Depresi Pasca-melahirkan, Ibu Ini Dihantui 10 Kali Ketakutan Anaknya Mati

Rabu, 10 April 2019 | 13:08 WIB
Depresi Pasca-melahirkan, Ibu Ini Dihantui 10 Kali Ketakutan Anaknya Mati
Ilustrasi perempuan depresi (Shutterstock)

"Saya tidak tahu harus berkata apa untuk membuka percakapan dengan profesional kesehatan. Pada hari berikutnya dia datang ke rumah saya, itu adalah salah satu hari terburuk dalam perjalanan keibuan saya," ungkap dia. 

Hannah duduk dan mengakui segalanya, sambil berteriak dan menangis ketakutan. Dia merasa bahwa Finley akan meninggal berulang kali. Profesional kesehatan terus berusaha meyakinkannya bahwa anak laki-lakinya sehat yang baik-baik saja. 

"Dia memberi saya banyak nasihat, termasuk menemui dokter umum untuk pengobatan dan terapi perilaku kognitif (CBT). Saya bersikukuh bahwa saya tidak menginginkan obat, walaupun melihat ke belakang dengan kepala yang jernih, saya pikir itu akan membantu," ujar dia.

Dengan menggunakan teknik CBT dan mulai terbuka dengan kondisinya, Hannah akhirnya mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-temannya. Dia mulai bisa mengendalikan rasa takutnya. Itu sebabnya mengapa para profesional kesehatan mental terys berbicara untuk memberikan dan mendapatkan dukungan untuk ibu baru.

"Jika gejala Anda mengganggu kehidupan sehari-hari Anda atau selama lebih dari beberapa minggu, penting untuk mencari bantuan sesegera mungkin," kata Rachel Boyd, Kepala Konten Informasi di Mind. 

Berbicaralah dengan dokter, teman atau anggota keluarga Anda sehingga Anda tidak sendirian dan bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang tepat.

Dokter mungkin dapat menyarankan komunitas atau kelompok pendukung untuk ibu baru sehingga Anda dapat mendiskusikan perasaan Anda dengan orang lain. Mereka mungkin juga menawarkan Anda konseling, atau dalam beberapa kasus, pengobatan. 

Teknik perawatan diri dan perubahan gaya hidup secara umum juga dapat membantu mengelola gejala dari banyak masalah kesehatan mental. Berolahraga, keluar rumah, diet sehat, dan tidur nyenyak semuanya terbukti bermanfaat dalam mengatasi kecemasan. 

"Ini juga bisa sangat membantu untuk membuat teman dan keluarga tahu bagaimana perasaan Anda, dan menerima tawaran bantuan apa pun," tutup Rachel.

Baca Juga: Jamin Rahasiakan Identitas, RSUD Ini Tampung Caleg Depresi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI