4 Dampak Psikologis Orang yang Kecanduan Olahraga

Ade Indra Kusuma

Senin, 25 Maret 2019 | 13:29 WIB
4 Dampak Psikologis Orang yang Kecanduan Olahraga
Ilustrasi kecanduan olahraga ternyata punya dampak psikologis yang buruk. [shutterstock]

Suara.com - 4 Dampak Psikologis Orang yang Kecanduan Olahraga.

Pernahkah menyadari bahwa diri Anda adalah seorang yang kecanduan olahraga? Olahraga tentu menjadi kegiatan yang menyehatkan. Komitmen untuk menjalani olahraga tentu sangat penting baik itu dalam menjalani pola hidup sehat.

Setelah sesi lari maraton, atau naik sepeda gunung, Anda mendapatkan endorfin kimia yang membanjiri tubuh — dan hal-hal ini mudah untuk membuat Anda ketagihan. Tetapi ketika komitmen Anda untuk menjadi lebih cepat, lebih kuat, dan lebih jauh lagi, Anda bisa saja melewati batas antara komitmen olahraga atau Anda sudah kecanduan.

“Kecanduan olahraga melibatkan aktivitas, berlari, melatih triathlon, yang awalnya dimulai dengan kesenangan, kemudian bergeser menjadi kompulsif dan terasa ini seperti tanggung jawab hidup sehari-hari,” kata Gloria Petruzzelli, psikolog klinis berlisensi dan psikolog olahraga di layanan kesehatan dan konseling mahasiswa Universitas Negeri California seperti dilansir Mensjournal.

"Atlet mungkin tidak menyadari perilaku mereka di luar kendali, karena mereka dengan mudah untuk menemukan orang lain atau kelompok yang membenarkan perilaku ekstrem mereka dalam berolahraga," tambahnya.

Berikut dampak psikologis yang timbul jika Anda seseorang yang kecanduan olahraga.

1. Bukan seorang pro, tapi mengorbankan banyak hal

“Sangat tidak sehat ketika Anda menghabiskan banyak waktu setiap hari, mengorbankan keluarga atau kumpul-kumpul sosial untuk menghabiskan waktu ekstra dalam gym dan olahraga,” kata Petruzzelli.

Hidup Anda membutuhkan keseimbangan, Petruzzelli tidak membahas soal sehat atau tidak menyehatkan secara fisik, tapi ini lebih kepada sisi psikologis. "Kepatuhan kaku pada rutinitas latihan yang ketat dan berulang tanpa fleksibilitas keseharian pada umumnya, itulah tanda bahaya utama," jelasnya.

baca juga

"Ketika semua waktu Anda, interaksi sosial, dan uang adalah tentang satu olahraga, mengingat bahwa Anda bukan seorang profesional, dan Anda tidak memiliki hobi atau minat lain, saya akan merekomendasikan untuk mendapatkan evaluasi dari seorang profesional kesehatan mental," saran Petruzzelli.

2. Habiskan banyak dana

Petruzzelli kerap menemukan orang yang candu terhadap triathlon. Olahraga ini tentu sangat mahal.

"Anda bisa menghabiskan ribuan dolar untuk pakaian selam, sepeda berkualitas, dan perlengkapan yang menyertainya. Anda juga bisa menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk berlatih, karena ini adalah kegiatan yang panjang. Anda harus realistis menyikapi ini. Coba lihat aspek lain dari kehidupan Anda, Anda mungkin mengambil terlalu banyak hal fokus pada sebuah olahraga (triathlon)," katanya tentang konsekuensi bila kecanduan olahraga.

3. Merasa bersalah jika melewatkan latihan

Lelaki dan perempuan menderita rasa bersalah yang ekstrem ketika tidak dapat berlatih, kata Petruzzelli. Mereka juga cenderung “menebus” sesi yang terlewat dengan melatih berlebihan dan membebani tubuhnya. Jika Anda menyalahkan diri sendiri atau sengaja menghindari acara sosial yang mungkin berbenturan dengan latihan Anda, saatnya untuk mengevaluasi kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasar Netizen Ngeres! Selebgram Olahraga Malah Dikomen Porno

Dasar Netizen Ngeres! Selebgram Olahraga Malah Dikomen Porno

Lifestyle | Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:45 WIB

Bikin Berkeringat, Bercinta Punya Potensi Sehat Sama Seperti Olahraga?

Bikin Berkeringat, Bercinta Punya Potensi Sehat Sama Seperti Olahraga?

Health | Jum'at, 15 Maret 2019 | 19:55 WIB

Obat Patah Hati, Manfaat Tersembuyi dari Olahraga Yoga

Obat Patah Hati, Manfaat Tersembuyi dari Olahraga Yoga

Health | Senin, 11 Maret 2019 | 10:46 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×