Anak Stunting Berisiko Idap Diabetes Melitus saat Dewasa?

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 13 Juni 2019 | 15:47 WIB
Anak Stunting Berisiko Idap Diabetes Melitus saat Dewasa?
Ilustrasi tinggi badan anak, tubuh pendek atau stunting. ( Shutterstock)

Suara.com - Penelitian yang dilakukan Dr. dr. Laurentia Konadi Mihardja, MS., SpGK, pakar di Bidang Epidemiologi dan Biostatistik, menemukan bahwa prevalensi diabetes melitus telah bergeser dari dewasa ke anak-anak. Jika pada orang dewasa dipicu pola hidup, maka pada anak-anak faktor risiko diabetes melitus, kata dia, dipicu oleh kondisi stunting yang diidap sejak bayi.

"Prevalensi faktor risiko diabetes melitus seperti stunting, kegemukan, prediabetes, dan gaya hidup tidak sehat cukup tinggi pada anak dan remaja," ujar Dr. Laurentia dalam pengukuhannya di Kementerian Kesehatan, Kamis (13/6/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek yang mengukuhkan Laurentia sebagai Profesor Riset, mengatakan bahwa penanganan dan pencegahan stunting itu penting dilakukan sejak dini. Pasalnya stunting tak hanya membuat kecerdasan seorang anak menurun, tapi juga memicu penyakit tidak menular di masa mendatang.

"Stunting menyebabkan kita kerdil, otak kita kerdil, IQ kita kecil, dan kita tidak bisa mencapai prestasi yang baik. Stunting juga terkorelasi dengan penyakit tidak menular di masa usia dewasa. Ada satu siklus yang memang betul kita harus mengatasinya," ujar Menkes Nila.

Pemerintah, kata dia, memiliki program yang masuk dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) untuk menurunkan prevalensi stunting. Data Riset Kesehatan Dasar 2018, kata Menkes, menyebut bahwa angka stunting mencapai 30,8 persen. Ini artinya 3 dari 10 anak Indonesia menderita stunting.

"Kalau tiga anak ini mengalami stunting, maka mereka akan mendapat penyakit tidak menular. Nah ini akan menyebabkan presentase penyakit katastropik juga meningkat. Oleh karena itu, betul program stunting ini harus kita bersama-sama mengatasinya bukan hanya Kemenkes," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gizi di Indonesia Membaik Ditengah Terjangan Gizi Buruk se-Asia Pasifik

Gizi di Indonesia Membaik Ditengah Terjangan Gizi Buruk se-Asia Pasifik

Lifestyle | Selasa, 02 April 2019 | 20:05 WIB

DPR : Stunting Erat Kaitannya dengan Pola Hidup

DPR : Stunting Erat Kaitannya dengan Pola Hidup

DPR | Jum'at, 22 Maret 2019 | 09:38 WIB

Alasan Stunting Jadi Ancaman Bagi Bangsa Indonesia

Alasan Stunting Jadi Ancaman Bagi Bangsa Indonesia

Health | Senin, 18 Maret 2019 | 13:36 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×