Sistem Kesehatan JKN Dorong Permintaan Peralatan Medis Canggih

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Selasa, 26 Februari 2019 | 12:02 WIB
Sistem Kesehatan JKN Dorong Permintaan Peralatan Medis Canggih
Peralatan medis canggih mengalami kenaikan permintaan di era JKN. (Shutterstock)

Suara.com - Sistem Kesehatan JKN Dorong Permintaan Peralatan Medis Canggih

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program asuransi kesehatan nasional yang diluncurkan oleh pemerintah pada 2014. Tahun ini, JKN ditargetkan sudah melayani seluruh masyarakat Indonesia.

Hal ini diyakini akan menjadi peluang bagi pasar peralatan medis di Indonesia dan permintaan yang tinggi akan peralatan medis yang canggih, khususnya peralatan-peralatan seperti diagnostic, medical imaging dan peralatan bedah.

Untuk itulah Reed Exhibitions menyelenggarakan pameran peralatan medis bertajuk CMEF Indonesia pada 6-8 Maret mendatang.

Disampaikan Stenly Yonardi, Project Manager dari CMEF Indonesia, pameran ini adalah wadah bagi pertukaran ilmu yang wajib dihadiri oleh para profesional medis dari seluruh dunia. Pasalnya sekitar 200 produsen peralatan medis internasional akan meramaikan pameran CMEF Indonesia.

"Acara medis serupa telah diselenggarakan sebelumnya di Cina, Australia, Jepang dan Turki. CMEF Indonesia 2019 kali ini didukung oleh Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA), selain pameran kami juga akan menggelar workshop bersama ARSADA," ujar Stenly di Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Stenly menambahkan, pameran CMEF Indonesia diselenggarakan di saat yang tepat karena banyaknya peraturan pemerintah yang telah direvisi untuk mendorong investasi asing dan kemitraan demi memajukan sektor layanan kesehatan Indonesia.

Acara CMEF Indonesia juga akan memfasilitasi terjadinya komunikasi antara produsen peralatan medis, pemilik merek dengan distributor medis lokal untuk terjadinya peluang kerja sama.

"Setidaknya ada lebih dari 400 produk dan solusi medis baru, sehingga distributor peralatan lokal bisa mengeksplorasi produk-produk yang akan dipilih dan diberikan izin, sementara para profesional rumah sakit dapat mempertimbangkan beragam produk canggih yang dapat memajukan fasilitas dan sistem perawatan kesehatan di rumah sakit mereka," imbuh Stenly.

baca juga
MRI adalah salah satu peralatan medis canggih untuk memindai tubuh. (Shutterstock)
MRI adalah salah satu peralatan medis canggih untuk memindai tubuh. (Shutterstock)

Ada pula sesi seminar produk yang dipimpin para pemilik merek dan perusahaan manufaktur internasional yang bisa dimanfaatkan para profesional medis lokal untuk mengamati permintaan akan peralatan medis baru di pasar dan bagaimana hal tersebut dapat membantu mengoptimalkan kinerja sistem medis yang ada.

"Akan ada sesi bertajuk 'Medical Device Registration and Regulation Updates in Indonesia'. Jadi seminar harapannya bisa membantu perusahaan manufaktur dan pemilik merek medis internasional untuk tahu alur proses pendaftaran medis sehingga dapat memasuki pasar kesehatan Indonesia," imbuh dia.

Berlokasi yang sama dengan CMEF Indonesia, ARSADA juga akan mengadakan seminar dan workshop selama 3 hari. Dr. Heru Ariyadi, MPH, Ketua Umum ARSADA berharap dapat menciptakan kesempatan untuk profesional di sektor yang berkembang ini.

"Profesional medis dapat belajar dari para ahli di industri dalam merubah tren melalui seminar dan workshop ARSADA serta mencari kolaborasi bisnis dengan merek medis pada pameran ini," ujar dr Heru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes: Tak Semua Peserta JKN Ditagih Biaya Selisih BPJS Kesehatan

Kemenkes: Tak Semua Peserta JKN Ditagih Biaya Selisih BPJS Kesehatan

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 18:39 WIB

Wamenkeu Ajak Semua Lapisan Jaga Keberlangsungan JKN

Wamenkeu Ajak Semua Lapisan Jaga Keberlangsungan JKN

Bisnis | Jum'at, 18 Januari 2019 | 14:15 WIB

Masalah Akreditasi Rumah Sakit, PERSI Komitken Sukseskan JKN

Masalah Akreditasi Rumah Sakit, PERSI Komitken Sukseskan JKN

Health | Rabu, 09 Januari 2019 | 13:05 WIB

Banyak Milenial Belum Daftar BPJS Kesehatan, Ini Alasannya

Banyak Milenial Belum Daftar BPJS Kesehatan, Ini Alasannya

Health | Jum'at, 21 Desember 2018 | 07:30 WIB

Peneliti Temukan Lemahnya SIstem Kesehatan JKN dan Dampak JIka Tak Dibenahi

Peneliti Temukan Lemahnya SIstem Kesehatan JKN dan Dampak JIka Tak Dibenahi

Health | Kamis, 20 Desember 2018 | 13:34 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×