Fakta Sindrom Sjogren, Penyakit yang Dialami Ibunda Mikha Tambayong

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 04 Maret 2019 | 14:23 WIB
Fakta Sindrom Sjogren, Penyakit yang Dialami Ibunda Mikha Tambayong
Ibunda Mikha Tambayong meninggal dunia karena penyakit Sindrom Sjogren. [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Fakta Sindrom Sjogren, Penyakit yang Dialami Ibunda Mikha Tambayong

Ibunda Mikha Tambayong meninggal dunia, Minggu (3/3/2019) kemarin. Kerabat menyebut perempuan bernama Deva Sheila Tambayong ini meninggal karena penyakit autoimun.

“Almarhumah itu memang kena autoimun. Beliau kena penyakit itu sudah sejak setahun lalu,” ucap Putri Cahyadie kakak sepupu Mikha Tambayong di rumah duka Jalan Tebet Barat XB Jakarta Selatan, Minggu (3/3/2019).

Diketahui Devi meninggal karena sindrom sjogren. Penyakit ini menyerang paru, kelenjar, dan pencernaan.

Dilansir laman Hello Sehat, Sindrom Sjogren adalah penyakit autoimun yang disebabkan oleh peradangan kelenjar air mata dan air liur. Penyakit ini diketahui bisa menyerang paru-paru, ginja, saraf, hingga otot dan pembuluh darah.

Sindrom Sjogren adalah kelainan sistem kekebalan tubuh dengan dua gejala paling umum, yakni mata kering dan mulut kering.

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun lebih rentan terjadi pada perempuan berusia di atas 40 tahun. Memiliki penyakit autoimun lain seperti lupus dan rheumatoid bisa meningkatkan risiko terserang sindrom Sjogren.

Hingga saat ini, belum ditemukan penyebab pasti kenapa sindrom sjogren menyerang. Namun seperti kebanyakan penyakit autoimun lainnya, faktor genetik hingga lingkungan dapat meningkatkan risiko penyakit.

Tidak menular, sindrom sjogren bisa diketahui dengan mudah lewat gejalanya yang menyerang mata. Pasien sindrom sjogren rentan mengalami mata kering, mata perih, dan sensitif terhadap cahaya.

Pasien sindrom sjogren juga rentan mengalami mulut kering, yang dapat menyebabkan kesulitan dalam mengunyah dan menelan makanan. Pada tahap lanjut, penyakit ini bisa menimbulkan masalah gigi dan gusi, serta meningkatkan infeksi mulut.

Itulah fakta terkait sindrom sjogren, penyakit autoimun yang menyerang ibunda Mikha Tambayong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibunda Mikha Tambayong Bukan Koma, Cuma Ditidurkan

Ibunda Mikha Tambayong Bukan Koma, Cuma Ditidurkan

Entertainment | Senin, 04 Maret 2019 | 10:46 WIB

Perhatikan: Jangan Abaikan Gejala Penyakit Autoimun Berikut!

Perhatikan: Jangan Abaikan Gejala Penyakit Autoimun Berikut!

Health | Senin, 04 Maret 2019 | 10:25 WIB

Ibunda Meninggal, Mikha Tambayong Batal Tampil di Java Jazz Festival

Ibunda Meninggal, Mikha Tambayong Batal Tampil di Java Jazz Festival

Entertainment | Senin, 04 Maret 2019 | 07:48 WIB

Sebelum Meninggal Ibunda Mikha Tambayong Terserang Autoimun

Sebelum Meninggal Ibunda Mikha Tambayong Terserang Autoimun

Entertainment | Senin, 04 Maret 2019 | 07:30 WIB

Isak Tangis Sambut Jenazah Ibunda Mikha Tambayong di Rumah Duka

Isak Tangis Sambut Jenazah Ibunda Mikha Tambayong di Rumah Duka

Entertainment | Minggu, 03 Maret 2019 | 23:11 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB