Walau Enak dan Nikmat, 9 Makanan Ini Berisiko Turunkan Daya Ingat

Vika Widiastuti, Rosiana Chozanah

Kamis, 16 Mei 2019 | 19:05 WIB
Walau Enak dan Nikmat, 9 Makanan Ini Berisiko Turunkan Daya Ingat
Ilustrasi memori. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi menemukan, lemak trans dapat merusak memori dan juga meningkatkan kadar kolesterol Anda.
Dalam penelitian ini, pria lebih muda yang mengonsumsi lemak trans dalam kadar tinggi memiliki kinerja yang lebih buruk dalam tes memori.

Hasil studi ini menunjukkan, remaja lelaki yang mengonsumsi 16 gram lemak trans dalam pola makan harian mereka bisa mengingat 12 kata atau lebih dengan benar. Sedangkan remaja yang mengonsumsi 28 gram lemak trans setiap hari hanya bisa mengingat sekitar 12 kata atau kurang.

Sebuah penelitian serupa juga menunjukkan, wanita yang mengonsumsi lemak jenuh dari makanan seperti mentega dan daging merah memiliki kinerja yang buruk dalam tes memori dan berpikir.

Lemak tidak sehat seperti lemak jenuh dan lemak trans meningkatkan kolesterol LDL dan mempercepat pembentukan plak beta-amiloid di otak. Cluster protein lengket ini akan menumpuk dan membentuk plak yang bisa menyebabkan penyakit Alzheimer.

Lemak ini juga memperlambat produksi asam lemak omega -3 dalam tubuh, yang sebenarnya memainkan peran penting dalam fungsi otak.

Lalu makanan apa saja yang bisa menyebabkan penurunan daya ingat? Berikut daftarnya yang dilansir dari Boldsky.com.

1. Kue, pie dan kue kering

Kue, pie, dan kue kering, yang  frosting, shortening (mentega putih), dan margarin, penuh lemak trans.

Penelitian telah menunjukkan peningkatan asupan lemak trans meningkatkan risiko penyakit Alzheimer, penurunan kognitif, memori yang buruk, dan volume otak yang rendah.

Jadi, lebih baik Anda membuat kue sendiri daripada membelinya.

Ilustrasi mengonsumsi makanan manis, camilan, cookies. (Shutterstock)
Ilustrasi makan kue. (Shutterstock)

2. Popcorn

Popcorn beraroma mentega atau popcorn normal mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi.

Sekitar 28 gram popcorn rasa mentega mengandung 2,5 gram lemak jenuh, sementara 32 gram popcorn rasa karamel mengandung 1,5 gram lemak jenuh.

Popcorn sendiri juga mengandung diacetyl, bahan kimia yang meningkatkan plak amiloid di otak yang telah dikaitkan dengan penyakit Alzheimer.

3. Kentang goreng

Dalam 100 gram kentang goreng mengandung 0,1 gram lemak trans dan 2,3 gram lemak jenuh. Jadi, peningkatan konsumsi kentang goreng menyebabkan penyakit Alzheimer dan penurunan fungsi kognitif.

4. Pizza
Pizza, terutama yang mengandung banyak pepperoni, sosis, bacon atau daging sapi, mengandung lemak trans dan lemak jenuh.

Dalam 100 gram pizza mengandung 0,2 gram lemak trans dan 4,5 gram lemak jenuh.

Menurut American Heart Association, daging dan produk susu memiliki sejumlah kecil lemak trans yang terjadi secara alami.

Ilustrasi pizza dengan keju terbanyak di dunia. (Pixabay)
Ilustrasi pizza dengan keju terbanyak di dunia. (Pixabay)

5. Minuman manis

Asupan tinggi minuman manis seperti minuman olahraga, jus buah, minuman energi, dan soda memiliki dampak negatif pada otak dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Juga, kadar gula yang tinggi dalam darah meningkatkan risiko demensia, walaupun orang tersebut tidak menderita diabetes.

6. Karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan memiliki indeks glikemik tinggi (GI) yang berarti tubuh Anda mencernanya dengan cepat. Tetapi hal ini akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin.

Sebuah studi penelitian telah menunjukkan makan tunggal dengan indeks glikemik tinggi dapat merusak memori pada orang dewasa dan anak-anak.

7. Alkohol

Minum alkohol secara berlebihan akan menghasilkan pengurangan volume otak dan mengganggu neurotransmitter.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam The BMJ, konsumsi alkohol disebutkan sebagai minuman yang akan merusak otak dalam 6 hingga 9 per minggu, yang juga termasuk atrofi hippocampal.

8. Daging olahan
Daging olahan, yang termasuk kalkun asap, bacon, sosis, dll, mengandung nitrosamin, yang menyebabkan hati menghasilkan lemak yang berbahaya bagi otak.

Sebuah studi menunjukkan, daging olahan berkitan dengan dengan nilai yang lebih rendah dalam memori dan pembelajaran.

Sosis (Shutterstock)
Sosis (Shutterstock)

9. Keju olahan
Keju olahan seperti batang mozzarella, keju Amerika, dan lain-lain bisa menyebabkan penumpukan protein amiloid di otak yang telah dikaitkan dengan penyakit Alzheimer.

American Heart Association (AHA) menyarankan, lebih baik mengonsumsi lemak trans sehari-hari kurang dari 1 persen dari total asupan kalori kita.

AHA juga merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung minyak sayur terhidrogenasi parsial dan sebaliknya, mereka merekomendasikan daging tanpa lemak, yang mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan lemak trans.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan

5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

HP Murah Infinix Hot 70 Siap ke Indonesia: Usung Memori Lega 256 GB, Bodi Unik

HP Murah Infinix Hot 70 Siap ke Indonesia: Usung Memori Lega 256 GB, Bodi Unik

Tekno | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:21 WIB

4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya

4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya

Tekno | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:20 WIB

Terpopuler: 5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Pemilk The Economist yang Kritik Prabowo

Terpopuler: 5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Pemilk The Economist yang Kritik Prabowo

Tekno | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:30 WIB

5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Simpan Foto dan Video HD Tanpa Hambatan

5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Simpan Foto dan Video HD Tanpa Hambatan

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:30 WIB

HP Lemot? Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal Penuh Tanpa Hapus Data Penting

HP Lemot? Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal Penuh Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:40 WIB

Biwin Pamer SSD PCIe Gen5 Super Kencang di COMPUTEX 2026, Kecepatan Tembus 14.000 MB/s

Biwin Pamer SSD PCIe Gen5 Super Kencang di COMPUTEX 2026, Kecepatan Tembus 14.000 MB/s

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:22 WIB

6 Pilihan HP Oppo RAM 12 GB Memori 256 GB untuk Multitasking Tanpa Batas

6 Pilihan HP Oppo RAM 12 GB Memori 256 GB untuk Multitasking Tanpa Batas

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:31 WIB

5 HP Kamera Jernih di Bawah Rp2 Juta, Hasil Foto Fokus dan Memori Besar

5 HP Kamera Jernih di Bawah Rp2 Juta, Hasil Foto Fokus dan Memori Besar

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:32 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB