Hindari Paparan Gas Air Mata Saat Kerusuhan, Pakai Pasta Gigi hingga Bawang

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Hindari Paparan Gas Air Mata Saat Kerusuhan, Pakai Pasta Gigi hingga Bawang
Sejumlah demonstran pendukung calon presiden Prabowo Subianto beraksi di depan Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu dini hari (22/5/2019) setelah KPU menetapkan Joko Widodo sebagai peraih suara terbanyak di Pilpres 2019. [Antara/Muhammad Adimaja]

Beberapa hal yang perlu dilakukan ketika sedang berada di area yang terpapar gas air mata.

Suara.com - Aksi demo yang berlangsung di depan gedung Bawaslu RI kemarin malam, Rabu (21/5/2019) berujung bentrokan antara aparat kepolisian dan massa.

Beberapa kali aparat kepolisian memberi peringatan, tetapi pendemo tetap tidak mau membubarkan diri.

Puncak kericuhan pun terjadi ketika aparat kepolisian berusaha menggiring massa untuk membubarkan diri sekitar pukul 00.41 WIB dini hari tadi.

Massa yang tak mau bubar melemparkan petasan dan batu ke arah polisi. Aparat kepolisian pun tak tinggal diam, menembakkan gas air mata untuk melumpuhkan massa.

Gas air mata memang sering digunakan dalam menghadapi peperangan maupun mengontrol kerusuhan.

Petugas menembakan gas air mata saat membubarkan massa yang masih bertahan di depan kantor Bawaslu di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (21/5). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Petugas menembakan gas air mata saat membubarkan massa yang masih bertahan di depan kantor Bawaslu di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (21/5). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Paparan dari gas air mata ini membuat seseorang akan kesulitan bernapas, mata gatal, gangguan penglihatan, ingusan, air liur hingga ruam atau luka bakar pada kulit.

Efek samping dari gas air mata ini akan hilang jika seseorang keluar dari area tersebut dan segera membilas mata.

Tetapi, ada pula trik khusus untuk meminimalisir efek samping dari paparan gas air mata.

Melansir dari primalsurvivor.net, ada 4 cara khusus guna mengurangi efek samping dari paparan gas air mata. Mulai dari menggunakan pasta gigi hingga irisan bawang.

Massa melakukan perlawanan ke arah petugas di depan kantor Bawaslu di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (21/5). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Massa melakukan perlawanan ke arah petugas di depan kantor Bawaslu di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (21/5). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

1. Pasta gigi

Oleskan secukupnya pasta gigi di kedua bagian bawah mata ketika berada di area yang terpapar gas air mata.

2. Air perasan lemon

Gunakan kain penutup mulut dan hidung yang sudah dicelupkan ke air perasan lemon.

3. Cuka sari apel

Gunakan kain penutup mulut dan hidung yang sudah dicelupkan ke cuka sari apel.

4. Bawang.

Hirup bawang yang sudah dipotong ketika terpapar gas air mata.

Cara terakhir yang menggunakan irisan bawang dipercaya mampu mengurangi efek samping paparan gas air mata. Karena irisan bawang dipercaya mampu membantu mengeluarkan bahan kimia lebih cepat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS