Ramai Diet Nasi, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Karbohidrat Kompleks

M. Reza Sulaiman

Rabu, 30 Januari 2019 | 20:08 WIB
Ramai Diet Nasi, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Karbohidrat Kompleks
Nasi merah sumber karbohidrat kompleks yang tinggi serat. (Shutterstock)

Suara.com - Ramai Diet Nasi, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Karbohidrat Kompleks

Program diet untuk menurunkan berat badan selalu jadi resolusi populer di awal tahun. Nah, salah satu program diet yang sedang naik daun adalah diet nasi, alias mengurangi atau tidak mengonsumsi nasi sama sekali saat makan.

Pakar gizi dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK mengatakan sejatinya, diet karbohidrat yang baik bukanlah tidak makan nasi sama sekali. Nasi masih boleh dimakan, namun pilih yang mengandung karbohidrat kompleks.

"Karbohidrat merupakan nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi. Kalaupun mengurangi nasi putih, pilih sumber karbohidrat kompleks yang mengandung serat seperti oat, malt, beras merah atau gandum," tutur perempuan yang akrab disapa dr Lita ini, dalam temu media Good to Go dari Indomilk, di Central Park, Jakarta Barat.

Kenapa karbohidrat kompleks yang mengandung serat penting? Dijelaskan dr Lita, serat membuat pelepasan gula dari makanan melambat, sehingga tubuh memiliki energi yang lebih besar.

Selain itu, konsumsi serat dan protein membantu menjaga tubuh tetap kenyang, sehingga tidak mudah lapar dan memiliki energi maksimal.

Pelepasan gula yang melambat juga membuat tubuh lebih bertenaga. Hal ini dikarenakan jika tubuh mendapat asupan gula dalam jumlah besar dan cepat, rasa ngantuk pun datang, dan produktivitas terhambat.

"Makanya kan kalau habis makan karbohidrat tuh, itu karena melepas gulanya terlalu banyak dan cepat. Kalau makannya ada serat dan protein, maka ngantuknya minimal," tuturnya.

Menyadari pentingnya karbohidrat kompleks bagi kaum urban yang aktif sepanjang hari. Indomilk pun meluncurkan Good to Go, minuman susu multisereal pertama di Indonesia. Jonathan Setiawan, Senior Brand Manager Susu Cair Divisi Dairy dari Indomilk menyebut susu ini cocok untuk menjaga energi kaum urban tetap maksimal.

baca juga

"Produk ini terbuat dari susu segar serta oat, beras merah, malt, dan gandum. Melihat komposisinya, Good to Go memiliki kandungan rendah lemak dengan presentase tak lebih dari 1,5% sekaligus menjadi sumber serat, vitamin B1, B2, B3, serta B6 yang dibutuhkan tubuh untuk terus berenergi," tutupnya.

Peluncuran Good to Go dari Indomilk, susu multisereal pertama di Indonesia. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)
Peluncuran Good to Go dari Indomilk, susu multisereal pertama di Indonesia. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Resep Nasi Kuning, Sajian Ala Kalimantan Timur yang Gurih

Ini Resep Nasi Kuning, Sajian Ala Kalimantan Timur yang Gurih

Lifestyle | Rabu, 30 Januari 2019 | 07:58 WIB

Jangan Salah, Ahli Gizi Sebut Minum Air di Pagi Hari Bukan Sarapan Lho!

Jangan Salah, Ahli Gizi Sebut Minum Air di Pagi Hari Bukan Sarapan Lho!

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 17:12 WIB

Hari Gizi Nasional, Dekan FKUI Minta Debat Capres Bahas Masalah Kesehatan

Hari Gizi Nasional, Dekan FKUI Minta Debat Capres Bahas Masalah Kesehatan

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 07:25 WIB

Bayi Usia Empat Bulan Diberi Makan Nasi, Ini Bahayanya

Bayi Usia Empat Bulan Diberi Makan Nasi, Ini Bahayanya

Health | Jum'at, 18 Januari 2019 | 14:00 WIB

Lebih Sehat Buah Segar atau Jus, Ini Kata Ahli Gizi

Lebih Sehat Buah Segar atau Jus, Ini Kata Ahli Gizi

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 11:50 WIB

Terkini

Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap

Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara

Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta

Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

×