Waduh, Stres Karena Pemanasan Global Bikin Orang Kehilangan Pekerjaan

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Selasa, 02 Juli 2019 | 13:30 WIB
Waduh, Stres Karena Pemanasan Global Bikin Orang Kehilangan Pekerjaan
Ilustrasi pemanasan global bikin stres. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Waduh, Stres Karena Pemanasan Global Bikin Orang Kehilangan Pekerjaan

Pemanasan global membuat suhu udara di bumi meningkat. Hal ini diketahui bisa menyebabkan stres, terutama bagi Anda yang sering bekerja di luar ruangan.

Dampaknya, stres akibat pemanasan global dapat menyebabkan orang kehilangan pekerjaan dan mengalami kerugian ekonomi pada tahun 2030 nanti.

Hal tersebut sesuai dengan laporan yang dirilis oleh Organisasi Buruh Sedunia (ILO) dengan judul 'Bekerja di planet yang memanas: Dampak stres akibat suhu panas terhadap produktifitas kerja dan pekerjaan yang layak.'

Dikatakan, naiknya suhu dan meningkatnya stres di tempat kerja akan menyebabkan hilangnya pekerjaan penuh waktu bernilai 80 juta dolar dan kerugian ekonomi global sebesar 2,4 triliun dolar pada 2030.

Masyarakat yang bekerja di luar ruangan terutama di sektor pertanian dan konstruksi akan menjadi kelompok yang paling terkena dampak. Misal, sektor pertanian diprediksi akan kehilangan 60 persen jam kerja global, disusul sektor konstruksi yang akan kehilangan sekitar 19 persen.

Kepala departemen riset ILO dan penulis utama laporan tersebut, Catherine Saget, mengatakan Asia Selatan dan Afrika Barat merupakan wilayah yang akan terkena dampak paling serius akibat perubahan iklim tersebut.

Saget mengatakan, 2,3 persen jam kerja di Afrika pada 2030 akan berkurang karena stres akibat suhu panas, lebih tinggi dibandingkan tingkat rata-rata global yaitu 2,2 persen.

"Stres akibat suhu panas terpusat di negara-negara, di kawasan yang sekarang ini kekurangan pekerjaan yang layak -- banyak pekerjaan yang tidak formal, kemiskinan berkepanjangan dan jaminan sosial yang terbatas. Di Afrika, misalnya, 75 persen populasi tidak punya jaminan kesehatan," kata Saget dikutip dari VOA Indonesia.

baca juga
Ilustrasi stres karena pemanasan global. [shutterstock]
Ilustrasi stres karena pemanasan global. [shutterstock]

Bukan hanya di negara miskin dan berkembang, para pekerja di negara kaya juga akan terkena dampak panas berlebihan, meski tidak seburuk di negara-negara miskin.

Hal ini yang kemudian diprediksi dapat memperluas kesenjangan antara negara miskin dan kaya serta menyebabkan memburuknya kondisi kerja bagi mereka yang paling rentan.

Lewat laporan tersebut, ILO mendesak pemerintah untuk menegakkan kebijakan mengatasi risiko stres akibat suhu panas dan melindungi para pekerja termasuk dengan menciptakan kondisi kerja lebih baik dan memperbaiki sistem peringatan dini gelombang panas.

ILO juga menyerukan pentingnya keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja untuk membantu warga mengatasi bahaya terkait suhu panas. [VOA INDONESIA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Ungkap Suhu Indonesia Akan Lebih Panas Mulai 2020, Naik 0,3 Derajat

BMKG Ungkap Suhu Indonesia Akan Lebih Panas Mulai 2020, Naik 0,3 Derajat

News | Senin, 01 Juli 2019 | 12:42 WIB

Rambut Song Joong Ki Rontok akibat Stres, Benarkah Pengaruh Pikiran?

Rambut Song Joong Ki Rontok akibat Stres, Benarkah Pengaruh Pikiran?

Health | Jum'at, 28 Juni 2019 | 18:25 WIB

Chat Nggak Dibalas, Ternyata Ini 5 Hal di Pikiran Laki-laki Sampai Stres

Chat Nggak Dibalas, Ternyata Ini 5 Hal di Pikiran Laki-laki Sampai Stres

Lifestyle | Jum'at, 28 Juni 2019 | 13:57 WIB

Terkini

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×