Punya Perut Buncit? Awas 4 Bahaya Kesehatan Ini

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 05 April 2019 | 18:30 WIB
Punya Perut Buncit? Awas 4 Bahaya Kesehatan Ini
Ilustrasi bahaya perut buncit bagi kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Punya Perut Buncit? Awas 4 Bahaya Kesehatan Ini.

Jangan sepelekan perut buncit yang Anda miliki, karena bukan hanya untuk penampilan melainkan untuk kesehatan.

Perut buncit ternyata bisa jadi akar dari segala masalah kesehatan. Apa saja masalah kesehatan yang bisa muncul akibat perut buncit? Simak ulasannya seputar perut buncit di bawah ini.

Perut buncit mudahnya dapat diukur dari lingkar pinggang. Kalau lingkar pinggang sudah lebih dari 88 cm bagi perempuan, dan 102 cm bagi laki-laki, maka Anda perlu berhati-hati.

Maka sebaiknya jauhi perut buncit ini. Semakin tingginya lemak viseral dalam perut atau semakin besarnya lingkar pinggang, maka Anda kian berisiko untuk mengalami berbagai penyakit kronis tertentu dilansir Hello Sehat.

1. Serangan jantung, penyakit jantung, dan stroke

Lemak viseral ternyata bisa memicu terjadinya peradangan sehingga berisiko menimbulkan penyakit jantung. Dilansir dalam laman Web MD, Samuel Dagogo-Jack, MD, presiden dari American Diabetes Associattion mengatakan, lemak viseral yang membuat perut buncit adalah lemak pengahasil racun tubuh yang bekerja aktif, bukan hanya disimpan.

Di antara lemak-lemak viseral terdapat komponen kimiawi yang disebut dengan sitokin. Sitokin ini adalah zat yang meningkatkan risiko orang mengalami penyakit jantung. Selain itu, tingginya lemak viseral juga berkaitan dengan tingginya kolesterol LDL (lemak jahat) di dalam tubuh.

Kolesterol LDL yang terlalu berlebihan dapat meningkatkan risiko terbentuknya plak di pembuluh darah. Plak ini bisa menyumbat aliran darah di pembuluh darah jantung sehingga menimbulkan gangguan pada jantung bahkan serangan jantung. Selain itu, kolesterol LDL yang juga bisa menyumbat bagian pembuluh darah di otak, sehingga dapat menimbulkan stroke.

baca juga

2. Diabetes tipe 2

Perut buncit akibat tumpukan lemak viseral dapat menggangu kerja insulin dan akhirnya risiko diabetes tipe 2. Hal ini bisa saja terjadi meskipun Anda tidak memiliki riwayat keluarga yang diabetes melitus.

Dilansir dari laman Healthline, tumpukan lemak viseral menghasilkan retinol-binding protein yang dapat meningkatkan resistensi insulin. Sehingga, orang yang buncit memiliki risiko mengalami diabetes melitus yang lebih tinggi.

3. Tekanan darah tinggi

Lemak viseral juga dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat. Dilansir dalam American College of Cardiology, para peneliti menemukan bahwa keberadaan lemak viseral meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi lebih besar 22% dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki lemak viseral atau tidak memiliki perut buncit.

Dalam laman American Heart Association dijelaskan bahwa lemak viseral ini dapat meningkatkan tekanan darah dengan memengaruhi kondisi ginjal. Lemak viseral adalah lemak yang berada di sekitar organ-organ dalam di rongga perut, termasuk di sekitar ginjal dan kelenjar adrenal.

Kedua komponen ini adalah organ penting yang mengatur tekanan darah. Sehingga penekanan dari lemak viseral di sekitar ginjal dan kelenjar adrenal dapat memengaruhi peningkatan tekanan darah.

4. Kanker

Di antara tumpukan-tumpukan lemak viseral akan dihasilkan senyawa bernama sitokin. Sitokin ini akan menimbulkan peradangan di dalam tubuh. Peradangan ini yang memicu berubahnya sel sehat menjadi sel kanker.

Jenis kanker yang paling sering terjadi akibat perut buncit adalah kanker payudara dan kolorektal. Dilansir dalam laman Medical News Today, para peneliti menemukan bahwa lemak viseral juga menghasilkan zat yang bernama fibroblast growth factor-2 (FG2) lebih banyak dibandingkan dengan lemak subkutan.

Keberadaan FG2 yang banyak ini akan mendorong sel-sel tubuh yang masih normal berubah menjadi sel kanker. Oleh karena itu, lemak viseral si pembuat perut buncit ini dianggap jenis lemak yang paling berbahaya.

Pastinya Anda tidak ingin penyakit-penyakit berbahaya itu menghampiri Anda karena perut buncit, bukan? Oleh karena itu, mulailah dari hal sederhana saja seperti memilih camilan yang sehat.

Nah, salah satu camilan yang bukan hanya sehat tetapi juga enak dan mudah didapatkan adalah kacang kedelai.

Bukan hanya sebagai sumber protein nabati yang dibutuhkan tubuh, kandungan serat kacang kedelai juga cukup tinggi . Dalam data komposisi pangan dari Kementrian Kesehatan RI, 100 gram kacang kedelai mengandung 2.9 gram serat. Kandungan serat inilah yang diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan saluran pencernan dan juga menjaga berat badan.

Ditambah lagi, kacang kedelai memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga bisa membantu mengontrol rasa lapar Anda.

Nah, oleh karena itu, menjadikan kacang kedelai sebagai camilan sehari-hari tentunya akan membuat Anda hidup sehat tanpa perlu berurusan dengan perut buncit lagi. Penyakit pun akan pergi menjauh dari tubuh Anda. Jadi banyak manfaatnya untuk kesehatan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Ini Sempat Girang Umumkan Kehamilan, Ternyata Ada Tumor di Perut

Perempuan Ini Sempat Girang Umumkan Kehamilan, Ternyata Ada Tumor di Perut

Health | Kamis, 28 Maret 2019 | 13:30 WIB

Selalu Main Ponsel Sebelum Tidur, Ibu Ini Tiba-tiba Ditemukan Meninggal

Selalu Main Ponsel Sebelum Tidur, Ibu Ini Tiba-tiba Ditemukan Meninggal

Health | Sabtu, 23 Maret 2019 | 19:15 WIB

Perut Buncit Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Ginjal Lho

Perut Buncit Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Ginjal Lho

Lifestyle | Rabu, 13 Maret 2019 | 14:19 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×