Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik

Vania Rossa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:21 WIB
Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik
Ilustrasi pembayaran digital (magnific)
baca 10 detik
  • Bank Indonesia mencatat volume transaksi digital nasional melonjak signifikan sebesar 36,88 persen pada semester I 2026.
  • PT Jalin Pembayaran Nusantara dan Yayasan BACenter menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan sistem pembayaran nasional berbasis riset.
  • Kolaborasi strategis tersebut bertujuan mendukung digitalisasi layanan publik, penyaluran bantuan sosial, serta perluasan inklusi keuangan masyarakat.

Suara.com - Bayar belanja, transfer uang, menerima bantuan, hingga membayar berbagai kebutuhan sehari-hari kini semakin mudah dilakukan secara digital.

Perubahan kebiasaan ini membuat sistem pembayaran tidak lagi sekadar urusan transaksi perbankan, tetapi sudah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

Di Indonesia, penggunaan pembayaran digital juga terus berkembang. Bank Indonesia mencatat volume transaksi melalui internet dan mobile banking, BI-FAST, serta BI-RTGS mencapai 16,07 miliar transaksi pada semester I 2026, tumbuh 36,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, transaksi QRIS juga terus meningkat. Pada triwulan II 2026, volume transaksi QRIS tumbuh 100,12 persen secara tahunan, seiring bertambahnya jumlah pengguna dan merchant. Pada periode yang sama, transaksi QRIS antarnegara mencatat nilai net inbound sebesar Rp1,52 triliun.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa dengan ekosistem pembayaran digital. Namun, semakin luas penggunaannya, semakin penting pula memastikan sistem pembayaran dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat dan mendukung kebutuhan publik.

Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian dalam kolaborasi PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) dan Yayasan Bina Astacita Center (BACenter). Keduanya menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan program dan solusi sistem pembayaran nasional yang berbasis riset serta didukung rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan.

Kolaborasi Jalin dan BACenter. (Dok ist)
Kolaborasi Jalin dan BACenter. (Dok ist)

Tidak Hanya Soal Teknologi

Ketika membicarakan sistem pembayaran digital, teknologi sering menjadi perhatian utama. Padahal, sistem yang baik juga perlu mempertimbangkan bagaimana teknologi tersebut digunakan dan siapa saja yang dapat merasakan manfaatnya.

Kolaborasi Jalin dan BACenter mencoba menggabungkan dua sisi tersebut. Jalin memiliki pengalaman dalam infrastruktur dan teknologi sistem pembayaran, sementara BACenter memiliki kompetensi dalam riset ekonomi, analisis kebijakan, dan perumusan rekomendasi strategis.

baca juga

Hasil kerja sama ini diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintah, mulai dari digitalisasi layanan publik, optimalisasi penerimaan negara dan daerah, efisiensi belanja pemerintah, penyaluran bantuan sosial, hingga perluasan inklusi keuangan.

Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, mengatakan pengembangan sistem pembayaran pemerintah perlu dimulai dari pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat dan tujuan kebijakan, bukan semata-mata dari teknologi.

“Pengembangan sistem pembayaran pemerintah tidak dapat hanya dimulai dari teknologi atau produk. Kita perlu memahami kebutuhan masyarakat, tujuan kebijakan pemerintah, kesiapan industri, serta dampak ekonomi dan sosial yang ingin dicapai,” kata Ario.

Menurutnya, riset dan kajian kebijakan menjadi fondasi agar solusi yang dikembangkan tidak hanya berjalan secara teknis, tetapi juga tepat sasaran dan dapat diterapkan.

Dari Riset ke Solusi yang Bisa Diuji

Hal menarik dari kerja sama ini adalah upaya menghubungkan hasil riset dengan penerapan di lapangan. Artinya, kajian yang dibuat tidak berhenti sebagai rekomendasi, tetapi diharapkan dapat dikembangkan menjadi model implementasi maupun proyek percontohan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Wacana Penghapusan Batas Defisit 3 Persen Berhembus Kencang Jelang Nota Keuangan

Wacana Penghapusan Batas Defisit 3 Persen Berhembus Kencang Jelang Nota Keuangan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Terkini

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 18:17 WIB

Sinopsis Film Hungry Ghost Festival: Petualangan Aci Resti hingga Fajar Nugra Berujung Teror Arwah

Sinopsis Film Hungry Ghost Festival: Petualangan Aci Resti hingga Fajar Nugra Berujung Teror Arwah

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 18:17 WIB

Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga

Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 18:00 WIB

'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan

'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:59 WIB

Promo Spesial Waroeng Steak Pakai QRIS BRI, Cashback Langsung Ditransfer ke Rekening!

Promo Spesial Waroeng Steak Pakai QRIS BRI, Cashback Langsung Ditransfer ke Rekening!

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:58 WIB

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Jogja | Jum'at, 11 September 2026 | 17:53 WIB

Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun

Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:51 WIB

Promo Makan di Yoshinoya, Dapatkan Cashback Langsung dari BRI

Promo Makan di Yoshinoya, Dapatkan Cashback Langsung dari BRI

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:46 WIB

Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB

Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB

×