Ereksi Selama 3 Bulan, Ternyata Pria Tua Ini Derita Kanker Kandung Kemih!

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 Juli 2019 | 14:15 WIB
Ereksi Selama 3 Bulan, Ternyata Pria Tua Ini Derita Kanker Kandung Kemih!
Ilustrasi pria mengalami ereksi (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria tua usia 81 tahun asal Australia mengalami ereksi selama 3 bulan karena menderita kanker kandung kemih.

Ia tidak pernah tahu jika menderita kanker kandung kemih karena tidak pernah memeriksakan kondisinya. Padahal ia juga merasa kesakitan dan kesulitan buang air kecil karena ereksi berbulan-bulan.

Setelah melakukan pemindaian, ia baru mengetahui jika menderita kanker kandung kemih yang agresif. Dokter mengatakan kankernya sudah parah hingga menyebar ke jaringan di sekitar perut dan alat kelaminnya.

Ternyata kanker ini bisa menyebabkan priapisme yakni ereksi yang berlangsung lama dan menyakitkan. Kondisi ini terjadi karena sel-sel kanker tumbuh dengan cara merangkap darah di bagian Mr. P.

Seorang ahli dilansir dari Daily Mail pun menambahkan pria tersebut mengalami ereksi tidak normal karena Mr.P dipenuhi dengan darah.

Kondisi ini bisa diatasi jika kanker yang menyebabkan ereksi ditangani dan sel kanker dihilangkan. Sayangnya, pria tua ini terlambat memeriksakan dirinya dan berakhir meninggal dunia.

Perlu diketahui ereksi yang tidak bisa berhenti disebut priapisme yang merupakan keadaan darurat medis. Seorang pria bisa mengalami kondisi seperti ini jika mengonsumsi obat-obatan seperti antidepresan, obat rekreasi atau kelainan darah.

Ilustrasi pria ereksi selama 3 bulan (shutterstock)
Ilustrasi pria ereksi selama 3 bulan (shutterstock)

Priapisme ganas akibat kanker termasuk kondisi yang sangat buruk. Dokter Ryan Pereira di Rumah Sakit Princess Alexandra, Queensland pun menceritakan awal mula pria tua itu datang memeriksakan diri dan meninggal dunia.

Pria tua itu datang ke rumah sakit karena tidak bisa buang air kecil selama 15 jam. Ia juga mengeluhkan panggulnya nyeri dan semakin memburuk karena ereksi selama 3 bulan.

baca juga

Selain itu, urine pria tua itu juga berdarah yang merupakan tanda paling umum kanker kandung kemih.

Dokter yang melihat kondisinya pun langsung melakukan pemindaian dan ditemukan benjolan berukuran sekitar 3 cm di lapisan dinding kandung kemih.

Hasil diagnosis menyatakan benjolan tersebut bentuk kanker kandung kemih langka yang disebut plasmacytoid urothelial carcinoma (PUC).

Menurut NHS, penyebab paling umum kanker kandung kemih adalah asap tembakau. Ternyata pria tua itu juga seorang mantan perokok berat. Sejak usia 4 tahun, ia sudah merokok lebih dari 100 bungkus per tahun.

Pada saat didiagnosis, kankernya telah menyebar ke kelenjar getah bening di selangkangannya dan menyebabkan beberapa di antaranya membengkak.

Tim medis sudah memiliki diagnosis bahwa pria tersebut tidak akan bertahan lama dan mereka membantu pria tua itu buang air kecil melalui kateter di dinding perutnya.

Dokter Richard Viney pun berpendapat bahwa pria tua tersebut tidak mengalami ereksi melainkan tumor yang membuat Mr.P-nya tegang karena penuh darah.

Ia juga mengatakan kondisi pria itu tidak bisa diobati dan besar kemungkinan meninggal dunia. Ia juga menambahkan kanker kandung kemih seperti ini paling sering dialami orang tua karena biasanya sel kanker kandung kemih membutuhkan waktu lama untuk berkembang.

"Ini bukan ereksi melainkan tumor yang mengisi Mr.P. Itu yang membuat kombinasi kanker di Mr. P karena cairan tidak bisa keluar dari daerah itu dan kelenjar getah bening penuh dengan kanker," kata dr. Richard Viney.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Health | Minggu, 01 November 2026 | 15:57 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Peringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Zymuno Essential Dorong Pemenuhan Nutrisi & Deteksi Dini

Peringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Zymuno Essential Dorong Pemenuhan Nutrisi & Deteksi Dini

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kisah Teresa, Eks Pramugari Maskapai Raksasa Divonis Kanker Otak Ganas di Usia 31

Kisah Teresa, Eks Pramugari Maskapai Raksasa Divonis Kanker Otak Ganas di Usia 31

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Kreator Jun Maeda Idap Kanker, Pilih Perawatan Paliatif demi Terus Berkarya

Kreator Jun Maeda Idap Kanker, Pilih Perawatan Paliatif demi Terus Berkarya

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

×