Array

Sering Main Ponsel Terlalu Lama, Awas Bisa Ubah Struktur Tengkorak!

Sabtu, 22 Juni 2019 | 18:00 WIB
Sering Main Ponsel Terlalu Lama, Awas Bisa Ubah Struktur Tengkorak!
Ilustrasi orang bermain ponsel [Shutterstock]

Suara.com - Saat ini ponsel memang sudah menjadi kebutuhan setiap orang untuk berkomunikasi, bekerja, mengontrol anak, media hiburan dan sebagainya.

Bahkan orang bisa berjam-jam bertahan menatap ponselnya hingga lupa waktu. Seolah mereka tidak terpikirkan bahaya menatap ponsel terlalu lama.

Sebuah penelitian telah mengungkapkan efek samping penggunaan ponsel secara terus-menerus dalam waktu lama.

Para ilmuwan dari University of the Sunshine Coast di Queensland telah mengklaim bahwa penggunaan ponsel berlebihan dapat mengubah struktur tengkorak seseorang.

Mereka mengklaim bahwa anak muda yang mengalami pertumbuhan di bagian tulang bawah tengkoraknya akibat penggunaan ponsel terlalu lama.

Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)
ilustrasi anak main gadget (Shutterstock)

Pertumbuhan di bagian tulang bawah tengkorak ini dikenal sebagai tonjolan eksternal atau EEOPs. David Shahar dan Profesor Mark Sayers menemukan fakta ini setelah melakukan riset lebih dari 200 x-ray tengkorak orang dari segala usia.

Mereka menemukan bahwa hampir setengah dari sukarelawannya yang berusia 18 dan 30 tahun mengalami pertumbuhan tulang di bagian bawah tengkoraknya dengan ukuran berkisar 10-30 milimeter.

Pengujian lebih lanjut mengesampingkan kemungkinan pertumbuhan ini terjadi karena faktor genetik atau cedera.

Sebab jenis pertumbuhan ini memang biasa terjadi tetapi tidak biasanya dialami orang-orang di usia muda.

Baca Juga: Baru Dua Tahun, Gadis Ini Alami Rabun Jauh Akibat Keseringan Main Gadget

Sebaliknya, mereka lebih sering melihat pertumbuhan ini dialami orang tua yang tubuhnya sudah membungkuk dan banyak tekanan di tulang mereka.

"Temuan ini sangat mengejutkan karena biasanya mereka membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang dan lebih banyak dialami orang yang lebih tua. Tetapi, ini justru banyak anak muda yang sudah mengalami pertumbuhan ini dengan ukuran 10-30 milimeter," kata Dr Shahar dikutip dari Mirror.

Dr Shahar beserta tim pun menduga bahwa penggunaan ponsel yang membuat seseorang menunduk dalam waktu lama dan membebankan otot mereka yang menyebakan pertumbuhan ini terjadi.

Meskipun pertumbuhan di bagian bawah tengkorak ini tidak menyebabkan kerusakan. Ia tetap mengingatkan bahwa pertumbuhan ini tidak pernah hilang dan susah dikembalikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI