Studi: Tak Ada Beda Perawatan Kanker di Rumah Sakit Mahal dengan RS Lainnya

Ade Indra Kusuma
Studi: Tak Ada Beda Perawatan Kanker di Rumah Sakit Mahal dengan RS Lainnya
Ilustrasi kanker payudara. (Redorbit.com/Thinkstoc)

Studi di AS ini menunjukkan bahwa perawatan yang diberikan ternyata tidak banyak bedanya.

Suara.com - Studi: Tak Ada Beda Perawatan Kanker di Rumah Sakit Mahal dengan RS Lainnya.

Sejak lama, sejumlah pusat pengobatan kanker di Amerika diizinkan oleh pemerintah untuk memungut biaya pengobatan yang lebih tinggi daripada rumah sakit kanker lainnya.

Tapi studi baru tentang hal itu menunjukkan bahwa perawatan yang diberikan oleh pusat pengobatan kanker yang lebih mahal itu ternyata tidak banyak bedanya dari rumah sakit kanker yang biasa.

Kantor berita Reuters melaporkan, pemerintah Amerika sejak permulaan tahun 1980-an telah mengizinkan 11 rumah sakit kanker untuk memungut biaya perawatan yang jauh lebih tinggi bagi pasien-pasien yang punya asuransi Medicare dan Medicaid, tanpa harus menjelaskan mengapa ada perbedaan ongkos yang besar itu.

“Tidak banyak perbedaan dalam kualitas perawatan pada 11 pusat kanker itu dibanding perawatan yang diberikan oleh rumah sakit kanker bergengsi lainnya,” seru dr Karl Bilimoria, Direktur bagian bedah pada rumah sakit Northwestern Medicine mengutip VOAIndonesia.

“Kami berpendapat bahwa sistem itu harus dinilai lagi secara kritis dari waktu ke waktu, dan hasilnya dilaporkan kepada publik secara terbuka,” tambahnya.

Sebuah studi yang dilakukan pemerintah menunjukkan bahwa sembilan dari 11 pusat pengobatan kanker yang mendapat keistemewaan itu memungut ongkos perawatan yang rata-rata 42 persen lebih tinggi dari rumah sakit lainnya.Kantor Akuntabilitas Pemerintah memperkirakan bahwa perusahaan asuransi Medicare membayar 500 juta dollar lebih banyak tiap tahun bagi perawatan pasien-pasiennya di 11 rumah sakit khusus itu.

"Alasan memberikan keistimewaan kepada 11 rumah sakit itu agar mereka bisa melakukan lebih banyak riset dan perawatan kanker yang lebih baik. Tapi nyatanya setelah peraturan itu dikeluarkan, sampai sekarang belum pernah diadakan kajian ulang tentang hasilnya," keluh dokter Bilimoria.

“Kami berpendapat sistem itu harus dinilai kembali secara kritis dari waktu ke waktu dan hasilnya diumumkan kepada publik, sama seperti yang dilakukan oleh rumah sakit lainnya,” ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS