Polusi Udara Parah bisa Sebabkan Cacat Lahir

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 30 Mei 2019 | 14:01 WIB
Polusi Udara Parah bisa Sebabkan Cacat Lahir
Ilustrasi: Peneliti menyebut bahwa polusi udara parah bisa menyebabkan cacat lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian baru menemukan, paparan terhadap polusi udara yang parah dapat menyebabkan cacat lahir bahkan kematian selama kehamilan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, sembilan dari 10 orang di seluruh dunia menghirup udara yang mengandung polutan tingkat tinggi, dan satu dari setiap 9 kematian global dapat dikaitkan dengan paparan polusi udara, dengan total lebih dari 7 juta kematian prematur per tahun.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences, menggunakan model tikus hamil betina untuk menunjukkan bukti pasti dari penurunan tingkat kelangsungan hidup janin dan juga mempersingkat tingkat kehamilan yang dapat menghasilkan berat badan yang lebih rendah, di samping kerusakan pada otak, hati, dan organ lain.

Tim peneliti menggunakan tikus hamil betina dan meneliti efek kesehatan yang merugikan dari paparan partikel halus yang terdiri dari amonium sulfat yang biasa ditemukan di banyak lokasi di seluruh dunia.

Selama bulan-bulan musim dingin di India dan Cina, di mana kabut sering terjadi, kadar partikel halus sangat tinggi yaitu beberapa ratus mikrogram per meter kubik, kata para peneliti.

"Orang-orang biasanya percaya bahwa amonium sulfat mungkin tidak terlalu beracun, tetapi hasil kami menunjukkan dampak besar pada tikus hamil betina," kata Renyi Zhang, Profesor di Texas A&M University di AS., seperti dilansir dari Healthsite

"Belum jelas apa yang menyebabkan efek mendalam ini, tetapi kami berspekulasi bahwa ukuran partikel nano atau bahkan keasaman mungkin menjadi biang keladinya," kata Zhang.

Sulfat terutama dihasilkan dari pembakaran batu bara, yang merupakan sumber energi utama bagi sebagian besar dunia di negara maju dan berkembang. Amonium berasal dari amoniak, yang dihasilkan dari emisi pertanian, mobil dan hewan.

"Jadi ini jelas merupakan masalah utama di seluruh dunia," tambah Zhang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Traveling Bebas Polusi, Ini 4 Negara dengan Udara Terbersih di Dunia

Traveling Bebas Polusi, Ini 4 Negara dengan Udara Terbersih di Dunia

Lifestyle | Rabu, 15 Mei 2019 | 14:40 WIB

Pencemaran Udara Dituding Jadi Penyebab Kematian Bocah 9 Tahun

Pencemaran Udara Dituding Jadi Penyebab Kematian Bocah 9 Tahun

Health | Senin, 06 Mei 2019 | 20:20 WIB

Lebih Berbahaya Ketimbang Asap Rokok, Jakarta Kini Darurat Polusi Udara

Lebih Berbahaya Ketimbang Asap Rokok, Jakarta Kini Darurat Polusi Udara

Health | Sabtu, 16 Maret 2019 | 16:39 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×