Studi: Tak Ada Beda Perawatan Kanker di Rumah Sakit Mahal dengan RS Lainnya

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Selasa, 18 Juni 2019 | 16:33 WIB
Studi: Tak Ada Beda Perawatan Kanker di Rumah Sakit Mahal dengan RS Lainnya
Ilustrasi kanker payudara. (Redorbit.com/Thinkstoc)

Suara.com - Studi: Tak Ada Beda Perawatan Kanker di Rumah Sakit Mahal dengan RS Lainnya.

Sejak lama, sejumlah pusat pengobatan kanker di Amerika diizinkan oleh pemerintah untuk memungut biaya pengobatan yang lebih tinggi daripada rumah sakit kanker lainnya.

Tapi studi baru tentang hal itu menunjukkan bahwa perawatan yang diberikan oleh pusat pengobatan kanker yang lebih mahal itu ternyata tidak banyak bedanya dari rumah sakit kanker yang biasa.

Kantor berita Reuters melaporkan, pemerintah Amerika sejak permulaan tahun 1980-an telah mengizinkan 11 rumah sakit kanker untuk memungut biaya perawatan yang jauh lebih tinggi bagi pasien-pasien yang punya asuransi Medicare dan Medicaid, tanpa harus menjelaskan mengapa ada perbedaan ongkos yang besar itu.

“Tidak banyak perbedaan dalam kualitas perawatan pada 11 pusat kanker itu dibanding perawatan yang diberikan oleh rumah sakit kanker bergengsi lainnya,” seru dr Karl Bilimoria, Direktur bagian bedah pada rumah sakit Northwestern Medicine mengutip VOAIndonesia.

“Kami berpendapat bahwa sistem itu harus dinilai lagi secara kritis dari waktu ke waktu, dan hasilnya dilaporkan kepada publik secara terbuka,” tambahnya.

Sebuah studi yang dilakukan pemerintah menunjukkan bahwa sembilan dari 11 pusat pengobatan kanker yang mendapat keistemewaan itu memungut ongkos perawatan yang rata-rata 42 persen lebih tinggi dari rumah sakit lainnya.Kantor Akuntabilitas Pemerintah memperkirakan bahwa perusahaan asuransi Medicare membayar 500 juta dollar lebih banyak tiap tahun bagi perawatan pasien-pasiennya di 11 rumah sakit khusus itu.

"Alasan memberikan keistimewaan kepada 11 rumah sakit itu agar mereka bisa melakukan lebih banyak riset dan perawatan kanker yang lebih baik. Tapi nyatanya setelah peraturan itu dikeluarkan, sampai sekarang belum pernah diadakan kajian ulang tentang hasilnya," keluh dokter Bilimoria.

“Kami berpendapat sistem itu harus dinilai kembali secara kritis dari waktu ke waktu dan hasilnya diumumkan kepada publik, sama seperti yang dilakukan oleh rumah sakit lainnya,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Sempat Minta Rumah Sakit Rahasiakan Kondisi Agung Hercules

Istri Sempat Minta Rumah Sakit Rahasiakan Kondisi Agung Hercules

Entertainment | Minggu, 16 Juni 2019 | 23:55 WIB

Makan Roti dari Rumah Sakit, 2 Pasien Tewas Keracunan

Makan Roti dari Rumah Sakit, 2 Pasien Tewas Keracunan

News | Sabtu, 15 Juni 2019 | 16:49 WIB

7 Jenis Ruang ICU di Rumah Sakit, Ternyata Ini Gunanya

7 Jenis Ruang ICU di Rumah Sakit, Ternyata Ini Gunanya

Health | Sabtu, 01 Juni 2019 | 19:59 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB