Dugaan Eksploitasi Anak dalam Program Garuda Select di Super Soccer TV

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Kamis, 11 April 2019 | 10:00 WIB
Dugaan Eksploitasi Anak dalam Program Garuda Select di Super Soccer TV
KPAI duga ada eksplotasi anak di program Garuda Select di Super Soccer TV. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Dugaan Eksploitasi Anak dalam Program Garuda Select di Super Soccer TV

Dugaan eksploitasi anak kembali terjadi di dunia olahraga. Bila sebelumnya ada dugaan eksploitasi dalam gelaran audisi Badminton Djarum, kali ini dugaan ekploitasi datang lewat program bertajuk Garuda Select yang bekerjasama dengan Super Soccer TV.

KPAI dan Koalisi Nasional Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau menduga program seleksi tersebut ditumpangi agenda komersialisasi yang berujung pada eksploitasi anak oleh industri rokok.

Bahkan KPAI juga mengutip keterangan pers yang dikeluarkan oleh Super Soccer TV Business Development Director, di mana secara gamblang program Garuda Select merupakan 'peluang bisnis yang diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan yang terus berkembang bagi kedua pihak'.

Hal tersebut sontak membuat jajaran komisioner KPAI dan komunitas akar rumput masyarakat merasa gamang. Di satu sisi, program tersebut dianggap baik karena menampung bakat anak tetapi di sisi lain ada dugaan eksploitasi industri rokok.

"Padahal kami sedang gencar menyuarakan program nol rokok bagi anak," kata salah satu komisioner KPAI, Siti Hikmawati di Gedung KPAI, Jakarta, Rabu, (10/4/2019).

Program Garuda Select sendiri diikuti oleh 24 pemain bola pilihan yang berusia di bawah 17 tahun.

Sementara Super Soccer TV merupakan platform streaming sepakbola yang dibentuk Super Soccer, yang diduga kuat berafilisasi dengan perusahaan rokok Djarum.

KPAI duga ada eksplotasi anak di program Garuda Select di Super Soccer TV. (Suara.com/Risna Halidi)
KPAI duga ada eksplotasi anak di program Garuda Select di Super Soccer TV. (Suara.com/Risna Halidi)

Para pemain yang telah terpilih berkesempatan mendapatkan pelatihan sepakbola di Inggris dengan standar latihan negara Eropa selama enam bulan penuh.

baca juga

Selama itu juga, aktivitas anak-anak terpilih tersebut akan disiarkan secara eksklusif oleh Super Soccer TV.

"Super Soccer TV dalam menyiarkan siaran latih tanding anak-anak kita usia 16 dan 17 tahun yang ke Inggris, ditayangkan secara ekslusif 24 jam di media penyiaran, hal tersebut berpontesi merugikan hak anak," kata perwakilan Koalisi Nasional Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau, Elfansuri.

Padahal secara khusus telah diatur melalui pasal 36 PP 109/2012 melarang tampilan logo dan produk rokok pada semua agenda olahraga, musik dan lain-lain termasuk juga citra produk rokok pada setiap kegiatan lembaga atau perorangan.

Menurut Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tercatat jumlah perokok pemula (usia 10 sampai 18 tahun) telah meningkat secara signifikan dari 7,2 persen pada 2013 menjadi 9,1 persen pada 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JusticeForAudrey Heboh, KPAI Berharap Kasus Ini Bisa Ubah Perilaku Publik

JusticeForAudrey Heboh, KPAI Berharap Kasus Ini Bisa Ubah Perilaku Publik

Lifestyle | Rabu, 10 April 2019 | 19:00 WIB

Tanggapi Tagar #JusticeforAudrey, Ini Tiga Sikap KPAI

Tanggapi Tagar #JusticeforAudrey, Ini Tiga Sikap KPAI

Health | Rabu, 10 April 2019 | 16:13 WIB

KPAI Prihatin Siswi SMP Dikeroyok 12 Pelajar SMA karena Asmara

KPAI Prihatin Siswi SMP Dikeroyok 12 Pelajar SMA karena Asmara

News | Selasa, 09 April 2019 | 18:47 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×