Peringati Hari Preeklampsia Sedunia, Yuk Bun Lakukan 5 Tes Ini

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Kamis, 23 Mei 2019 | 10:53 WIB
Peringati Hari Preeklampsia Sedunia, Yuk Bun Lakukan 5 Tes Ini
Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Peringati Hari Preeklampsia Sedunia, Yuk Bun Lakukan 5 Tes Ini.

Tanggal 22 Mei setiap tahunnya, diperingati sebagai Hari Preeklampsia Sedunia. Ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang preeklampsia dan tanda-tanda bahaya untuk menghindari komplikasi kehamilan yang mengancam jiwa ini.  

Preeklampsia adalah suatu kondisi yang meliputi tekanan darah tinggi yang tiba-tiba dan pembengkakan selama kehamilan. Pembengkakan pada dasarnya terlihat di wajah, tangan, dan kaki.  

Kondisi ini ditandai oleh hipertensi, protein dalam urin, pandangan kabur, sesak napas, muntah, gangguan fungsi hati, penurunan trombosit dalam darah.  Ada berbagai penyebab di balik preeklampsia yang melibatkan kerusakan pada pembuluh darah, aliran darah ke uterus yang tidak mencukupi, masalah sistem kekebalan tubuh, dan faktor genetik.  

Untuk perawatannya, ibu hamil biasanya diresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah, mencegah kejang, dan untuk meningkatkan fungsi trombosit dan hati.  

Bagimana dokter bisa mengetahui jika ibu hamil mengalami kondisi ini? Berikut beberapa tes untuk mendiagnosis preeklampsia pada ibu hamil seperti mengutip Thehealthlife.

Ilustrasi ibu hamil menjalani kehamilan trimester pertama.
Ilustrasi ibu hamil

Tes hipertensi

Seorang ibu hamil dengan tekanan darah di atas 140/90 mm dianggap abnormal pada kehamilan. Ini bisa menjadi salah satu tanda preeklampsia.

Tes deteksi proteininuria

baca juga

Jika protein terdeteksi dalam urin berada dalam jumlah yang tinggi, ibu hamil tersebut mungkin menderita preeklampsia.

Tes darah

Ini dilakukan untuk mengetahui status ginjal dan fungsi hati.

Ultrasonografi (USG) janin

Dokter akan terus memantau perkembangan bayi untuk mengetahui apakah mereka tumbuh secara normal. Pada ibu hamil yang preeklampsia, biasanya hal tersebut akan terlihat pada kondisi bayi mereka ketika melakukan USG.

Tes non-stres

Ini dilakukan untuk memeriksa detak jantung bayi ketika mereka bergerak. Jika detak jantung meningkat 15 detak selama setidaknya 15 detik sebanyak dua kali di setiap 20 menit, itu berarti semuanya normal. Di luar itu, ada masalah terhadap kandungan ibu hamil tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muliakan Ibu Hamil dengan Cara Unik, Aksi Abang Ojol Ini Banjir Pujian

Muliakan Ibu Hamil dengan Cara Unik, Aksi Abang Ojol Ini Banjir Pujian

Otomotif | Rabu, 22 Mei 2019 | 15:25 WIB

Simak, Tips Mudik untuk Ibu Hamil Agar Tetap Sehat

Simak, Tips Mudik untuk Ibu Hamil Agar Tetap Sehat

Health | Senin, 20 Mei 2019 | 17:17 WIB

Ibu Hamil Sering Makan Kacang Lahirkan Anak Cerdas? Ini Kata Peneliti

Ibu Hamil Sering Makan Kacang Lahirkan Anak Cerdas? Ini Kata Peneliti

Health | Minggu, 19 Mei 2019 | 15:30 WIB

Terkini

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

×