Viral, Usus Anak 11 Tahun Penuh Kotoran karena Jarang Makan Sayur

Vika Widiastuti

Sabtu, 13 Juli 2019 | 12:26 WIB
Viral, Usus Anak 11 Tahun Penuh Kotoran karena Jarang Makan Sayur
Seorang anak sakit perut karena banyak kotoran menumpuk di usus lantaran tak suka makan sayur. (Facebook/Afiza Jamaludin)

Suara.com - Seorang ibu di Malaysia kaget setelah tahu penyakit putrinya. Ia awalnya membawa putrinya ke dokter dan menduga sakit perut putrinya hanya karena masalah lambung.

Namun, ternyata itu bukan sakit biasa. Seperti yang diungkapkannya melalui postingannya di akun Facebook-nya, Afiza Jamaludin, Rabu (10/13/2019).

Ia mengatakan, awalnya putrinya yang berusia 11 tahun sering mengalami sakit perut, bahkan pernah terjadi selama dua hari.

Dia mengira hal tersebut disebabkan oleh masalah lambung karena dokter sebelumnya mengungkapkan demikian. Jadi, ia pun menggunakan cara yang sama untuk merawat putrinya. Akan tetapi, itu tidak berhasil dan kondisi anaknya semakin memburuk hingga tak bisa berdiri tegak.

Ia lantas membawa putrinya ke rumah sakit dan memberi tahu dokter, "Aku bilang dia dulu sakit perut, tapi setelah dipijat dengan minyak, dia akan baik-baik saja. Kali ini tidak berhasil. Dokter menatap saya dengan tajam dan mengatakan bahwa ia telah melihat banyak anak seusianya mengalami hal yang sama."

Seorang anak sakit perut karena banyak kotoran menumpuk di usus. (Facebook/Afiza Jamaludin)
Seorang anak sakit perut karena banyak kotoran menumpuk di usus. (Facebook/Afiza Jamaludin)

Dokter lantas mengatakan, kemungkinan ada banyak kotoran di usus besar anak tersebut. "Ia buang air besar, tetapi tidak semuanya keluar dari tubuhnya. Beberapa tinja lama masih terjebak di dalam dan ketika ini terjadi, semakin banyak kotoran akan berkumpul di sana," terang dokter.

Dilansir dari world of buzz, dokter juga menunjukkan hasil rontgen gadis tersebut. Menurut dokter, usus besar gadis itu terhalang kotoran yang menyebabkan rasa sakit. Dia mengungkapkan, ini adalah hal yang cukup umum dan pernah terjadi pada anak-anak seusianya.

Ilustrasi anak tidak suka makan sayur dan buah, sulit makan. (Shutterstock)
Ilustrasi anak tidak suka makan sayur dan buah, sulit makan. (Shutterstock)

Penyebabnya, lanjutnya, adalah kebiasaan makan anak-anak yang tidak suka sayuran dan kekurangan serat. Dokter lalu memberinya obat untuk membersihkan usus gadis tersebut.

Ibunya memutuskan untuk membagikan pengalaman itu karena ia ingin mengingatkan kembali tentang pentingnya diet yang seimbang. Dokter juga menyarankan orang tua agar memastikan anak-anaknya makan banyak buah-buahan dan sayuran, serta minum banyak air untuk menjaga buang air besar teratur.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Sampai Luar Negeri, Video Warga Lokal Tunggangi Penyu Tuai Kritik

Viral Sampai Luar Negeri, Video Warga Lokal Tunggangi Penyu Tuai Kritik

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:00 WIB

Beli Sandwich Ayam untuk Sarapan, Wanita Ini Kaget Lihat Isinya

Beli Sandwich Ayam untuk Sarapan, Wanita Ini Kaget Lihat Isinya

Lifestyle | Jum'at, 12 Juli 2019 | 13:19 WIB

Danau Indah Ini Viral Dikunjungi Turis, Aslinya Sisa Limbah Berbahaya

Danau Indah Ini Viral Dikunjungi Turis, Aslinya Sisa Limbah Berbahaya

Lifestyle | Kamis, 11 Juli 2019 | 18:45 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×