Tasya Kamila Hanya Alami Pembukaan hingga 1 Sentimeter, Apa Penyebabnya?

Vika Widiastuti, Rosiana Chozanah

Sabtu, 18 Mei 2019 | 14:00 WIB
Tasya Kamila Hanya Alami Pembukaan hingga 1 Sentimeter, Apa Penyebabnya?
Tasya Kamila dan suami, Randi Bachtiar memberi keterangan pers terkait persalinan anak pertamanya di RS Brawijaya, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019). [Suci Febriastuti/Suara.com]

Suara.com - Penyanyi sekaligus aktris cantik Tasya Kamila baru beberapa hari yang lalu, tepatnya pada Senin (13/5/2019), melahirkan bayi laki-laki yang dinamai Arrasya Wardhana Bachtiar.

Melalui unggahan di Instagram-nya, @tasyakamila, ia menceritakan proses persiapan sebelum persalinannya.

Istri dari Randi Bachtiar ini mengaku dirinya tidak merasakan kontraksi padahal usia kandungannya sudah 39 minggu. Sedangkan taksiran berat badan bayinya juga sudah cukup besar, yaitu 3,6 kilogram.

"Kehamilanku sudah matang, bayi pun keadaannya sdh masuk panggul siap lahir. Dokter menyarankan aku utk minum obat pelunak rahim utk memicu kontraksi, tp setelah 4x minum belum juga muncul kontraksi," tulis Tasya pada unggahannya, Sabtu (18/5/2019).

Kemudian dokter menyarankan Tasya untuk melakukan induksi pervaginal untuk memicu kontraksi. Setelah melakukan berbagai cara hingga berulang kali lakukan induksi, Tasya mengaku hanya mengalami pembukaan hingga 1 sentimeter saja.

"Setelah diberikan induksi, kontraksi mulai berdatangan tuh, mules2 sedap. Tapi pembukaan belum juga muncul."

"Selama diinduksi di RS aku pun ttp usaha dgn power walk, naik turun tangga sampe 5 lantai, dan main gym ball. Induksi diteruskan smp 4x (sampe dosisnya mentok) dan dicek apakah ada pembukaan. Kalau ada pembukaan 4 cm aku lanjut induksi via infus, tapi sayang sekali pembukaan ku mentok di 1 cm."

Dokter pun kembali menyarankan untuk melepas induksi untuk memicu pembukaan secara natural. Namun sayangnya,  walau sudah ditunggu hingga 12 jam, pembukaan Tasya tidak mencapai kemajuan.

Curhatan Tasya Kamila (Instagram/Tasya Kamila)
Curhatan Tasya Kamila (Instagram/Tasya Kamila)

Hingga akhirya dokter memutuskan untuk melahirkan melalui jalur operasi.

baca juga

Melansir Web MD, ada beberapa faktor yang menyebabkan pembukaan tidak kunjung bertambah dan menyebabkan persalinan berjalan lama.

1. Ukuran bayi sangat besar dan tidak bergerak melalui jalan lahir.

2. Bayi dalam posisi abnormal. Biasanya bayi terbalik menghadap ke punggung Ibu.

3. Saluran lahir terlalu kecil untuk dilalui bayi.

4. Kontraksi Ibu sangat lemah.

Sedangkan melansir Americanpregnancy.org, penyebab lamanya persalinan pada fase laten (pembukaan pertama) adalah pengangkatan serviks yang lambat.

Penelitian juga mengaitkan persalinan lama atau kegagalan dalam proses melahirkan ini dengan faktor psikologis. Seperti khawatir, stres atau ketakutan.

Selain itu, obat penghilang rasa sakit tertentu dapat memperlambat atau melemahkan kontraksi. Sehingga menyulitkan pembukaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam

Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Biskuit Marie Regal? Ini Aturan dan Batasan Usianya

Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Biskuit Marie Regal? Ini Aturan dan Batasan Usianya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Semarak Pembukaan Asian Para Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Para Games 2026

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Polisi Tangkap Remaja 17 Tahun Pelaku Pembuang Bayi di RPTRA Palmerah

Polisi Tangkap Remaja 17 Tahun Pelaku Pembuang Bayi di RPTRA Palmerah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:17 WIB

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar, Jangan Cuma Dibilas

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar, Jangan Cuma Dibilas

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:57 WIB

×