Manfaat Rutin Bercinta, Bisa Bantu Atasi Penyakit Batu Ginjal!

M. Reza Sulaiman, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 09 Mei 2019 | 03:05 WIB
Manfaat Rutin Bercinta, Bisa Bantu Atasi Penyakit Batu Ginjal!
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Suara.com - Manfaat Rutin Bercinta, Bisa Bantu Atasi Penyakit Batu Ginjal!

Siapa sangka manfaat rutin bercinta tidak hanya berhubungan dengan kepuasan. Studi terbaru menyebut rutin bercinta juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal, wow!

Dilansir Himedik dari Bustle, National Kidney Foundation menyebut sekitar 1 dari 10 orang di Amerika diketahui menderita batu ginjal. Dalam setahun, setengah juta orang bergilir masuk ke rumah sakit karena masalah batu ginjal.

Perlu diketahui, batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk dari zat di air kencing di dalam ginjal. Kondisi ini tentu cukup menyakitkan bagi penderitanya.

Biasanya penderita batu ginjal akan diminta minum banyak air putih dan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit.

Namun, dalam kasus yang lebih buruk, seperti batu ginjal sudah berada di saluran kandung kemih, maka penderita harus menjalani tindakan operasi.

Sementara itu, para peneliti dalam studi baru telah menemukan obat yang bisa dibilang cukup ampuh mengatasi batu ginjal secara alami. Salah satunya dengan bercinta.

Dalam studi yang dilakukan oleh peneliti dari Klinik Pelatihan dan Rumah Sakit Penelitian Ankara di Turki, ditemukan bahwa bercinta sebanyak 3-4 kali seminggu dapat membantu meluruhkan batu ginjal.

Studi ini sudah dibuktikan melalui penelitian terhadap 75 peserta dengan masalah batu ginjal dan dibagi menjadi 3 kelompok, antara lain:

baca juga

1. Penderita batu ginjal diminta berhubungan seksual sebanyak 3-4 kali seminggu.

2. Penderita batu ginjal diberi tamsulosin, obat yang digunakan untuk mengendurkan otot-otot prostat dan kandung kemih agar lebih mudah buang air kecil.

3. Penderita batu ginjal menjalani perawatan medis untuk mengatasi penyakitnya.

Gaya bercinta air terjun untuk penetrasi yang lebih dalam. (Shutterstock)
Rutin bercinta atasi masalah batu ginjal. (Shutterstock)

Setelah 2 minggu, hasil penelitian menunjukkan bahwa 26 dari 31 orang dari kelompok pertama berhasil mengatasi masalah batu ginjal mereka dengan rutin bercinta.

Sedangkan, pada kelompok kedua hanya ada 10 dari 21 orang yang berhasil mangatasi masalah batu ginjalnya dengan mengonsumsi obat tamsulosin.

Selanjutnya, kelompok ketiga hanya ada 8 dari 23 orang yang sembuh dari batu ginjal karena perawatan medis.

Berdasarkan data tersebut, artinya berhubungan seksual termasuk cara alami yang paling ampuh untuk menangani masalah batu ginjal.

Nah, karena itu bagi Anda yang memiliki masalah batu ginjal, coba atasi dengan bercinta rutin 3-4 kali dalam seminggu ya!

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Ini 5 Makanan dan Minuman yang Bisa Rusak Ginjal

Waspada! Ini 5 Makanan dan Minuman yang Bisa Rusak Ginjal

Health | Rabu, 08 Mei 2019 | 07:25 WIB

Dikira Alami Batu Ginjal, Wanita Ini Ternyata Hamil dan Akan Melahirkan

Dikira Alami Batu Ginjal, Wanita Ini Ternyata Hamil dan Akan Melahirkan

Health | Senin, 06 Mei 2019 | 19:44 WIB

Meski Segar Maksimal, Ini Dampak Buruk Es Teh Jika Dikonsumsi Berlebihan

Meski Segar Maksimal, Ini Dampak Buruk Es Teh Jika Dikonsumsi Berlebihan

Health | Jum'at, 03 Mei 2019 | 08:18 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB