Waduh, Wanita Hamil yang Migrain Berisiko Hipertensi dan Melahirkan Caesar!

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 27 Juni 2019 | 16:30 WIB
Waduh, Wanita Hamil yang Migrain Berisiko Hipertensi dan Melahirkan Caesar!
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Sakit kepala migrain yang terjadi pada wanita hamil ternyata harus diwaspadai sebagai tanda kondisi serius. Kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pada bayi dan ibu setelah melahirkan.

Para peneliti di Denmark telah membandingkan 22.841 wanita hamil yang mengalami migrain dan 228.324 wanita hamil tanpa migrain guna mengetahui perbedaan hasil identifikasinya.

Mereka menemukan bahwa migrain termasuk gangguan masa kehamilan yang terkait dengan masalah tekanan darah dan risiko keguguran.

Biasanya bayi yang lahir dari ibu dengan masalah migrain selama kehamilan memiliki berat badan lebih rendah dari bayi lainnya. Selain itu, mereka mungkin memiliki sindrom gangguan pernapasan dan demam kejang.

Studi yang dilakukan Nils Skajaa dari Aarhus University juga menemukan keterkaitan kondisi ini dengan hipertensi saat  kehamilan dan berat lahir rendah.

Ilustrasi sakit kepala saat hamil. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala saat hamil. (Shutterstock)

Tetapi, keterkaitan antara migrain dengan gangguan neurologis pada bayi setelah lahir merupakan temuan baru yang masih perlu riset mendalam.

Jurnal Headache juga menyatakan, 25 persen migrain lebih sering terjadi pada wanita yang lebih muda.

Menurut Dr Tina Nguyen, dokter kandungan di UCLA Health di Los Angeles dilansir dari Asia One berpendapat penelitian ini lebih memperkuat pengetahuan tentang dampak buruk migrain pada wanita hamil.

Apalagi Skajaa dan rekannya telah meneliti sejumlah kehamilan yang terjadi sejak tahun 2005 hingga 2012 di Denmark.

baca juga

Hasilnya, hampir 8 persen wanita hamil yang mengalami migrain memiliki masalah hipertensi terkait kehamilan dan 11,3 persen wanita hamil mengalami keguguran.

Jumlah tersebut lebih besar dari wanita hamil tanpa migrain yang mengalami hipertensi dan keguguran, yakni hanya 5 persen dan 10,3 persen.

Selain itu, 6,1 persen bayi lahir dari ibu yang mengalami migrain saat hamil juga memiliki berat badan rendah. Lalu 25,4 persen wanita yang mengalami migrain juga menjalankan persalinan caesar.

Setelah memperhitungkan faktor lain, wanita hamil yang mengalami migrain memiliki risiko 50 persen lebih tinggi hipertensi dan 10 persen lebih tinggi keguguran.

Sedangkan bayi mereka memiliki risiko 14 persen lahir dengan berat badan rendah dan 20 persen lebih berisiko menjalani persalinan caesar.

Namun, wanita hamil yang mengonsumsi obat untuk mengatasi migrain mungkin akan berisiko lebih kecil dibandingkan mereka yang sama sekali tidak mengobati penyakitnya selama kehamilan.

American Academy of Family Physicians mengatakan wanita hamil dengan sakit kepala baru atau sakit kepala jenis baru harus diperiksa oleh dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Hipertensi saat Hamil, Ini Bahayanya

Alami Hipertensi saat Hamil, Ini Bahayanya

Health | Rabu, 26 Juni 2019 | 10:53 WIB

Tanpa Biaya, Cukup Tekan Ujung Jari Tangan Ampuh Atasi Hipertensi 2 Menit

Tanpa Biaya, Cukup Tekan Ujung Jari Tangan Ampuh Atasi Hipertensi 2 Menit

Health | Senin, 24 Juni 2019 | 16:47 WIB

Wanita Ini Lahirkan 5 Bayi dalam 5 Tahun, Banyak Anak Bikin Panjang Umur?

Wanita Ini Lahirkan 5 Bayi dalam 5 Tahun, Banyak Anak Bikin Panjang Umur?

Health | Selasa, 18 Juni 2019 | 17:35 WIB

Terkini

Riset: Benarkah SPKLU Bikin Baterai Mobil Cepat Rusak?

Riset: Benarkah SPKLU Bikin Baterai Mobil Cepat Rusak?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 14:54 WIB

Rudal Houthi Serang Madinah, 4 Negara Langsung Naik Pitam

Rudal Houthi Serang Madinah, 4 Negara Langsung Naik Pitam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:53 WIB

Siapkan Wishlist-mu! Ini Berbagai Keseruan yang Menanti di USS Jakarta 2026

Siapkan Wishlist-mu! Ini Berbagai Keseruan yang Menanti di USS Jakarta 2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:46 WIB

Moisturizer Sebaiknya Digunakan Pagi atau Malam? Kenali Aturan Pakainya

Moisturizer Sebaiknya Digunakan Pagi atau Malam? Kenali Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:45 WIB

Penyadapan Prabowo Terungkap, Istana Tegaskan Terus Bersih-Bersih dan Waspada

Penyadapan Prabowo Terungkap, Istana Tegaskan Terus Bersih-Bersih dan Waspada

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:44 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:43 WIB

Kenaikan Air Laut Ancam Pesisir Pantura Jateng, BPGMN Perkuat Mangrove Jadi Benteng Alami

Kenaikan Air Laut Ancam Pesisir Pantura Jateng, BPGMN Perkuat Mangrove Jadi Benteng Alami

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 14:42 WIB

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:41 WIB

Usia 50 Tahun Boleh Pakai Retinol? Begini Cara Pakai yang Aman untuk Kulit

Usia 50 Tahun Boleh Pakai Retinol? Begini Cara Pakai yang Aman untuk Kulit

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:40 WIB

Bisakah Busi Mobil Lawas yang Sudah Dibersihkan Dipakai Lagi? Ini Penjelasan dan Cara Amannya

Bisakah Busi Mobil Lawas yang Sudah Dibersihkan Dipakai Lagi? Ini Penjelasan dan Cara Amannya

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 14:39 WIB

×