Mudik Jauh Bikin Nyeri Tulang Belakang? Ini 5 Gerakan untuk Meringankan

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Selasa, 04 Juni 2019 | 17:13 WIB
Mudik Jauh Bikin Nyeri Tulang Belakang? Ini 5 Gerakan untuk Meringankan
Ilustrasi nyeri punggung saat mudik. (Shutterstock)

Suara.com - Mudik Jauh Bikin Nyeri Tulang Belakang? Ini 5 Gerakan untuk Meringankan.

Posisi duduk saat mudik tentu membuat Anda tidak bisa banyak bergerak dan bahkan tidak sedikit yang mengalami tulang belakang bergeser atau berpindah posisi sehingga mengganggu susunan tulang di bawahnya.

Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan spondylolisthesis. Oleh karena posisinya yang tidak tepat, penderita spondylolisthesis kerap mengeluhkan nyeri punggung yang sangat mengganggu. Demi aktivitas yang lebih nyaman, Anda bisa mencoba berbagai gerakan olahraga untuk mengatasi nyeri karena spondylolisthesis, lho.

Berikut serangkaian gerakan olahraga yang akan membantu mengatasi nyeri hebat akibat spondylolisthesis dilansir Hello Sehat :

1. Pelvic tilt

Gerakan latihan ini berfungsi untuk mengatasi nyeri spondylolisthesis, dengan cara menstabilkan tulang belakang bagian bawah yang bermasalah. Anda bisa mengatur tekukan pada pinggang dan tulang belakang sesuai dengan keparahan nyeri yang dirasakan.

Cara melakukannya:

Baringkan tubuh telentang dengan posisi kedua lutut ditekuk dan kaki rata dengan alas.
Mulailah dengan meratakan bagian punggung dengan alas, sembari mengencangkan otot perut bagian bawah dan menarik pusar ke dalam.

Tahan gerakan tersebut selama 10-20 detik, lalu kendurkan kembali otot perut seperti semula. Ulangi hal yang sama sebanyak 10 kali.

2. Harmstring stretch

Selain nyeri di punggung bagian bawah, pengidap spondylolisthesis juga kerap mengeluhkan ketegangan atau kekakuan pada paha bagian belakang. Kondisi tersebut menyebabkan otot di paha bagian belakang tanpa sadar seperti menarik tulang belakang, sehingga menyebabkan rasa nyeri semakin parah.

Gerakan harmstring strech berfokus untuk melemaskan otot-otot paha belakang guna mengatasi nyeri spondylolisthesis.

Cara melakukannya:

Duduk dengan posisi kedua kaki lurus ke depan. Condongkan tubuh perlahan ke depan, dengan posisi tangan lurus sampai berhasil menyentuh jari-jari kaki.

Jika tidak berhasil menyentuh jari kaki, setidaknya Anda bisa merasakan bagian kaki belakang Anda telah meregang (lihat gambar). Tahan gerakan tersebut selama 30 detik, lalu ulangi sebanyak 3 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Bus AKAP untuk Mudik, Sopir Ini Bikin Geger Tetangga

Bawa Bus AKAP untuk Mudik, Sopir Ini Bikin Geger Tetangga

Otomotif | Selasa, 04 Juni 2019 | 16:13 WIB

Mudik Mewah Ala Artis, Ada yang Gunakan Jet Pribadi

Mudik Mewah Ala Artis, Ada yang Gunakan Jet Pribadi

Entertainment | Senin, 03 Juni 2019 | 21:00 WIB

Cegah Stres Saat Mudik, Jadikan Perjalanan Riang dan Menyenangkan

Cegah Stres Saat Mudik, Jadikan Perjalanan Riang dan Menyenangkan

Health | Senin, 03 Juni 2019 | 18:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB