Idul Fitri Tiba, Peneliti Temukan 6 Kunci Terbaik Sampaikan Permintaan Maaf

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 05 Juni 2019 | 15:20 WIB
Idul Fitri Tiba, Peneliti Temukan 6 Kunci Terbaik Sampaikan Permintaan Maaf
Sungkeman atau bermaaf-maafan merupakan salah satu tradisi Lebaran di Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Suasana Idul Fitri masih sangat terasa dan inilah waktu yang pas untuk saling memaafkan. Namun, bagaimana agar permintaan maaf kita diterima?

Peneliti dari Amerika mengklaim telah menemukan kunci dari permintaan maaf yang sempurna. Melansir Independent UK, setidaknya ada enam 'pilar' dalam seni meminta maaf. Namun jika permintaan maaf yang Anda utarakan perlu respon cepat, hanya perlu fokus pada dua hal.

Pada penelitian yang keluar dari Fisher College of Bussiness di Ohio State University ini, para peneliti telah menguji ratusan peserta untuk melihat bagaimana situasi yang sulit dapat dijinakkan di tempat kerja.

Menurut Roy Lewicki, seorang profesor sekaligus penulis utama studi ini, "Permintaan maaf benar-benar berhasil, tetapi Anda harus memastikan bahwa Anda menekan sebanyak mungkin dari enam komponen kunci (permintaan maaf)."

Komponen utama ini adalah ekspresi penyesalan, penjelasan apa yang salah, pengakuan tanggung jawab, deklarasi permintaan maaf, menawarkan perbaikan dan meminta pengampunan.

Tradisi bermaaf-maafan saat Lebaran atau Idul Fitri. [Shutterstock]
Tradisi bermaaf-maafan saat Lebaran atau Idul Fitri. [Shutterstock]

Namun, dari enam komponen itu, ada dua yang paling penting. Pertama adalah soal mengakui sesuatu sebagai kesalahan Anda.

"Temuan kami menunjukkan bahwa komponen yang paling penting adalah pengakuan tanggung jawab. Katakan itu adalah kesalahan Anda, bahwa Anda membuat kesalahan," kata Lewicki.

Lalu, menawarkan perbaikan adalah bagian terpenting kedua.

"Dengan mengatakan 'Saya akan memperbaiki apa yang salah,' Anda berkomitmen untuk mengambil tindakan untuk memperbaiki kerusakan," jelas Lewicki.

Ungkapan penyesalan, penjelasan tentang apa yang salah dan pernyataan pertobatan, semuanya diikat sebagai bagian terpenting ketiga, sementara permintaan pengampunan ada di bagian bawah.

Ilustrasi minta maaf, saling memaafkan. (Shutterstock)
Ilustrasi minta maaf, saling memaafkan. (Shutterstock)

Meski ada enam komponen, Lewicki mengatakan penelitian yang terbit dalam jurnal Negotiation and Conflict Management Research ini masih memiliki keterbatasan.

"Jelas, hal-hal seperti kontak mata dan ekspresi ketulusan yang tepat adalah penting ketika Anda memberikan permintaan maaf secara langsung," katanya.

Jadi, ketika Anda meminta maaf pada orang lain, pastikan Anda benar-benar menyesalinya dengan menunjukkan ekspresi tulus. Selain itu, jelaskan kesalahan Anda dan katakan Anda akan memperbaikinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Lebaran SBY Tanpa Ani Yudhoyono untuk Pertama Kali

Cerita Lebaran SBY Tanpa Ani Yudhoyono untuk Pertama Kali

News | Rabu, 05 Juni 2019 | 14:50 WIB

Prabowo Lebaran dengan Didiet di Cendana

Prabowo Lebaran dengan Didiet di Cendana

News | Rabu, 05 Juni 2019 | 14:33 WIB

Jadi Tradisi Lebaran, Ternyata Ini Hubungan Memaafkan dan Struktur Otak

Jadi Tradisi Lebaran, Ternyata Ini Hubungan Memaafkan dan Struktur Otak

Health | Rabu, 05 Juni 2019 | 14:45 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB