Suka Pakai Makeup Dewasa, Anak-Anak di Amerika Dirujuk ke UGD

Vania Rossa, Firsta Nodia

Rabu, 19 Juni 2019 | 11:31 WIB
Suka Pakai Makeup Dewasa, Anak-Anak di Amerika Dirujuk ke UGD
Ilustrasi anak pakai makeup dewasa. (Shutterstock)

Suara.com - Rasa penasaran yang kuat membuat anak-anak gemar mencoba produk kosmetik sang ibu. Mereka umumnya mencoba mewarnai bagian wajahnya dengan makeup yang merona.

Namun siapa sangka keisengan ini membuat mereka harus dirujuk ke Unit Gawat Darurat (UGD). Bahkan sepanjang 2002 hingga 2016, diperkirakan 64.686 anak di bawah usia lima tahun mengunjungi ruang gawat darurat karena masalah yang disebabkan oleh produk kosmetik.

Beberapa produk orang dewasa yang berbahaya bagi anak-anak antara lain cat kuku, parfum, pelembut rambut, pelembab, body lotion, dan deodoran. Hal ini berdasarkan data yang dihimpun tim di Nationwide Children's Hospital yang menerbitkan temuan mereka dalam jurnal Clinical Pediatrics.

Para ahli mengatakan orangtua mungkin tidak menyadari bahwa tempat penyimpanan kosmetik perlu dikunci seperti halnya obat-obatan. Terlebih lagi, banyak kosmetik yang wangi dan menyerupai makanan serta dikemas dalam kemasan yang menarik dan mudah dibuka.

Temuan juga menyebutkan bahwa sebagian besar anak-anak yang dirawat di rumah sakit berusia di bawah dua tahun. Umumnya didominasi anak laki-laki yakni sebesar 51 persen yang membahayakan diri mereka sendiri dengan produk-produk ini.

Cedera akibat menelan produk dewasa ini menyumbang paling banyak luka pada 75 persen responden. Sementara cedera akibat memaparkan produk ke kulit atau mata mencapai 19 persen dari semua kasus. Konsumsi dan paparan ini paling sering menyebabkan keracunan sebanyak 86 persen, atau luka bakar kimia sebanyak 13 persen.

Produk perawatan kuku menempati urutan teratas dalam daftar produk yang menyebabkan cedera, yakni 37 persen. Diikuti oleh produk perawatan rambut sebanyak 27 persen. Dan 12,7 persen cedera dikaitkan dengan produk wewangian.

Rebecca McAdams, selaku peneliti utama, mengatakan bahwa anak-anak usia dini belum dapat membaca sehingga mereka tidak tahu apa yang mereka lihat. Mereka hanya melihat botol dengan label warna-warni yang terlihat menarik sehingga mendorong mereka untuk menciumnya atau bahkan menelannya.

"Umumnya kosmetik dan parfum berbau seperti sesuatu yang mereka boleh makan atau minum, jadi mereka mencoba membukanya dan merasakannya. Ketika botol itu ternyata adalah penghapus cat kuku dan bukan jus, atau lotion bukan yogurt, luka serius dapat terjadi," ujarnya seperti dikutip dari laman Newsweek.

baca juga

Rebecca mengatakan anak-anak juga sering melihat orangtuanya menggunakan barang-barang ini dan mencoba untuk meniru perilaku mereka.

"Penting bagi orangtua untuk segera menyimpannya setelah digunakan dan menyimpannya dengan aman — di atas, atau di dalam lemari yang tak bisa dijangkau anak-anak," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Kesalahan saat Memakai Foundation yang Sering Terlupakan

Ini Kesalahan saat Memakai Foundation yang Sering Terlupakan

Lifestyle | Selasa, 04 Juni 2019 | 21:30 WIB

Sering Alami Concealer Creasing? Ini Langkah Mudah Mengatasinya

Sering Alami Concealer Creasing? Ini Langkah Mudah Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 06 Juni 2019 | 16:15 WIB

Intip Makeup Ilusi Optik Karya MUA Berbakat, Bikinnya Sampai 16 Jam!

Intip Makeup Ilusi Optik Karya MUA Berbakat, Bikinnya Sampai 16 Jam!

Lifestyle | Sabtu, 25 Mei 2019 | 22:30 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×