Bercak Hitam di Wajah Menggangu, Ada Laser Canggih Atasi Masalah Pigmentasi

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 21 Juni 2019 | 17:30 WIB
Bercak Hitam di Wajah Menggangu, Ada Laser Canggih Atasi Masalah Pigmentasi
Dokter Aryani Sudharmono perkenalkan laser canggih atasi masalah pigmentasi. (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Bercak hitam di Wajah Menggangu, Ada Laser Canggih Atasi Masalah Pigmentasi.

Munculnya bercak cokelat atau bintik hitam di wajah sangat menggangu. Masalah ini disebabkan oleh pigmentasi yang dikenal dengan sebutan melasma. Perubahan warna pada kulit tersebut biasanya dipicu oleh paparan sinar UV, penggunaan kosmetik, penuaan, atau faktor genetik.

Untuk mengatasi masalah pigmentasi, dokter Aryani Sudharmono, SpKK, memperkenalkan alat canggih sebagai solusi permasalahan kulit tersebut. Yakni berupa laser dengan teknologi canggih tanpa efek samping.

“Namanya laser Picoway, sebuah revolusi canggih di bidang laser untuk mengatasi masalah pigmentasi (flek hitam, tahi lalat, tanda lahir,) dan tato multi warna. Laser dengan panjang gelombang ganda ini sangat inovatif dan memungkinkan mengatasi masalah kulit,” ujarnya Aryani Sudharmono saat ditemui Suara.com di Senopati Skin Center, belum lama ini di Jakarta.

Ia menjelaskan, kelebihan Picoway adalah laser dengan 3 panjang gelombang yang pertama dan satu-satunya di dunia. Tiga panjang gelombang itu antara lain, 1064 nano meter (nm), 785 nm, dan 532 nm, dalam satu system laser.

“Laser ini merupakan laser picosecound terbaik yang selama ini dicari para dokter untuk mengatasi masalah pigmentasi dan menghilangkan tato. Pulsa ultrashoot pada picoway memungkinkan dampak fotoakustik yang kuat untuk memecah partikel pigmen,” jelasnya.

Alat ini sudah berada di SSC sejak Januari dan alat ini disesuaikan dengan kondisi di Indonesia dan didatangkan dari California, USA dan sudah mendapatkan uji tingkat keamanan yang sudah teruji.

“Laser ini dapat digunakan untuk semua pasien semua umur, sekalipun anak yang baru lahir. Untuk menghilangkan tanda lahir, agar nanti tidak menjadi besar,” sambungnya.

Dokter Aryani menambahkan, laser ini sangat aman, efektif, nyaman, dan minimal downtime. Selain mengatasi masalah pigmentasi juga bisa mengatasi keriput, selulit, dan bekas luka. Lebih lanjut ia menjelaskan cara kerja laset Picoway.

baca juga

“Cara kerjanya laser ditembakkan langsung ke kulit yang bermasalah secara berkala. Dengan cara kerja yang memberi efek kejut, maka tidak diperbolehkan untuk ibu hamil dan menyusui. Sebeb efek kejutnya bisa membahayakan,” tandasnya.

Menurutnya, laser canggih tersebut dapat mengatasi masalah bercak hitam di wajah atau yang masalah pigmentasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Jenis-Jenis Perubahan Hormon yang Menyebabkan Wajah Jerawatan

Kenali Jenis-Jenis Perubahan Hormon yang Menyebabkan Wajah Jerawatan

Lifestyle | Senin, 10 Juni 2019 | 16:00 WIB

Must Try, Inilah 4 Manfaat Masker Tepung Beras untuk Wajah

Must Try, Inilah 4 Manfaat Masker Tepung Beras untuk Wajah

Lifestyle | Jum'at, 07 Juni 2019 | 18:30 WIB

Dikira Hanya Alami Mata Berair, Pria Ini Ternyata Idap Kanker Ganas

Dikira Hanya Alami Mata Berair, Pria Ini Ternyata Idap Kanker Ganas

Health | Kamis, 30 Mei 2019 | 14:55 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB