Kelahiran Prematur Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal Kronis pada Anak?

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Senin, 06 Mei 2019 | 18:20 WIB
Kelahiran Prematur Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal Kronis pada Anak?
Ilustrasikelahiran prematur bisa tingkatkan risiko penyakit ginjal pada Anak. (Shutterstock)

Suara.com - Kelahiran Prematur Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal Kronis pada Anak?

Sebuah penelitian mengungkap, kelahiran prematur merupakan faktor risiko yang kuat untuk pengembangan penyakit ginjal kronis dari masa kanak-kanak hingga pertengahan dewasa.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of The BMJ mengklaim bahwa kelahiran prematur (sebelum 37 minggu kehamilan) dapat mengganggu perkembangan dan kematangan ginjal selama kehamilan pada tahap akhir.

Hal ini membuat ginjal menghasilkan lebih sedikit pembentukan nefron (filter yang menghilangkan limbah dan racun dari tubuh). Angka nefron yang lebih rendah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan penyakit ginjal progresif di kemudian hari.

Tetapi risiko jangka panjang untuk orang dewasa yang lahir prematur masih belum jelas. Dengan menggunakan catatan kelahiran nasional, tim peneliti menganalisis data untuk lebih dari 4 juta kelahiran hidup tunggal di Swedia selama 1973-2014.

Kasus penyakit ginjal kronis kemudian diidentifikasi dari rumah sakit nasional dan catatan klinik hingga 2015 pada peserta dengan usia maksimum 43 tahun.

Secara keseluruhan, 4.305 peserta yang memiliki diagnosis penyakit ginjal kronis, menghasilkan tingkat kejadian keseluruhan 4,95 per 100.000 orang pertahun di semua usia, yakni 0-43 tahun.

Setelah memperhitungkan faktor-faktor lain, mereka menemukan bahwa kelahiran prematur kurang dari 37 minggu, dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit ginjal kronis hampir dua kali lipat hingga pertengahan dewasa (9,24 per 100.000 orang-tahun).

Sementara kelahiran prematur kurang dari 28 minggu dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit ginjal kronis tiga kali lipat hingga pertengahan dewasa (13,33 per 100.000 orang-tahun).

baca juga

Risiko yang sedikit meningkat (5,9 per 100.000 orang-tahun) terlihat bahkan di antara mereka yang lahir pada masa awal (37-38 minggu). Hubungan antara kelahiran prematur dan penyakit ginjal kronis adalah yang terkuat hingga usia 9 tahun, kemudian melemah tetapi tetap meningkat pada usia 10-19 tahun dan 20-43 tahun dilansir dari TheHealthSite. 

Asosiasi ini mempengaruhi laki-laki dan perempuan dan tampaknya tidak terkait dengan faktor genetik atau lingkungan bersama dalam keluarga. Ini adalah penelitian observasional, dan karena itu, tidak dapat menetapkan penyebabnya.

Para peneliti juga mengakui beberapa keterbatasan, seperti kurangnya data klinis yang terperinci untuk memvalidasi diagnosis penyakit ginjal kronis dan potensi kesalahan klasifikasi pemyakit ginjal kronis, terutama setelah masa kanak-kanak.

Namun, ukuran sampel yang besar dan tindak lanjut jangka panjang mendorong para peneliti untuk menyimpulkan bahwa kelahiran prematur anak adalah faktor risiko yang kuat untuk pengembangan penyakit ginjal kronis dari masa kanak-kanak hingga pertengahan dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Anak Rapikan Mainan Sendiri, Ini Enam Tips dari Montessori

Dorong Anak Rapikan Mainan Sendiri, Ini Enam Tips dari Montessori

Health | Minggu, 05 Mei 2019 | 21:30 WIB

Ini Tindakan Kemen PPPA pada Kasus Perilaku Seks Menyimpang Anak di Garut

Ini Tindakan Kemen PPPA pada Kasus Perilaku Seks Menyimpang Anak di Garut

Lifestyle | Senin, 29 April 2019 | 14:10 WIB

Perpustakaan Ditutup, Anak Lakukan Vandalisme Saat Orang Tua Sibuk Main HP

Perpustakaan Ditutup, Anak Lakukan Vandalisme Saat Orang Tua Sibuk Main HP

Health | Rabu, 10 April 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

×