Putrinya Meninggal karena Epilepsi, Orang Tua Putuskan Sumbangkan Organnya

Vika Widiastuti, Yuliana Sere

Jum'at, 15 Maret 2019 | 16:58 WIB
Putrinya Meninggal karena Epilepsi, Orang Tua Putuskan Sumbangkan Organnya
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Kisah memilukan datang dari sebuah keluarga yang menceritakan saat-saat terakhir bersama putri mereka sebelum organ-organnya disumbangkan. 

Ella Thatcher bocah yang berusia 10 tahun meninggal akibat kejang epilepsi. Ia menderita suatu bentuk epilepsi parah yang disebut Sindrom Dravet.

Namun, keluarganya tak mengira bahwa putri mereka akan mengalami kejang setiap enam bulan, dikutip HiMedik dari mirror.

Gejalanya bermula saat dia menderita serangan jantung di rumah mereka di Hurstpierpoint, dekat Brighton, Inggris.

Dia berhenti bernapas dan dibawa ke rumah sakit spesialis Evelina London Children's dengan ambulans.

Ella didiagnosis mengalami pembengkakan pada otak. Menurut orang tuanya, ini menjadi berita terburuk yang pernah mereka dengar.

Ilustrasi dirawat di rumah sakit (Unplash/rawpixel)
Ilustrasi dirawat di rumah sakit (Unplash/rawpixel)

“Kami tahu dia tidak sehat tetapi kami tidak menyangka itu. Kami hanya terpana."

Kematian putrinya menyisakan luka bagi kedua orangtua dan keluarga mereka.

"Kami diminta untuk tetap berada di ruangan ketika mereka harus mematikan oksigen, memastikan dia tidak bisa bernapas sendiri.

baca juga

'Kami menggandeng tangannya agar dia berkedip atau apalah, tapi tidak ada apa-apa. Donasi organ adalah hal pertama yang kami pikirkan ketika kami tahu tidak ada yang bisa kami lakukan," kata ibunya.

'Sebelum mereka membawanya pergi, aku bisa berbaring di sebelahnya. Kau tidak melihat bekas luka di mana dia dijahit dengan rapi.

'Dia hanya tampak tertidur dan damai. Itu semua dilakukan dengan sangat hormat. Lalu kami meninggalkan rumah sakit untuk merencanakan pemakaman."

Anna, seorang kepala sekolah di sebuah sekolah bahasa, menambahkan, "Karena Ella, lima keluarga tidak harus merencanakan pemakaman, pikirkan tentang batu nisan.

"Itu tidak akan pernah membawa mereka kembali tetapi mengetahui bahwa mereka telah menyelamatkan hidup lain adalah penghiburan yang luar biasa.

Samuel Newman, perawat spesialis untuk donasi organ di Rumah Sakit Guy dan St Thomas, mengatakan, "Ada lebih dari 50.000 orang yang hidup hari ini berkat transplantasi organ.

“Ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kemurahan hati dan ketidakegoisan dari ribuan donor organ seperti Ella, dan keberanian keluarga mereka," tambahnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Tua Penting Tahu! 12 Gejala Malaria pada Anak

Orang Tua Penting Tahu! 12 Gejala Malaria pada Anak

Health | Sabtu, 09 Maret 2019 | 05:20 WIB

Calon Anak Meghan Markle Tidak Bergelar Pangeran dan Putri, Kenapa?

Calon Anak Meghan Markle Tidak Bergelar Pangeran dan Putri, Kenapa?

Lifestyle | Selasa, 05 Maret 2019 | 06:45 WIB

Kamu Mudah Merasa Lelah? Cek Mungkin Ini Penyebabnya

Kamu Mudah Merasa Lelah? Cek Mungkin Ini Penyebabnya

Health | Jum'at, 01 Maret 2019 | 19:02 WIB

Manfaat Renovasi Rumah, Bikin Keluarga Lebih Harmonis

Manfaat Renovasi Rumah, Bikin Keluarga Lebih Harmonis

Press Release | Jum'at, 22 Februari 2019 | 15:51 WIB

4 Tips Persiapan Traveling Bagi Orang dengan Penyakit Tertentu

4 Tips Persiapan Traveling Bagi Orang dengan Penyakit Tertentu

Lifestyle | Rabu, 06 Februari 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×