Seram, Kornea Mata Berlubang Gara-Gara Layar Smartphone Terlalu Terang

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 20 Februari 2019 | 16:10 WIB
Seram, Kornea Mata Berlubang Gara-Gara Layar Smartphone Terlalu Terang
Kornea mata berlubang gara-gara layar smartphone terlalu terang. (ilustrasi/shutterstock)

Suara.com - Seram, Kornea Mata Berlubang Gara-Gara Layar Smartphone Terlalu Terang

Penggunaan smartphone secara berlebihan, termasuk pengaturan cahaya layar yang terlalu terang, bisa berdampak buruk bagi kesehatan mata.

Seorang perempuan bernama Chen asal Taiwan diketahui menjadi korban, setelah pemeriksaan menyebut ada sekitar 500 lubang di kornea matanya akibat layar smartphone yang terlalu terang.

Dilansir HiMedik dari World of Buzz, perempuan 25 tahun itu mengatur tingkat kecerahan layar ponselnya secara maksimal selama dua tahun hingga akhirnya dia menyadari ada yang salah.

Dilaporkan Apple Daily, Chen bekerja sebagai sekretaris yang membuatnya harus siaga dan selalu membawa ponselnya kemana pun ia pergi. Hal tersebut agar ia bisa membalas pesan dari bosnya secepat mungkin.

Selain itu, ia juga dituntut bergerak aktif di luar ruangan, yang membuatnya sering melihat layar ponsel di bawah paparan sinar matahari.

Karena itulah ia mengatur kecerahan layar di level tertinggi dan lupa untuk mengaturnya ulang setelah jam kerja.

Di malam harinya, Chen akan menikmati beberapa seri drama melalui ponselnya yang masih diatur dengan kecerahan maksimal.

Akibatnya, Chen pun terbiasa dan tidak terlalu memperhatikan jika layar ponselnya terlalu terang. Hingga kemudian ia merasa ada yang tidak nyaman di bagian matanya.

Chen sudah mecoba menggunakan obat tetes mata, tetapi tak berhasil. Kondisinya menjadi lebih parah 4 bulan kemudian.

Mata lelah karena penggunaan smartphone. (shutterstock)
Kornea mata berlubang gara-gara layar smartphone terlalu terang. (shutterstock)

Oleh dokter yang memeriksanya, Chen diberitahu bahwa pembuluh darah di kornea kiri matanya penuh dengan darah dan penglihatannya hanya tersisa 0,6 persen. Sementara penglihatan mata kanannya hanya tersisa 0,3 persen dengan lebih dari 500 'lubang' pada kornea matanya.

Chen pun ditangani dan telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah 3 hari.

Menurut dokter yang merawatnya, layar ponsel Chen terus memancarkan cahaya 625 lumens, yang 300 lumens lebih dari tingkat yang disarankan.

"Menggunakan ponsel dengan kecerahan seperti itu selama lebih dari dua jam berarti mata akan memiliki efek yang sama seperti dipanggang dalam microwave," kata dokter. (Himedik/Vika Widiastuti)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Keriput, Ini 5 Kandungan yang Wajib Ada di Krim Mata Anda

Cegah Keriput, Ini 5 Kandungan yang Wajib Ada di Krim Mata Anda

Lifestyle | Senin, 18 Februari 2019 | 12:23 WIB

Tak Hanya Wortel, 4 Makanan Ini Juga Baik untuk Kesehatan Mata

Tak Hanya Wortel, 4 Makanan Ini Juga Baik untuk Kesehatan Mata

Health | Senin, 11 Februari 2019 | 16:19 WIB

Cedera Mata Usai 'Adu Tinju' dengan Broner, Karier Pacquiao Terancam Habis?

Cedera Mata Usai 'Adu Tinju' dengan Broner, Karier Pacquiao Terancam Habis?

Sport | Rabu, 23 Januari 2019 | 14:10 WIB

Jangan Dikucek, Ini Cara yang Lebih Efektif Keluarkan Debu di Mata

Jangan Dikucek, Ini Cara yang Lebih Efektif Keluarkan Debu di Mata

Health | Senin, 10 Desember 2018 | 14:24 WIB

Kontak Mata Bisa Bikin Jatuh Cinta, Kok Bisa?

Kontak Mata Bisa Bikin Jatuh Cinta, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 03 Desember 2018 | 16:00 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB