Ramadan Jadi Momen Tepat Mengasah Empati Anak

Sabtu, 18 Mei 2019 | 15:00 WIB
Ramadan Jadi Momen Tepat Mengasah Empati Anak
Ilustrasi keluarga, orangtua dan anak perempuannya. (Shutterstock)

Suara.com - Ramadan Jadi Momen Tepat Mengasah Empati Anak

Bulan suci Ramadan menjadi momen yang tepat untuk mengasah kebesaran hati si Kecil melalui rasa empati dan rasa pedulinya. Apalagi perkembangan otak, emosi dan intelektual anak berkembang pesat di usia satu tahun ke atas. Itu sebabnya penting bagi orangtua untuk mengasah kebesaran hati si Kecil sejak dini agar mereka tumbuh menjadi anak yang dermawan dan berbesar hati.

Disampaikan Roslina Verauli, M.Psi selaku psikolog, rasa empati dan peduli yang terbentuk akan mendorong daya pikir anak untuk melakukan aksi hebat sesuai nurani mereka. Kebesaran hati dapat dihubungkan dengan rasa empati yang merupakan awal bagi si Kecil untuk dapat membangun rasa pedulinya.

Anak lelaki cenderung lebih dekat dengan ibu dan anak perempuan lebih dekat dengan ayah. (Shutterstock)
Ilustrasi anak dan orangtua. (Shutterstock)

"Dengan rasa empati anak mampu merasakan apa yang dirasakan orang Iain, bersimpati, hingga melihat dan berusaha menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang Iain," ujar Vera dalam temu media belum lama ini.

Anak yang mampu mengembangkan rasa empati, kata Vera maka umumnya memiliki perilaku prososial, yaitu keinginan membantu orang ‘lain tanpa pamrih. Hal inilah yang perlu diasah sejak dini agar anak mampu menyikapi sebuah permasalahan serta memberikan solusi yang tepat dan penuh empati.

“Mengasah rasa peduli dapat dilakukan orang tua sejak dini sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak dengan stimulasi yang bervariasi, dimulai pada usia 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-6 tahun, hingga usia 7 tahun ke atas," imbuhnya.

Pada usia 3-4 tahun, misalnya, orangtua bisa mengajak anak untuk membantu atau menolong orang lain, atau saat anak berusia 5-6 tahun, libatkan anak dalam ‘emotional talk' dimana mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan berikan pujian dan penghargaan untuk setiap hal baik yang mereka lakukan.

"Kebaikan dan kebesaran hati tidak dibawa secara genetik. Harus ditumbuhkan sejak kecil. Penelitian pada 10 ribu anak di tahun 2004, menyebutkan aksi hebat yang menggambarkan kebesaran hati anak ditentukan oleh tuntutan situasi yang ada. Jadi orangtua harus melatihnya agar rasa empati itu muncul, bulan ramadan ini merupakan waktu yang tepat untuk mengasah kebesaran hati anak," tandasnya. 

Baca Juga: Raisa Bahagia Jalani Ramadan Perdana Bareng Anak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI