Dorong Anak Rapikan Mainan Sendiri, Ini Enam Tips dari Montessori

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Minggu, 05 Mei 2019 | 21:30 WIB
Dorong Anak Rapikan Mainan Sendiri, Ini Enam Tips dari Montessori
Ilustrasi ajarkan merapikan mainannya sendiri usai bermain. (Shutterstock)

Suara.com - Dorong Anak Rapikan Mainan Sendiri, Ini Enam Tips dari Montessori.

Ada beberapa hal yang dilakukan di kelas Montessori untuk mendorong anak-anak menyimpan barang-barang mereka ketika mereka selesai menggunakannya.

Kebiasaan positif ini tentu membuat mereka terhindar dari omelan orang tuanya. Bahkan, kita sebagai orang tua juga tidak akan merasa frustrasi saat meminta seorang anak untuk merapikan barang-barangnya berulang kali.

Jika Anda ingin membangun kebiasaan tersebut pada anak Anda, cobalah enam cara pola asuh Montessori ini untuk mendorong anak Anda menyimpan dan merapikan barang ataupun mainan mereka dilansir Mother.

1. Buat tempat untuk semuanya

Walaupun sepertinya akan lebih mudah bagi anak-anak untuk menyimpan mainan mereka dalam satu tempat besar, namun perlu Anda ketahui jika anak-anak memiliki rasa keteraturan yang kuat.

Karena itu, banyak anak mendapatkan kepuasan luar biasa ketika mereka mengembalikan sesuatu ke tempat yang tepat. Mereka lebih cenderung merapikan mainan mereka jika setiap mainan memiliki tempat yang telah ditentukan di mana tempatnya.

2. Jadi contoh untuk anak yang lebih muda

Dengan bayi dan balita yang masih sangat muda, cara terbaik untuk mendorong mereka merapikan mainan adalah dengan mencontohkanmya. Jadikan itu bagian dari proses yang Anda selesaikan bersama.

baca juga

Bayi Anda akan memperhatikan Anda, dan mereka kemungkinan akan bergabung. Jika tidak, berikan waktu. Mereka jauh lebih mungkin untuk membantu jika tugas tersebut Anda selesaikan bersama daripada jika Anda menyuruh mereka melakukannya.

3. Sampaikan harapan

Sampaikan harapan apa yang Anda miliki untuk anak Anda mengenai kebiasaan mereka merapikan mainan dan buat secara eksplisit. Apakah Anda ingin mereka hanya menggunakan satu mainan pada satu waktu dan kemudian menyimpannya atau apakah Anda baik-baik saja jika mereka mencampur semua mainan sekali bermain.

Apakah mereka diizinkan untuk meninggalkan proyek besar, seperti pembuatan Lego yang sedang berlangsung, dalam semalam atau apakah semuanya disingkirkan pada akhir hari.

Jika Anda memiliki lebih dari satu anak, siapa yang merapikan jika mereka bermain boneka bersama, tetapi hanya satu anak yang bergerak untuk membereskan, sementara yang lain terus bermain. Apa yang harus Anda lakukan?

Aturan yang Anda pilih kurang penting daripada konsistensi yang Anda terapkan. Pilih beberapa aturan yang penting bagi Anda, bagikan kepada anak-anak Anda, dan sering mengingatkan mereka sampai mereka menginternalisasi harapan baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Tindakan Kemen PPPA pada Kasus Perilaku Seks Menyimpang Anak di Garut

Ini Tindakan Kemen PPPA pada Kasus Perilaku Seks Menyimpang Anak di Garut

Lifestyle | Senin, 29 April 2019 | 14:10 WIB

Fans Iron Man, Billy Davidson Pernah Khilaf Beli Action Figure Rp 60 Juta

Fans Iron Man, Billy Davidson Pernah Khilaf Beli Action Figure Rp 60 Juta

Lifestyle | Selasa, 23 April 2019 | 15:03 WIB

Penting, Begini Cara Mengajarkan Anak Menerima Kekalahan

Penting, Begini Cara Mengajarkan Anak Menerima Kekalahan

Health | Jum'at, 19 April 2019 | 17:32 WIB

Terkini

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:33 WIB

Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar

Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB

Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB

Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit

Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 13:29 WIB

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja

Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:22 WIB

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:20 WIB

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak

Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

×