Pengobatan Kanker Pankreas

Keren! Bocah 13 Tahun Temukan Inovasi dalam Pengobatan Kanker Pankreas

Health | Minggu, 17 Februari 2019 | 08:16 WIB

Tak Tahan Di-bully, Bocah 7 Tahun Buat Catatan Bunuh Diri

Tak Tahan Di-bully, Bocah 7 Tahun Buat Catatan Bunuh Diri

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 20:27 WIB

Kawanan Geng Motor Pelaku Perampokan Brutal di Jakarta Ternyata Masih ABG

Kawanan Geng Motor Pelaku Perampokan Brutal di Jakarta Ternyata Masih ABG

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 08:52 WIB

Tidak Semua Pasien DBD Wajib Rawat Inap, Tergantung Tanda Ini

Tidak Semua Pasien DBD Wajib Rawat Inap, Tergantung Tanda Ini

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 15:00 WIB

Beras yang Difrementasi Bisa Naikkan Trombosit Pasien DBD?

Beras yang Difrementasi Bisa Naikkan Trombosit Pasien DBD?

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×