Kamu Perlu Tahu, Ini Deretan Penyakit Paling Mematikan di Dunia Versi WHO

Vika Widiastuti, Yuliana Sere

Kamis, 14 Maret 2019 | 16:17 WIB
Kamu Perlu Tahu, Ini Deretan Penyakit Paling Mematikan di Dunia Versi WHO
Pelayanan medis di rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Jika ditanya penyakit apa yang paling mematikan, jawaban setiap orang bisa saja berbeda. Mungkin beberapa di antara kamu ada yang menjawab kanker, TBC atau bahkan HIV/AIDS. Namun benarkah pendapat itu?

Kali ini HiMedik berhasil mengumpulkan data deretan penyakit paling mematikan di dunia menurut WHO, dilansir dari laman resmi WHO.

Menurut perkiraan dalam pembaruan Penyebab Kematian pada 2008, ada 57 juta kematian di dunia pada tahun 2008.

Penyakit tidak menular menewaskan 36 juta orang; penyakit menular, kondisi ibu dan perinatal, serta kondisi gizi menewaskan 16 juta orang di seluruh dunia; dan penyebab eksternal seperti karena luka-luka menewaskan 5 juta orang.

Ilustrasi serangan jantung - (Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung - (Shutterstock)

Berikut ini adalah penyebab utama kematian:

1Penyakit jantung iskemik, dengan perkiraan jumlah kematian 7.25 juta dan persen kematiannya 12.8

2. Penyakit serebrovaskular, dengan perkiraan jumlah kematian 6.15 juta dan persen kematiannya 10.8

3. Infeksi pernapasan, dengan perkiraan jumlah kematian 3.46 juta  dan persen kematiannya 6.1

4. Penyakit paru obstruktif kronis,  dengan perkiraan jumlah kematian 3.28 juta  dan persen kematiannya 5.8

baca juga

5. Penyakit diare, dengan perkiraan jumlah kematian 2.46 juta dan persen kematiannya 4.3 

6. HIV / AIDS,  dengan perkiraan jumlah kematian 1.78 juta dan persen kematiannya 3.1

7. Trakea, bronkus, kanker paru-paru, dengan perkiraan jumlah kematian 1.39 juta dan persen kematiannya 2.4

8. TBC, dengan perkiraan jumlah kematian 1.34 juta dan persen kematiannya 2.4

9. Diabetes mellitus, dengan perkiraan jumlah kematian 1.26 juta dan persen kematiannya 2.2

10. Kecelakaan lalu lintas jalan, dengan perkiraan jumlah kematian 1.21 juta dan persen kematiannya 2.1

11. Penyakit jantung hipertensi, dengan perkiraan jumlah kematian 1.15 juta dan persen kematiannya 2.0

12. Prematur dan berat badan lahir rendah, dengan perkiraan jumlah kematian 1,00 juta dan persen kematiannya 1.8

Nah, sekarang sudah tahu kan penyakit apa yang paling mematikan?

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Bisa Dicegah dengan Tirai Pintar

Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Bisa Dicegah dengan Tirai Pintar

Health | Kamis, 14 Maret 2019 | 12:28 WIB

Sembuh dari Kanker, Ria Irawan Kembali Akting di Film Kuambil Lagi Hatiku

Sembuh dari Kanker, Ria Irawan Kembali Akting di Film Kuambil Lagi Hatiku

Entertainment | Kamis, 14 Maret 2019 | 09:05 WIB

Disuntik untuk Vaksinasi HPV: Cinta Laura Santai, Yuki Kato Deg-degan

Disuntik untuk Vaksinasi HPV: Cinta Laura Santai, Yuki Kato Deg-degan

Health | Rabu, 13 Maret 2019 | 20:05 WIB

10 Penyakit Langka dan Dampaknya yang Jarang Diketahui

10 Penyakit Langka dan Dampaknya yang Jarang Diketahui

Health | Selasa, 12 Maret 2019 | 19:30 WIB

Hari TBC Sedunia, Daerah Padat Penduduk Jadi Fokus Kemenkes

Hari TBC Sedunia, Daerah Padat Penduduk Jadi Fokus Kemenkes

Health | Selasa, 12 Maret 2019 | 09:59 WIB

Terkini

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:13 WIB

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:10 WIB

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 14:09 WIB

Baleg DPR Sepakati RUU Reforma Agraria, BRAN Kini Resmi Berubah Nama Jadi LPRA

Baleg DPR Sepakati RUU Reforma Agraria, BRAN Kini Resmi Berubah Nama Jadi LPRA

News | Senin, 21 September 2026 | 14:08 WIB

Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid

Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid

News | Senin, 21 September 2026 | 14:08 WIB

Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan Deli Serdang, Pelaku Sembunyi Dalam Sumur

Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan Deli Serdang, Pelaku Sembunyi Dalam Sumur

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 14:07 WIB

Bukan Sekadar Bersama, Psikilog Ungkap Cara Sederhana Bangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak

Bukan Sekadar Bersama, Psikilog Ungkap Cara Sederhana Bangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak

Health | Senin, 21 September 2026 | 14:06 WIB

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 14:05 WIB

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

×